Warta Sinar Indonesia Group – Mediatama Bintang Lima Group

Sains & Iptek


Terowongan Terpanjang di Dunia di Dasar Kedalaman Alpen

1299552900941462645

Terowongan Terpanjang Di Dunia Didasar Kedalaman Alpen | Dilansir Ulang Oleh : Syaifud Adidharta | Sumber terkait : NGI – Kompasiana – DBS |

Satu lagi karya tangan-tangan trampil anak manusia yang menakjubkan. Sebuah terowongan jalur kereta api terpanjang di dunia abad 21 ini. Terowongan yang dibangun tepat di bawah dasar pegunungan Alpen yang juga termasuk terowongan terdalam di dunia.

Terowongan Dasar Gotthard dengan panjang 57 kilometer dapat mengalahkan panjangnya terowongan terdahulu Terowongan Channel yang sepanjang 50 kilometer antara Inggris dan Prancis dan pemegang rekor saat ini, Terowongan Seikan sepanjang 54 kilometer di Jepang. Terowongan ini juga unik dalam bidang rekayasa. Sementara kedua pesaing terdekatnya membentang di

bawah perairan yang relatif dangkal, Terowongan Gotthard menembus batuan dasar yang rumit di pegunungan raksasa yang berlipat-lipat. Belum pernah ada yang membuat terowongan begitu jauh ke dalam gunung, atau menimbulkan efek perubahan begitu dahsyat. Terowongan Dasar Gotthard merurut rencana mulai di operasikan tepat pada tahun 2017 mendatang.

Pembagunan terowongan Dasar Gotthard ini para buruh gali telah 25 juta ton batu, cukup untuk mengisi kereta barang yang merentang dari Zurich ke New York atau kalau mau, membangun lima replika Piramida Besar dengan ukuran sesuai aslinya.

Sebagian batuan sisa akan dibuang di Danau Lucerne untuk membuat daerah sarang lepas pantai untuk burung. Batuan yang lebih bagus mutunya akan digiling untuk beton yang melapisi terowongan. Secara keseluruhan, sekitar 150 kilometer terowongan akan digali dan dilapisi—dua lorong utama, masing-masing 57 kilometer, ditambah berkilometer-kilometer sumuran akses, jalan darurat, saluran ventilasi, titik silang, supaya kereta dapat berpindah lorong saat rel perlu diperbaiki atau dirawat.

Penggalian terowongan ini ternyata tidak hanya dilakukan oleh banyak tenaga manusia, mesin-mesin berteknologi tinggi pun dikerahkan untuk membantu perampungan pembagunan terowongan yang bakal paling ektrim di dunia abad ini nantinya. Sesuai dengan besarnya pekerjaan ini, mesin-mesin yang melakukan sebagian besar beban kerja juga berukuran raksasa. Mesin merayap raksasa yang dijuluki “Cacing,” yang memasang lapisan beton dan meletakkan pipa drainase, panjangnya hampir 600 meter. Ada pula yang panjangnya hanya 400 meter, tapi jauh lebih kuat, yaitu keempat Tunnel Boring Machine (Mesin Pengebor Terowongan) yang berdiameter 10 meter—TBM dalam bahasa terowongan. Pada hari biasa, setiap raksasa 2700 ton ini mencungkil 20-25 meter batuan padat, mengamankan terowongan yang baru digali itu dengan baut,  beton semprot, dan kawat baja.

Dalam sejarah pembangunan terowongan jalur kereta api maupun jalur kendaraan bermotor lainnya di Eropa pada abad 19 memakan waktu pembangunannya selama 10 tahun lebih dan tidak sedikit memakan korban jiwa para pekerjanya bisa mencapai lebih dari 199 jiwa. Sementara itu dalam sejarah perkembangan pembagunan terowongan berukuran raksasa di bawah tanah pada zaman sekarang lebih memperhatikan kekuatan dasar struktur terowongan dan kenyamanan di dalam terowongan tersebut dengan mengedepankan kekuatan kebutuhan transportasi saat ini. Dalam pelaksanaannya pun lebih banyak menggunakan tangan-tangan trampil dan teknologi tinggi untuk pekerjaan terowongan.

Terowongan Dasar Gotthard ini telah banyak menggali lebih dari 2,4 kilometer granit dan gneiss di antara penambang yang menggali terowongan ke selatan dari desa ski Sedrun dan penambang yang menggali ke utara dari Faido untuk setiap harinya. Dan sebagian batuan itu perlu dihadapi dengan upaya ekstra. Batuan di sektor Sedrun tidak dapat ditembus dengan TBM. Setiap meter harus diraih dengan cara lama, melalui peledakan atau penggalian dengan mesin biasa dan menopangnya. Satu bagian sepanjang 1.100 meter, dari gneiss cacat yang disebut Kakirit, perlu tiga tahun untuk ditembus—dengan kecepatan seperti itu, tentu perlu waktu seabad untuk menggali seluruh terowongan. Jenis batuannya membuat penggalian terowongan seperti mimpi buruk—lembut seperti mentega, mudah runtuh, tanpa integritas struktural sama sekali.

Sungguh menakjubkan terowongan Dasar Gotthard yang terdapat di dasar kedalaman pegunungan Alpen Swiss ini. Bila kita melakukan perjalanan didalamnya kita akan tersuguhi berbagai petualangan dan pengalaman yang tidak bisa kita lupakan sampai kapanpun. Kita bisa mulai dari awal perjalan ke tempat penggalian dari Sedrun.

Perjalanan ke tempat penggalian dari Sedrun saja sudah petualangan tersendiri. Untuk mencapai perut pegunungan, penambang harus menggali terowongan ke dalam lereng gunung dekat situ, lalu mengebor sepasang sumuran turun 800 meter—dalamnya dua kali lipat ketinggian Empire State Building—dan memasang lift, satu untuk mengangkut buruh dan material, satu untuk peralatan berat.

Para insinyur dari tambang emas Afrika Selatan yang terkenal dalamnya itu diterbangkan ke sini untuk membuat sumuran itu. Perjalanannya mendebarkan, terjun dalam kerangkeng baja sementara debu dan angin melecut di sekeliling, tapi lebih baik daripada turun tangga. Perjalanan menelusuri terowongan Dasar Gotthard yang masih dalam tahap pembangunan ini, kita sepertinya tengah berada didalam perjalan pada lorong waktu. Ini bisa terasa saat kita ada didalamnya. (national geographic indonesia – Kompasiana – dbs)

Antariksa :

Misteri Terpecahkan: Cahaya Indah di Langit Ternyata Air Seni Astronot

Beberapa hari lalu, para pengamat langit terpesona oleh jejak cahaya indah di angkasa yang tampak seperti fenomena langit misterius. Mereka bertanya-tanya, apakah yang mereka lihat, sebelum akhirnya mengetahui cahaya indah itu berasal dari air seni para astronot.

Cahaya berkilau yang terlihat Rabu malam itu muncul saat astronot dalam pesawat ulang alik Discovery membuang tangki air kotor ke angkasa.

Pembuangan air itu dilakukan pilot misi penerbangan STS-128 Kevin Ford, yang membuang air seni dan air buangan lain dari atas pesawat ulang alik sebelum mendarat ke Bumi. Air yang dibuang sekitar 68 kilogram. Pantulan cahaya matahari membuat air buangan itu terlihat berkilau dari Bumi.

Discovery sebelumnya berkunjung ke stasiun antariksa internasional (ISS). Namun, dalam kunjungan 10 hari itu, pesawat tidak diperkenankan membuang sampahnya agar tidak mengkontaminasi modul Kibo.

Modul Kibo adalah laboratorium riset buatan Jepang yang dipasang di ISS guna melakukan berbagai percobaan dalam lingkungan antariksa. Air buangan dari pesawat dikhawatirkan membuat eksperimen terkontaminasi.

sumber : space.com

Astronot Lakukan Kegiatan Di Luar Stasiun Antariksa

Badan antariksa Amerika NASA mengatakan dua astronot telah memulai spacewalk, yakni melakukan pekerjaan di luar pesawat untuk yang ketiga kalinya dan terakhir dalam misi pesawat ulang-alik Discovery ke Stasiun Antariksa Internasional saat ini.

Astronot Danny Olivas dan Christer Fuglesang dalam pakaian antariksa dan berada di luar laboratorium yang sedang mengorbit Sabtu sore mulai mengerjakan tugas-tugas yang direncanakan.

Sebagian tugas termasuk memperbaiki stasiun antariksa itu. Tugas-tugas lainnya termasuk menyiapkan tempat untuk sebuah modul baru yang akan diangkut dalam misi mendatang.

Astronotastronot itu mengerjakan sebuah poin untuk menempel muatan, mengganti giroscop yang rusak, memasang antenna dan mengganti peralatan lain serta kabel.

Bagi anda yang suka atau ingin tahu seperti apa sih antariksa itu maka sekarang NASA (Badan Antariksa Amerika) telah berbaik hati untuk membagi foto-foto antariksa mereka ke semua orang.

sumber : voanews.com


Melalui kerjasama dengan Badan Arsip Internet (Internet Archive), kita bisa melihat semua foto antariksa termasuk juga aktifitas atau kegiatan NASA.

Foto yang ditampilkan juga dilengkapi dengan keterangan yang cukup detil sehingga akan lebih mudah mengetahui lebih jauh terhadap foto yang ada.

Jika tertarik, anda bisa mengunjungan web mereka, NASA Images.

Sumber berita
NASA Image Library Now Available To The Public

Karbon Di Atmosfer WASP 12b

Di tahun 2008, sebuah planet yang luar biasa panas berhasil ditemukan. Planet dengan temperatur 2250 °C ini berada sangat dekat dengan bintang induknya yang sedang menuju pada devile kematiannya.

Paparan kisah menarik tentang planet gas raksasa super panas ini berhasil diungkap setelah Nikku Madhusudhan dari Massachusetts Institute of Technology, Cambridge, beserta rekan-rekannya melakukan analisa lanjutan dengan menggunakan pengukuran yang sudah dilakukan dalam pengamatan planet WASP 12b sebelumnya disertai pengukuran baru yang juga dilakukan dengan menggunakan Teleskop Ruang Angkasa Spitzer milik NASA.

Hasilnya, atmosfer di planet WASP 12b memiliki lebih banyak karbon dibanding oksigen, sesuatu yang tak pernah dilihat sebelumnya. Sebagian besar model mengasumsikan adanya kemiripan dengan planet kebumian di Tata Surya, dengan perbandingan karbon setengah dari kandungan oksigen di atmosfer.

Menurut Nikku Madhusudhan dari Massachusetts Institute of Technology, Cambridge, “planet yang kaya karbon ini sangat eksotik dalam segala hal — baik pembentukan interior dan atmosfer.”

Mengapa eksotik? Diperkirakan di bagian dalam planet WASP 12b atau di bawah lapisan gasnya,  terdapat grafit, berlian atau bentuk eksotik lainnya yang terbentuk dari karbon. Sayangnya, saat ini kemampuan teknologi yang ada masih belum memungkinkan bagi para astronom untuk bisa melakukan pengamatan pada inti exoplanet.

Kondisi atmosfer WASP 12b yang karbonnya melimpah memberi implikasi pada inti planet yang padat tidak kaya dengan silikat (mineral yang tersusun dari silikon dan oksigen) seperti halnya Bumi. Inti planet WASP 12b ini justru kaya dengan karbon. Diperkirakan gunung berlian atau grafit juga ada di planet tersebut. Dan jika ada kehidupan yang terbentuk maka kehidupan itu tentunya berbasis karbon – metana dan bukan air atau oksigen.

Mencari pembanding di Tata Surya

Karbon merupakan komponen umum yang ada di sistem keplanetan sekaligus menjadi kunci resep kehidupan di Bumi. Untuk itu para astronom melakukan pengukuran perbandingan karbon terhadap oksigen untuk dapat memahami kimiawi bintang.

Matahari memiliki perbandingan karbon/oksigen 1 : 2 yang artinya ia memiiki karbon setengah dari kandungan oksigen. Dan sampai saat ini belum ada planet di Tata Surya yang diketahui memiliki lebih banyak karbon dari oksigen.

Kurangnya data perbandingan karbon/oksigen dari planet  di Tata Surya menyebabkan  sulit dilakukan pembandingan antara WASP 12b dengan planet gas raksasa di Tata Surya. Satu-satunya analog yang bisa digunakan adalah Jupiter.  Akan tetapi jawaban pasti mengenai perbandingan kedua unsur tersebut di Jupiter pun belum bisa dipastikan.

Angka perbandingan untuk planet-planet gas raksasa memang belum diketahui. Berbeda dengan WASP-12b, planet gas raksasa di Tata Surya mengandung air – unsur utama yang membawa oksigen – di kedalaman atmosfernya sehingga sulit dideteksi. Pengamatan spektroskopik yang dilakukan tidak dapat menentukan dengan pasti perbandingan karbon/oksigen karena sebagian besar oksigen terperangkap dalam air, yang sudah mengembun keluar dari atmosfer akibat kondisi Jupiter yang sangat dingin.

Usaha untuk menyelesaikan kekurangan ini sedang dlakukan oleh Atreya yang merupakan salah satu peneliti dari misi Juno yang akan diluncurkan tahun 2011 dan tiba di Jupiter tahun 2016 untuk melakukan pemetaan air dan kelimpahan oksigen.  Jika Jupiter ternyata kaya dengan karbon seperti halnya WASP 12b, maka bisa diartikan bahwa benda kecil yang menjadi asal muasal pembentukan sebagian planet di sistem keplanetan merupakan ter kaya karbon dan bukan es.

Sumber : NASA & langitselatan.com

Sains & Teknologi :

25 Prediksi Teknologi Masa Depan..

Pada tahun 2020 Cisco memprediksi bahwa untuk harga komputer seharga Rp.10 juta sudah mempunyai kemampuan setara dengan otak manusia. Dan pada tahun 2030, komputer mempunyai kemampuan yang seimbang dengan otak menusia satu kampung. Dave Evans, Chief Futurist Cisco IBSG Innovations Practice membuat prediksi 25 tehnologi teratas yang akan terjadi dimasa yang akan datang. Berikut prediksi-prediksinya :

1. Pada tahun 2029, storage 11 petabyte dapat menyimpan video berkualitas DVD untuk diputar selama 600 tahun lebih tanpa henti 24 jam sehari. Harganya sekitar US$100 ( Rp.950 ribu ).

2. Untuk 10 tahun kedepan, kita bisa menyaksikan peningkatan kecepatan jaringan komputer internet rumahan sebesar 20 kali lipat.

3. Pada waktu sekarang, jaringan di seluruh dunia menstranfer data lebih dari 9 exabite per bulan, sedangkan pada tahun 2013, lalu lintas jaringan nirkabel akan mencapai 400 petabite per bulan.

4. Pada akhir 2010, akan terjadi perbandingan satu miliar transistor per orang, masing-masing transistor mempunyai harga sepersepuluh juta sen.

5. Internet akan berevolusi menjadi sarana komunikasi yang instans, tanpa peduli jarak.

6. Pada pertengahan tahun 2020, akan tersedia komputer kuantum komersial pertama.

7. Pada tahun 2020, komputer seharga US$1000 akan mempunyai kemampuan setara dengan otak manusia.

8. Pada tahun 2030, komputer seharga US$1000 akan mempunyai kemampuan seimbang dengan kemampuan otak manusia satu kampung.

9. Pada tahun 2050, dengan asumsi bahwa jumlah penduduk dibumi 9 miliar, komputer seharga US$1000, akan mempunyai kemampuan yang seimbang dengan otak jumlah manusia yang ada di bumi.

10. Untuk waktu sekarang kita bisa mengetahui 5% dari apa yang bisa kita ketahui 50 tahun kedepan. Artinya, dalam 50 tahun, 95% dari apa yang akan kita ketahui ditemukan ditahun-tahun sebelumnya.

11. Besar data di dunia akan meningkat 6 kali lipat dalam dua tahun kedepan, sementara data perusahaan akan meningkat 50 kali lipat.

12. Pada tahun 2015, Google akan mengidex sekitar 775 miliar halaman konten.

13. Pada tahun 2015, kita akan menciptakan banyak hal yang sebanding dengan 92,5 juta Libraries of Congres AS dalam setahun.

14. Pada tahun 2020 diseluruh dunia, masing-masing orang rata-rata akan menyimpan data pribadi sebesar 130 terabyte ( sekarang rata-rata hanya sebesar 128 gigabyte).

15. Pada tahun 2015, download film dan file sharing peer-to- peer akan melonjak sampai 100 exabyte, itu setara dengan 5 juta Libraries of Congress AS.

16. Pada tahun 2015, komunikasi video akan jauh lebih marak, menghasilkan 400 exabyte trafik data atau setara dengan 20 juta Libraries of Congress.

17. Pada tahun 2015, trafik yang dihasilkan oleh telefon, web, email, foto dan musik akan meledak, dan mencapai 50 exabyte.

18. Dalam waktu 2 tahun, informasi di internet akan berlipat ganda setiap 11 jam.

19. Pada tahun 2010, 35 miliar perangkat akan terhubung ke internet ( hampir enam perangkat per orang di dunia ).

20. Pada tahun 2020, akan lebih banyak perangkat yang online daripada manusianya.

21. Dengan IPv6, akan ada cukup alamat IP bagi setiap bintang yang diketahui di seluruh alam semesta untuk masing-masing memiliki 4,8 triliun alamat IP.

22. Pada tahun 2020, penerjemah bahasa universal akan menjadi hal yang umum disetiap perangkat.

23. Dalam 5 tahun ke depan, permukaan apapun dapat dijadikan layar tampilan.

24. Pada tahun 2025, teleportasi pada tingkat partikel akan mulai terealisasi.

25. Pada tahun 2030, penanaman otak buatan sudah dapat dilaksanakan.

Sumber : id.shvoong.com & geneku.wordpress.com

Super kamiokande I

Belum lama berselang, tepatnya tanggal 5 Juni yang lalu, suatu berita besar iptek muncul dari sebuah konperensi fisika “Neutrino 98″ yang berlangsung di Jepang. Neutrino, salah satu partikel dasar yang jauh lebih kecil daripada elektron, ternyata memiliki massa, demikian laporan dari suatu tim internasional yang tergabung dalam eksperimen Super-Kamiokande. Tim ahli-ahli fisika yang terdiri dari kurang lebih 120 orang dari berbagai negara termasuk AS, Jepang, Jerman, dan Polandia tersebut melakukan penelitian terhadap data-data yang dikumpulkan selama setahun oleh sebuah laboratorium penelitian neutrino bawah tanah di Jepang.

Jika laporan ini terbukti benar dan dapat dikonfirmasi kembali oleh tim lainnya maka akan membawa dampak yang sangat luas terhadap beberapa teori fisika, terutama pembahasan mengenai interaksi partikel dasar, teori asal mula daripada alam semesta ini serta problema kehilangan massa (missing mass problem) maupun teori neutrino matahari. Neutrino, atau neutron kecil, adalah suatu nama yang diberikan oleh fisikawan dan pemenang hadiah Nobel terkenal dari Jerman: Wolfgang Pauli. Neutrino adalah partikel yang sangat menarik perhatian para fisikawan karena kemisteriusannya. Neutrino juga merupakan salah satu bangunan dasar daripada alam semesta yang bersama-sama dengan elektron, muon, dan tau, termasuk dalam suatu kelas partikel yang disebut lepton. Lepton bersama-sama dengan enam jenis partikel quark adalah pembentuk dasar semua benda di alam semesta ini.

Ditemukan secara eksperimental pada tahun 1956 (dalam bentuk anti partikel) oleh Fred Reines (pemenang Nobel fisika tahun 1995) dan Clyde Cowan,  neutrino terdiri dari 3 rasa (flavor), yakni: neutrino elektron, neutrino mu dan neutrino tau. Neutrino tidak memiliki muatan listrik dan selama ini dianggap tidak memiliki berat, namun neutrino memiliki antipartikel yang disebut antineutrino. Partikel ini memiliki keunikan karena sangat enggan untuk berinteraksi. Sebagai akibatnya, neutrino dengan mudah dapat melewati apapun, termasuk bumi kita ini, dan amat sulit untuk dideteksi.

Diperkirakan neutrino dalam jumlah banyak terlepas dari hasil reaksi inti pada matahari kita dan karenanya diharapkan dapat dideteksi pada laboratorium di bumi. Untuk mengurangi pengaruh distorsi dari sinar kosmis, detektor neutrino perlu ditaruh di bawah tanah. Dengan mempergunakan tangki air sebanyak 50 ribu ton dan dilengkapi dengan tabung foto (photomultiplier tube) sebanyak 13 ribu buah, tim Kamiokande ini menemukan bahwa neutrino dapat berosilasi atau berganti rasa. Karena bisa berosilasi maka disimpulkan bahwa neutrino sebenarnya memiliki massa.

Penemuan ini sangat kontroversial karena teori fisika yang selama ini kerap dipandang sebagai teori dasar interaksi partikel, yakni disebut teori model standard, meramalkan bahwa neutrino sama sekali tidak bermassa. Jika penemuan neutrino bermassa terbukti benar maka boleh jadi akan membuat teori model standard tersebut harus dikoreksi.

Penemuan neutrino bermassa juga mengusik bidang fisika lainnya yakni kosmologi. Penemuan ini diduga dapat menyelesaikan problem kehilangan massa pada alam semesta kita ini (missing mass problem). Telah sejak lama para ahli fisika selalu dihantui dengan pertanyaan: Mengapa terdapat perbedaan teori dan pengamatan massa alam semesta? Jika berat daripada bintang-bintang, planet-planet, beserta benda-benda alam lainnya dijumlahkan semua maka hasilnya ternyata tetap lebih ringan daripada berat keseluruhan alam semesta.

Para ahli fisika menganggap bahwa terdapat massa yang hilang atau tidak kelihatan. Selama ini para ahli tersebut berteori bahwa ada partikel unik yang menyebabkan selisih massa pada alam semesta. Namun teori semacam ini memiliki kelemahan karena partikel unik yang diteorikan tersebut belum pernah berhasil ditemukan.

Dari hasil penemuan tim Kamiokande ini dapat disimpulkan bahwa ternyata partikel unik tersebut tidak lain daripada neutrino yang bermassa.

Menurut teori dentuman besar (Big Bang) alam semesta kita ini bermula dari suatu titik panas luar biasa yang meledak dan terus berekspansi hingga saat ini. Fisikawan Arno Penzias dan Robert Wilson (keduanya kemudian memenangkan hadiah Nobel fisika tahun 1978) pada tahun 1965 menemukan sisa-sisa gelombang mikro peninggalan dentuman besar yang sekarang telah mendingin hingga suhu sekitar 3 Kelvin. Namun salah satu hal yang masih diperdebatkan adalah masalah ekspansi alam semesta itu sendiri. Apakah hal ini akan terus menerus terjadi tanpa akhir? Penemuan neutrino bermassa diharapkan akan bisa menjawab pertanyaan yang sulit ini.

Bayangkan suatu neutrino yang sama sekali tidak bermassa, seperti yang diperkirakan selama ini. Gaya gravitasi tentu tidak akan berpengaruh sama sekali pada partikel yang tidak memiliki berat. Namun apa yang terjadi jika neutrino ternyata memiliki berat? Dalam jumlah yang amat sangat banyak neutrino-neutrino ini tentu akan bisa mempengaruhi ekspansi alam semesta. Tampaknya ada kemungkinan ekspansi alam semesta suatu saat akan terhenti dan terjadi kontraksi atau penciutan kembali jika ternyata neutrino memiliki massa.

Terakhir masih ada satu lagi problem fisika yang akan diusik oleh hasil penemuan ini yaitu problem neutrino matahari, dimana terjadi selisih jumlah perhitungan dan pengamatan neutrino yang dihasilkan oleh matahari kita.

Untuk keabsahan penemuan ini tim internasional dari eksperimen super Kamiokande dalam laporannya juga mengajak tim-tim saintis lainnya untuk mengkonfirmasi penemuan mereka. Namun menurut pengalaman di masa lalu, laporan osilasi neutrino dan neutrino bermassa selalu kontroversi dan jarang bisa dikonfirmasi kembali.

Untuk sementara ini para ahli harus sabar menunggu karena eksperimen semacam ini hanya bisa dilakukan oleh segelintir eksperimen saja di seluruh dunia. Yang pasti jika hasil penemuan ini memang nantinya terbukti benar maka jelas dampaknya akan sangat terasa pada beberapa teori fisika modern.

sumber : kaskus

Energi Tepat Guna :

Gasifikasi Biomassa untuk Alternatif Sumber Energi yang Ramah Lingkungan

Sebagai negara agraris, Indonesia memiliki potensi biomassa yang sangat berlimpah. Biomassa seperti bonggol jagung dan sekam padi yang selama ini hanya dibuang atau habis dibakar, memiliki potensi yang besar untuk dijadikan alternatif bahan bakar. Hal itulah yang mendorong Guru Besar program studi Teknik Kimia, Prof. Dr. Herri Susanto, untuk melakukan penelitian dalam bidang Gasifikasi Biomassa. Penelitian ini berhasil memenangkan bantuan dana riset Tanoto Professorship Award dari Tanoto Foundation selama 3 tahun, terhitung sejak 6 Agustus 2007. Hari Jumat 12 November 2010 kemarin Prof. Herri menyampaikan kepada publik hasil-hasil apa saja yang telah didapatkannya selama memperoleh bantuan dana riset sebesar 1,2 miliar Rupiah tersebut.

Krisis energi yang semakin mengancam dunia telah menotivasi banyak orang untuk mencari sumber energi alternatif yang dapat dimanfaatkan, selain minyak bumi dan gas alam. Prof. Herri termasuk ke dalam orang-orang yang menyadari hal tersebut, dan turut serta dalam usaha-usaha pencarian sumber energi alternatif di Indonesia. Tentunya, alternatif sumber energi tersebut harus memiliki bahan baku yang potensial dan jumlahnya melimpah agar dapat menjadi sumber energi yang sustainable.

Prof. Herri melihat bahwa sebagai negara agraris, Indonesia memiliki banyak limbah organik padat (biomassa) yang diharapkan dapat diolah menjadi sumber energi alternatif. Selain itu, biomassa seperti bonggol jagung dan sekam padi banyak ditemukan di pelosok-pelosok negeri, sehingga apabila pemanfaatan biomassa menjadi sumber energi ini berhasil, dapat menjadi harapan baru bagi masyarakat daerah-daerah tersebut untuk mendapatkan sumber energi dari bahan baku lokal. Bahkan mungkin bisa diolah dahulu menjadi listrik dari pembangkit lokal sehingga dapat menerangi lokasi-lokasi yang belum terjamah kabel PLN (Perusahaan Listrik Negara-red).

Dari ide brilian inilah Prof. Herri memulai penelitian mengenai gasifikasi biomassa. Gasifikasi merupakan proses pengolahan bahan organik padat menjadi gas-gas mempan bakar seperti metana, karbon monoksida, dan hidrogen. Tahapannya dapat dilihat dalam bagan di bawah ini:

Bahan baku biomassa yang semula dipakai adalah bonggol jagung dan sekam padi. Namun seiring dengan berjalannya penelitian, ditemukan kualitas sekam padi yang kurang baik. Sedangkan, bonggol jagung memberikan performa yang memuaskan, apalagi dengan digalakkannya produksi biji jagung oleh pemerintah, maka bonggol jagung menjadi cukup menjanjikan untuk dijadikan bahan bakar. Selain bonggol jagung, biomassa lain yang cukup potensial adalah pelepah daun sawit dan kayu sagu. Penelitian ini dapat terlaksana baik dengan bantuan dari Tanoto Professorship Award.

Untuk pengembangan riset selanjutnya, Prof. Herri merencanakan untuk membuat synthesis gas, yaitu karbon monoksida dan hidrogen yang dapat direaksikan membentuk bahan baku cair metanol via proses Fischer-Tropsch. Pengembangan dan penelitian ini telah dimulai pada tahun 2010 dengan dana RISET KK dari ITB. “Kriteria yang saya inginkan adalah penggunaan udara, bukan lagi oksigen murni, sebagai medium gasifikasi dan hasil synthesis gas yang lebih ramah lingkungan,” ujar Prof. Herri.

Teknologi yang dikembangkan Prof. Herri pun telah diimplementasikan dalam beberapa kasus nyata. Dengan dana dari RISTEK Tahun 2008, serta dana dan fasilitas dari PTPN-13, sebuah unit gasifikasi janggel jagung dapat diimplementasikan di sebuah perkampungan buruh/karyawan kebon sawit di Kabupaten Tanah Laut (Kalimantan Selatan). Prof. Herri menerangkan, ”Saat ini, kami sedang membuat dua buah unit gasifikasi untuk dipasang di perkampungan transmigran, satu di daerah Kabupaten Indra Giri Hulu dan satu di Kabupaten Pelalawan, Riau dengan dana dari Kementrian ESDM (Energi dan Sumber Daya Mineral-red).”

ITB Menuju Research-based University

Prof. Herri adalah orang yang sangat tekun dalam mengembangkan penelitiannya. Menurutnya, dosen-dosen dan mahasiswa-mahasiswa lain pun memiliki hasrat yang sangat besar dalam melakukan penelitian. Untuk semangat penelitian dari kalangan mahasiswa, Prof. Herri bahkan menyebutkan, ”Keseriusan dan ketekunan mahasiswa dalam melakukan penelitian tercermin dari substansi yang baik dari seminar proposal penelitian mereka. Tidak jarang pula mahasiswa melakukan penelitian di laboratorium secara penuh-waktu, bahkan lembur.”

Berkaitan dengan usaha ITB untuk mencapai predikat Research-based University, Prof. Herri turut berusaha untuk selalu memasukkan substansi penelitian di Teknik Kimia sebagai materi penguat kuliah yang membuka wawasan dan meningkatkan keingintahuan mahasiswa. Selain itu Prof. Herri menilai bahwa banyak karya brilian dosen-dosen lain yang solutif bagi permasalahan nyata di masyarakat, seperti biodiesel dan teknik pembakaran industri. Tentunya ITB akan mampu mencapai predikat Research-based University, apabila didukung oleh semangat penelitian oleh mahasiswa dan dosennya.

sumber : Institut Teknologi Bandung (ITB)

ditulis oleh: Ria Ayu Pramudita

Antariksa:

Badai Matahari 2012, Puncak Aktivitas Pusat Tata Surya

Puncak aktivitas matahari yang diperkirakan akan terjadi pada 2012, disebutkan Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (Lapan) dapat menimbulkan badai matahari.

Profesor riset astronomi Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN) Thomas Djamaluddin, memperkirakan puncak aktivitas pusat tata surya kita, yaitu matahari, akan terjadi antara tahun 2012 hingga 2013.

“Badai matahari merupakan dampak dari puncak aktivitas matahari. Dampak terburuk dari fenomena ini adalah terganggunya teknologi satelit, komunikasi, navigasi dan induksi trafo listrik,” kata Thomas saat dihubungi okezone, Sabtu (6 Maret 2010).

Namun menurut Thomas hal itu sangat normal sebagai bagian dari siklus puncak aktivitas matahari yang terjadi setiap 11 tahun sekali. Meski perlu diwaspadai, badai itu tidak sampai menghancurkan bumi. Dampak badai matahari yang paling terasa adalah perubahan iklim yang ekstrem.

“Biasanya terjadi perubahan suhu ekstrem di bumi belahan utara. Di duga, perubahan cuaca yang ekstrem akhir-akhir ini merupakan dampak dari aktivitas minimum matahari yang diperkirakan berlangsung pada 2006 hingga 2007. Namun nyatanya aktivitas minimum ini terus berlanjut hingga 2009,” terang Thomas.

Sebelumnya, Kepala Lapan Adi Sadewo Salatun juga pernah menyebutkan bahwa perkiraan akan datangnya kiamat pada 2012, faktanya merupakan fenomena alami berupa aktivitas maksimal matahari yang rutin terjadi secara berkala setiap 11 tahun sekali.

“Secara sederhana, para astronom menggambarkannya sebagai aktivitas kekuatan gravitasi matahari yang sangat kuat dan setiap 11 tahun sekali perilakunya meningkat. Saat tarik menarik gravitasi demikian kuat dan tidak tertahankan lagi, hal ini akan menyebabkan ledakan hidrogen,” kata Adi beberapa waktu lalu.

Puncak aktivitas matahari melontarkan miliaran ton partikel, plasma berenergi tinggi, dan radiasi gelombang elektromagnetik. Lontaran partikel dan radiasi yang mengarah ke bumi akan mempengaruhi lapisan atmosfer, sistem teknologi, serta aktivitas manusia di antariksa dan bumi.

Video Badai Matahari 2012


sumber :  Rachmatunnisa – Okezone

video dokumenter : Badai Matahari 2012 YouTube Sains

Debu Alam Semesta Mendekati Sistem Tata Surya

Badan antariksa Eropa mengamati badai debu bintang sedang mendekati sistem tata surya. Debu bintang adalah partikel alam semesta yang halusnya setara dengan 1/100 dari rambut, secara individual ia tidak akan mengakibatkan dampak yang terlalu besar, namun ia bisa berbenturan dengan planet kecil yang bebas. Benturan bisa mendatangkan debu yang semakin banyak dan besar di dalam sistem tata surya, pelat pembangkit listrik energi matahari pesawat antariksa akan semakin sering dihambat oleh debu, sehingga secara perlahan-lahan kehilangan tenaga penggerak. Observatorium astronomi pengamat angkasa mau tidak mau harus menghadapi kabut yang diakibatkan debu.

Sejak 1990 pesawat ulang alik Ulysses diluncurkan, terus mengamati badai debu bintang dengan kecepatan yang bagaimana memasuki sistem tata surya melalui angkasa antarplanet di sekelilingnya. Melalui sebuah instrumen yang bernama Dust di atas pesawat ulang alik, ilmuwan mengamati bahwa debu bintang pada kenyataannya bisa mendekati bumi atau planet lainnya, namun dikendalikan oleh medan magnet matahari. Medan magnet matahari bagaikan sebuah penjaga yang kuat memantulkan kembali sebagian besar debu bintang. Namun, setiap 11 tahun sebelum periode matahari berakhir aktivitas internal matahari bertambah kuat membentuk periode terbesar matahari, di tengah-tengah gumpalan awan bintang Alpha Sagitarius. Suhu gumpalan awan tersebut agak rendah, namun di saat itu medan magnet matahari berhubung kutub magnet berbalik, sehingga semakin berubah menjadi kacau. Dan akibatnya adalah fungsi tirai pelindung matahari melemah, dan debu bintang yang semakin banyak dapat memasuki sistem tata surya.

Namun, temuan baru Ulysses yang membuat terkejut adalah jumlah debu bintang malah terus bertambah meskipun aktivitas matahari telah berhenti, lagi pula medan magnetnya telah normal kembali pada tahun 2001.

Ilmuwan berpendapat bahwa ini berhubungan dengan bentuk perubahan kutub magnet periode terbesar matahari. Kutub magnet matahari kali ini tidak berbalik total dari utara ke selatan, namun berputar setengah. Saat ini condong ke satu sisi garis khatulistiwa matahari, magnet tirai pelindung yang agak lemah membuat debu bintang memasuki sistem tata surya 2-3 kali lipat lebih banyak dibanding akhir tahun 1990-an, bahkan jumlah yang masuk mungkin terus bertambah, sampai pada akhir periode matahari tahun 2012 akan mencapai pada tingkat lebih banyak 10 kali lipat.

Di atas bumi, orang-orang mungkin memperhatikan setiap malam meteor yang sporadis jatuh ke permukaan bumi semakin bertambah, namun jatuhnya meteor-meteor tersebut sangat lemah. Para astronom masih belum tahu apakah debu bintang yang kini semakin banyak memasuki sistem tata surya berhubungan dengan sistem tata surya yang sedang bergerak menuju ke gumpalan awan antarplanet yang semakin padat. Matahari kita saat ini yang disebut oleh para ilmuwan sedang berada di tepi gumpalan awan antarplanet ini, akan segera bergabung dan merapat dengan tetangga bintang tetap kita yang paling dekat.

sumber : The Epoch Time

dokumen asli : Badan Antariksa Eropa

diliris kembali : *./erabaru.net

Teknologi Dirgantara :

PESAWAT TEMPUR TANPA AWAK INGGRIS SEHARGA 19 TRILIUN RUPIAH PER-UNIT

Departemen Pertahanan Inggris memamerkan prototipe Taranis, pesawat tempur tanpa awak terbaru, setelah dirancang selama tiga juta jam kerja.

Taranis yang diambil dari nama nama Dewa Petir Celtic adalah sebuah konsep yang dirancang sebagai pesawat temput berdaya jelajah jauh.

Menteri Pertahanan Inggris Gerlad Howarth mengatakan pesawat seharga £142 juta atau sekitar Rp 1,9 triliun per unit ini merupakan desain dan teknologi terbaik Inggris.

Menurut jadwal, Taranis akan melakukan uji terbang pada awal tahun 2011.

Taranis adalah langkah awal pengembangan pesawat tempur tanpa awak yang mampu menyerang jauh ke dalam jantung pertahanan lawan.

Sebenarnya pesawat tempur tanpa awak seperti ini sudah pernah digunakan seperti MQ-1 Predator yang dipersenjatai misil Hellfire. Namun, kelemahannya pesawat MQ-1 ini hanya bisa digunakan ketika wilayah udara sudah berhasil dikuasai.

Kelebihan Taranis adalah pesawat ini nyaris tak terdeteksi radar, dirancang untuk melaju dalam kecepatan jet serta mampu menjelajahi jarak yang cukup jauh.

Pesawat ini juga dirancang untuk mengumpulkan data intelijen, melakukan pengawasan dan pengintaian di wilayah musuh dengan menggunakan sensor yang ada di dalamnya.

Taranis juga dirancang mampu membawa persenjataan termasuk bom dan misil. Sehingga pesawat ini memiliki daya serang yang sangat mumpuni. Hebatnya lagi, Taranis bisa dikendalikan dari manapun dengan menggunakan komunikasi satelit.
Manusia masih diperlukan

Taranis, pesawat tempur tanpa awal yang dikembangkan Inggris

Isu soal menghilangkan peran pilot dari sebuah pesawat terbang telah menjadi isu kontroversial sejak lama. Kontorversi ini semakin hangat setelah pesawat tanpa awak pertama mulai digunakan secara aktif.

Secara umum sudah diakui bahwa titik paling rentan dalam sebuah pesawat terbang adalah sang pilot. Sementara sebuah pesawat terbang dirancang untuk mampu menahan tekanan gravitasi paling besar, daya tahan pilot paling maksimal dengan menggunakan pakaian pelindung daya gravitasi adalah G-8 atau G-9. Di atas angka itu maka mereka akan kehilangan kesadaran.

Selain itu, misil anti pesawat terbang memang dirancang untuk meledak di dekat kokpit yang menghasilkan pecahan logam dengan kecepatan tinggi yang bisa mengakibatkan luka bahkan kematian bagi sang pilot.

Editor Majalah Pertahanan Mingguan Jane’s Defence Weekly, Peter Felstead, kepada BBC News mengatakan pengembangan pesawat tempur tanpa awak sudah dilakukan sejak pesawat tempur digunakan pertama kali dalam Perang Dunia I.

“Awalnya pesawat tanpa awak ini digunakan untuk misi pengintaian. Kemudian pesawat-pesawat ini dilengkapi persenjataan untuk menjatuhkan bom dan menyerang sasaran di darat sekaligus menjadi alat pertempuran udara,” papar Felstead.

Namun, Felstead menekankan keberadaan pilot tetap diperlukan terutama dalam pertempuran udara dan kasus-kasus tertentu.

“Misalnya sebuah pesawat terbang dibajak, tetap dibutuhkan penilaian manusia untuk mengevaluasi apa yang terjadi di dalam pesawat yang dibajak itu, apa yang bisa dilihat melalui jendela dan lain-lain. Semuanya itu, hingga saat ini tidak bisa dilakukan melalui kendali jarak jauh,” tandas Felstead.

Departemen Pertahanan Inggris juga memastikan bahwa semua pesawat tempur tanpa awak ini selalu di bawah kendali manusia.

“Jika pesawat-pesawat ini sudah beroperasi, maka semuanya akan berada di bawah pengawasan para anggota militer terlatih di darat,” kata sebuah pernyatan resmi Departemen Pertahanan Inggris.

sumber : bbc/sun/surya.co.id

otomotif :

AIR BAG, PENGAMAN SAAT TERJADI KECELAKAAN

Kemajuan di bidang industri otomotif seiring dengan tuntutan kenyamanan dan keamanan menyebabkan perlunya ada alat pengaman yang bekerja otomatis. Seat belt misalnya harus dikenakan ketika berkendara. Selain itu alat pengaman lain yang bekerja otomatis. Alat tersebut berupa kantong udara atau airbag yang menahan ayunan tubuh pengendara yang tak terkendali ketika tiba-tiba terjadi benturan.

FUNGSI AIRBAG

Airbag atau kantong udara adalah suatu alat pelindung bagi pengguna kendaraan bermotor roda empat atau lebih. Apabila terjadi kecelakaan maka airbag menggelembung untuk menahan tubuh, seperti balon yang dipompa dan kemudian mengempis setelah keadaan aman.

BAHAN PEMBUATAN AIRBAG
Airbag terbuat dari bahan yang sesedikit mungkin dari bahan logam agar ketika melakukan tugasnya tidak menimbulkan masalah lain yang membahayakan keselamatan pengendara. Dan bahan yang dipakai harus tipis, enteng, dan kuat. Bahan itu adalah nilon pilihan. Nilon yang biasa dipakai sebagai bahan parasut akan dibentuk sebagai balon. Karena sesuai sifat bahan yang dengan mudah akan ditempelkan di kemudi, di panel, di pintu, bahkan di kursi kendaraan.

Ke dalam nilon di masukkan tepung jagung atau bedak agar awet selama tidak dipergunakan.
Balon nilon akan terisi gas nitrogen yang dipompakan dari tabungnya di bagian lain yang dibatasi pentil.
Pentil tersebut dilengkapi sensor benturan yang secara otomatis membuka bila terjadi kecelakaan. Alat pemberdayanya adalah sebuah accelerometer pada microchip.
Airbag bekerja dengan jalan menggembung ketika bahaya mengancam dan mengempis jika bahaya telah berlalu.

POSISI AIRBAG
Airbag diletakkan pada bagian dalam kendaraan yang dianggap paling dekat dengan bagian tubuh pengendara yang akan dilindungi. Tempat dimana airbag diposisikan haruslah yang tidak menghalangi pandangan pengemudi dan tidak mengurangi kenyamanan berkendara. Jadi bisa diletakkan di panel, di pintu, di kursi, atau di atap.

Posisi airbag selalu menurut bagian tubuh yang menjadi prioritas untuk dilindungi, dalam hal ini adalah: kepala; badan, dan; kaki. Untuk itu akan digambarkan posisi airbag menurut letaknya di dalam kendaraan, yaitu:
1. Dashboard airbag
2. Steering airbag
3. Side airbag
4. Curtain airbag
5. Knee airbag
6. Seatbelt airbag
7. Head airbag

CARA KERJA AIRBAG
Cara kerja airbag dapat dilihat apabila kendaraan bermotor itu menabrak sesuatu
Airbag akan terbuka

PERINGATAN PENGGUNAAN AIRBAG
Agar penggunaan airbag dapat maksimal disini diingatkan beberapa hal:
* Mundurkanlah tempat duduk sejauh mungkin, bagi pengemudi sejauh kaki masih dapat menginjak pedal,
* Buatlah sandaran kursi senyaman mungkin,
* Perhatikan keselamatan anak-anak, misalnya:
Anak-anak berusia 12 tahun dan atau yang berumur dibawahnya harus duduk di kursi belakang.

Sumber : otomotif.net

Mobil Tantangan Masa Depan

Honda kian detik terus melakukan berbagai trobosan penelitian dan penemuan teknologi otomotifnya guna menjawab tantangan dimasa depan. Dengan tidak menghilangkan tujuannya kini Honda terus menunjukkan kinerja kerjanya yang tinggi dengan mewujudkan kehadiran Honda Sport FC. Sedangkan Honda Sport FC sendiri memiliki konsep mobil jawaban masa depan dengan bahan bakar sel-3, konspirasi tampilan kursi powered.

Sport FC yang juga sama V Flow-sel bahan bakar teknologi yang Honda telah dikembangkan untuk produksi terbatas-FCX. Baru ini memiliki konsep yang ringan cab-forward tubuh tempat bakar sel-daya sistem yang terletak di antara dua kursi belakang. Kemasan baterai dan motor listrik – rendah terpasang di chassis depan belakang gandar – memberikan mobil yang rendah dan titik berat yang ideal membantu memastikan kedepan / memanjang distribusi berat.

Sedangkan drivetrain terpasang rendah di dalamnya, dan tangki hidrogen akan terlihat melalui geladak belakang kaca sebagai cara untuk memamerkan mobil-sel bahan bakar.

Tempat duduk diposisikan pada pusat kenyamanan penumpang dengan flanking driver ke belakangnya. Mobil sweeps sleek body belakang dan tapers menjadi bentuk geometris hex, yang membentuk  sel bahan bakar coolers.

Kabin masuk dan jalan keluar adalah melalui afforded belakang-hinged kanopi, yang swings upward. Selain itu untuk memaksimalkan potensi bahan bakar sel-drivetrain, FC Sport Konsep yang dirancang untuk menggunakan konstruksi natural, teknik yang mengurangi karbon tapak secara keseluruhan. Sebagai contoh, mobil eksterior panel komposit dimaksudkan untuk menggunakan tanaman-berasal bio-plastik.

Dilansir : Rohmat Syaifudin

Sumber : de-kill.blogspot.com / dbs

Seluler :

Tablet Streak Kombinasi Smartphone

Persaingan pasar pada Apple semakin ketat. Kali ini Apple terbaru hadir bersama Dell yang mengeluarkan produk terbarunya tablet Streak. Produk terbaru kali ini merupakan kombinasi yang lebih menarik dari smartphone, selain itu tablet PC.

Tampilan yang tidak kalah kerennya Streak memiliki dimensi panjang 3.2 inci, lebar 6 inci dan tebal 0.35 inci. Dan hal ini mematahkan ukuran lazim sebuah smartphone yang lebih sedikit besar, namun hanya sepertiganya ukuran iPad. Streak sendiri memiliki kombinasi unik yang belum pernah ada dengan memberikan batas samar perbedaan antara smartphone dengan tablet PC.

Steark dapat dilihat sebagai smartphone karena mempunyai fungsi untuk menelepon. Streak juga dilengkapi 5 MP kamera autofocus yang terintegrasi dengan flash LED, layar beresolusi 800×480, camcorder, fasilitas pendukung 3G, Wi-Fi 802.11b/g dan Bluetooth 2.1. Kelebihan lain adalah proses reaksi swift (membalikan layar dari horizontal ke vertikal atau sebaliknya) adalah yang tercepat dari semua tablet yang pernah ada.

Namun Steark masih juga ada kekurangannya yang harus diperhatikan para calon pengguna nanti. Yaitu, baterai Streak dinilai lemah karena hanya bisa bertahan 9 jam waktu bicara. Layar sentuh yang membuat canggung karena area sentuh yang meskipun memiliki respon cepat kecil dan menyulitkan, Streak juga masih menggunakan OS Android 1.6, kualitas pemutar musik yang di bawah rata-rata dan posisi kamera yang kurang strategis sehingga sering kali membuat bayangan pada foto atau video. Selain itu tidak semua aplikasi di Android Market kompatibel dengan Dell Streak ini.

Walau ukurannya yang tanggung, Streak didaulat sebagai competitor Apple iPad yang sangat kuat dikelasnya. Sementara itu dari pihak Dell segera akan menginformasikan formasi harga Streak di pasaran bebas mendatang yang berkisaran US$ 500 atau sekitar 4,5 juta rupiah.

Nampaknya sedang ada tren baru muncul, smartphone berbasis sistem operasi android akan menguasai pasar ke depan. Menurut data analisis Canalys, pengapalan android sendiri sudah melonjak di atas 886% pada kuartal kedua tahun ini.

Sumber : tekno preneur / wayan meidawati /rhs

Delapan Teknologi Trend Untuk Tahun Depan

Teknologi menjadi salah satu dari bagian penting dalam kehidupan manusia saat ini. Bahkan, keberadaannya sangat memengaruhi gaya hidup manusia. Perkembangan teknologi juga tak akan jauh dari kebutuhan manusia. Oleh karena itu, ada 8 teknologi yang masih dan akan menjadi tren di tahun depan.

Pertama adalah webcasting services.

Teknologi ini memiliki kemampuan untuk menghadirkan orang dalam bentuk virtual. Secara tidak langsung, orang bisa hadir atau bertemu dalam satu kesempatan, misal acara pernikahan, atau lainnya. Dengan teknologi ini, memungkinkan setiap orang dapat hadir pada satu waktu. Layanan webcasting semacam ini memberikan keleluasaan kepada pengguna untuk me-share kehidupannya secara lebih luas.

Kedua, teknologi life-casting.

Semacam video call yang saat ini telah ada. Dengan layanan high speed 3G, teknologi ini akan semakin mendekatkan pengguna yang satu dengan lainnya. Ketiga, video games. Permainan ini belum memudar masanya di masa depan. Misalnya, Sony segera akan meluncurkan Playstation Motion Controller, sebuah tongkat untuk permainan video games.

Teknologi keempat adalah GeoEstimator.

Teknologi ini menggunakan satelit dan fotografi udara. Mengapa? Sebab geoestimator digunakan untuk mengukur kepadatan bangunan sebuah kota, dan sebagainya. Geoestimator banyak digunakan oleh para kontarktor, perusahaan asuransi, dan para estimator.

Selanjutnya, content aggregator.

Teknologi ini tidak seperti youtube yang bisa mempublish dan menyebarkan video, tapi juga bisa mempublish foto, dokumen, bahkan website kita. Teknologi ini jauh lebih bersifat visual daripada teknologi sebelumnya. Ini bukan hanya teknologi storage service, tetapi sosial interaktif. Salah satu yang telah menerapkannya adalah Box.net.

Pernah dengar PokenZoo? Ini akan menjadi teknologi selanjutnya yang tren di 2010. PokenZoo merupakan teknologi kartu bisnis. Bagi para pebisnis atau pengguna dengan banyak relasi, PokenZoo bisa menjadi pilihan teknologi ke depan. Mengapa? Karena ini semacam bussiness card yang bisa dibawa kemana saja. Dia adalah teknologi bussiness card yang menggantikan kertas. Tidak perlu bertukar kartu nama, kita hanya perlu melakukan kontak dengan pengguna PokenZoo yang lain, maka data kita bisa langsung ditransfer. Mudah bukan?

Selain itu, teknologi berikutnya adalah chat with faceless minions. Ini teknologi chatting dengan ribuan orang di belahan bumi manapun. Ini menjadi teknologi sosial interaktif yang dinilai akan tren di 2010. Terakhir adalah teknologi gadget. Gadget tidak ada matinya. Alat yang satu ini masih dan akan terus berkembang di tahun depan. Tentunya dengan kompleksitas yang jauh lebih canggih dan menarik.

sumber : tekno preneur / *. Ria / dbs

Antariksa :

Galaksi Baru Ditemukan  SMM J2135-0102

Bima Sakti tidak sendirian. Nan jauh disana di luar angkasa yang tanpa ada pangkal ujung dan luas tanpa batas berhamburan miliaran galaksi saling mengembara.

Seiring dengan semakin canggihnya teknologi dunia astonomi, belum lama ini para astronom telah menemukan sebuah galaksi baru yang tumbuh dengan kecepatan yang luar biasa. Bahkan kecepatan pertumbuhannya membuat galaksi tersebut mampu menciptakan bintang-bintang baru 100 kali lebih cepat dibanding yang galaksi Bima Sakti lakukan.

Galaksi  baru ditemukan ini berada di posisi yang sangat jauh dari bumi kita, dan cahayanya sendiri telah menghabiskanwaktu ribuan tahun cahaya untuk mencapai bumi.

Dari penemuannya ini, para astronom sepakat menamai galaksi SMM J2135-0102 tersebut, dan telah tercipta sekitar 10 miliar tahun lalu, atau tiga miliar tahun setelah terjadinya Big Bang. Diantara keutuhan dan badan keseluruhan tampak galaksi SMM J2135-0102 letak bintang-bintang berbentuk galaksi dengan susunan tidak beraturan, namum secara umum berkelompok di 4 zona berbeda.

Namun, mengenai tingkat keterangannya, bintang-bintang tersebut 100 kali lebih terang dibanding bintang-bintang di galaksi Bima Sakti. “Kami tidak sepenuhnya memahami mengapa bintang-bintang baru tercipta dengan sangat cepat. Tapi hasil kami bintang terbentuk lebih efisien dibanding yang sekarang,” ujar salah seorang astronom asal Institute for Durham University, Mark Swinbank.

Para astronom mengamati SMM J2135-0102 dengan menggunakan teleskop Pathfinder Atacama Experiment (APEX) yang dioperasikan di Cile oleh European Southern Observatory. Mereka berharap dapat membandingkan galaksi baru tersebut dengan galaksi lain terdekat untuk mengetahui lebih lanjut pembentukan bintang muda yang berbeda dalam alam semesta ini.

Penjelasan tentang Big Bang :

Ledakan Dahsyat atau Dentuman Besar, bahasa Inggris: Big Bang adalah salah satu model kosmologi ilmiah mengenai bentuk awal dan perkembangan alam semesta.

Teori ini menyatakan bahwa alam semesta berasal dari kondisi super padat dan panas, yang kemudian mengembang sekitar 13,7 milyar tahun lalu (pengukuran terbaik pada tahun 2009 memperkirakan hal ini terjadi sekitar 13,3 – 13,8 milyar tahun yang lalu) dan terus mengembang sampai sekarang.

Adalah Georges Lemaître, seorang biarawan Katoli Romawi Belgia, yang mengajukan teori Ledakan Dahsyat mengenai asal usul alam semesta, walaupun ia menyebutnya sebagai “hipotesis atom purba”. Kerangka model teori ini bergantung pada relativitas umum Einstein dan beberapa asumsi-asumsi sederhana, seperti homogenitas dan isotropi ruang. Persamaan yang mendeksripsikan teori Ledakan Dahsyat dirumuskan oleh Alexander Friedmann. Setelah Edwin Hubble pada tahun 1929 menemukan bahwa jarak bumi dengan galaksi yang sangat jauh umumnya berbanding lurus dengan geseran merahnya, sebagaimana yang disugesti oleh Lemaître pada tahun 1927, pengamatan ini dianggap mengindikasikan bahwa semua galaksi dan gugus bintang yang sangat jauh memiliki kecepatan tampak yang secara langsung menjauhi titik pandang kita: semakin jauh, semakin cepat kecepatan tampaknya.

Jika jarak antar gugus-gugus galaksi terus meningkat seperti yang terpantau sekarang, semuanya haruslah pernah berdekatan di masa lalu. Gagasan ini kemudian mengarahkan kita pada suatu kondisi alam semesta yang sangat padat dan bersuhu sangat tinggi di masa lalu.

Berbagai pemercepat partikel raksasa telah dibangun untuk bereksperimen dan menguji kondisi tersebut. Hasil percboaan dari pemercepat partikel mengonfirmasi teori tersebut, namun pemercepat-pemercepat ini memiliki kemampuan yang terbatas untuk menyelidiki kondisi berenergi tinggi. Tanpa adanya bukti yang diasosiasikan dengan pengembangan terawal alam semesta, teori Ledakan Dahsyat tidak dan tidak dapat memberikan penjelasan apapun mengenai kondisi awal tersebut. Namun, teori Ledakan Dahsyat mendeskripsikan dan menjelaskan evolusi umum alam semesta sejak pengembangan awal tersebut. Kelimpahan unsur-unsur ringan yang terpantau di seluruh kosmos sesuai dengan prediksi kalkulasi pembentukan unsur-unsur ringan melalui proses nuklir di dalam kondisi alam semesta yang mengembang dan mendingin pada awal beberapa menit kemunculan alam semesta sebagaimana yang diuraikan secara terperinci dan logis oleh nukleosintesis Ledakan Dahsyat.

Fred Hoyle mencetuskan istilah Big Bang pada sebuah siaran radio tahun 1949. Dilaporkan secara luas bahwa, Hoyle yang mendukung model kosmologis alternatif “keadaan tetap” bermaksud menggunakan istilah ini secara peyoratif, namun Hoyle secara eksplisit membantah hal ini dan mengatakan bahwa istilah ini hanyalah digunakan untuk menekankan perbedaan antara dua model kosmologis ini.

Hoyle kemudian memberikan sumbangsih yang besar dalam usaha para fisikawan untuk memahami nukleosintesis bintang yang merupakan lintasan pembentukan unsur-unsur berat dari unsur-unsur ringan secara reaksi nuklir. Setelah penemuan radiasi latar mikrogelombang kosmis pada tahun 1964, kebanyakan ilmuwan mulai menerima bahwa beberapa skenario teori Ledakan Dahsyat haruslah pernah terjadi.

Dilansir Ulang : Rohmat Syaifudin

Sumber : MI / Wikipedia / dbs / *. mar / psce / ol-04

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: