Warta Sinar Indonesia Group – Mediatama Bintang Lima Group

Remaja


1 Dari 5 Remaja Budek Karena Dengarkan Musik Keras-keras

Mendengarkan musik melalui iPod, MP3 player, handphone dan segala alat yang menggunakan earphone sudah menjadi kebiasaan remaja. Tapi gara-gara itu juga banyak remaja yang mengalami tuli ringan alias budek sedikit.

Dari survei yang dilakukan Harvard-affiliated Brigham and Women’s Hospital di Boston, ditemukan 1 dari 5 remaja di Amerika mengalami kebudekan.

Bukan karena alat-alat pemutar musik itu yang salah, tapi cara mendengarkan yang kelewat keras mulai dari 85 desibel atau lebih yang membuat budek.

Survei dilakukan pada 1.800 remaja berusia 12-19 tahun di tahun 2005-2006 yang dibandingkan dengan survei kepada 3.000 remaja pada tahun 1988-1994. Hasilnya, terjadinya peningkatan gangguan pendengaran dari 15 persen menjadi 19,5 persen.

Sebagian besar remaja ini mengalami kehilangan pendengaran ringan dengan tidak mampu mendengar suara pada kekuatan 16-24 desibel. Kekuatan suara seperti antara lain suara bisikan, air yang menetes, suara daun atau suara ibu yang mengucapkan selamat malam pada anaknya yang mau tidur.

Sebagian besar mengalami kehilangan pendengaran ringan (tidak mampu mendengar suara dengan kekuatan 16-24 desibel) seperti suara bisikan, air menetes dan suara daun.

Pakar audiolog Brian Fligor Children’s Hospital Boston menuturkan lebih dari setengah kaum muda mendengarkan musik dengan volume 85 desibel atau lebih keras. Volume ini setara dengan suara hair dryer dan juga vacuum cleaner.

Beberapa ahli kerap mendesak kaum remaja agar tidak menggunakan volume besar jika mendengarkan musik melalui earphone. Meskipun masih ditemukan bukti yang kurang kuat, tapi kondisi ini bisa menjadi salah satu pemicunya. Karena kehilangan sedikit pendengaran akan menimbulkan masalah di sekolah dan di kemudian hari.

Brian Fligor, seorang audiolog di Children’s Hospital Boston menuturkan lebih dari setengah kaum muda mendengarkan musik dengan volume 85 desibel atau lebih keras. Volume ini setara dengan suara hair dryer dan juga vacuum cleaner.

“Memiliki kebiasaan mendengarkan musik pada level tersebut bisa mengubah sel-sel rambut mikroskopis di telinga dalam menjadi jaringan parut, kondisi ini termasuk yang terjadi pada Brady,” ujar Fligor, seperti dikutip dari Foxnews, Kamis (19/8/2010).

Sementara menurut Dr Gary Curhan dari Harvard-affiliated Brigham and Women’s Hospital di Boston sering mendengarkan musik keras akan membuat kehilangan beberapa bunyi konsonan seperti t, k dan s, serta tidak bisa memahami sepenuhnya pembicaraan orang meskipun bisa terdeteksi.

Mendengarkan musik memang bukanlah penyebab satu-satunya, karena suara bising yang terus menerus juga bisa menimbulkan masalah. Penggunaan volume musik yang keras memang bukan hal baru, tapi kaum muda dan remaja saat ini menggunakan alat tersebut dua kali lebih lama dibandingkan dengan generasi sebelumnya.

Salah satu kasus remaja yang kehilangan sedikit pendengarannya adalah Matthew Brady dari Foxborough, Massaccutes. Ia memiliki masalah pendengaran hingga akhirnya ia harus pura-pura mengerti apa yang dibicarakan oleh teman-temannya.

“Saya akan pura-pura tertawa ketika melihat teman-teman saya tertawa,” ujar Brady.

Ia selalu mendengarkan musik Bon Jovi dan U2 dengan volume tinggi sambil melakukan treadmill 4 hari dalam seminggu dan melakukan peregangan selama 30 menit. Suatu hari Brady menemukan telinga kirinya tidak bisa mendengar apa-apa, meskipun lambat laun terdengar kembali tapi suaranya tidak sama.

“Harapan kami adalah kami bisa mendorong masyarakat untuk lebih berhati-hati dalam menggunakan volume musik di earphone,” ujar Curhan.

Jadi silakan dengarkan musik tapi jangan keseringan pakai volume yang keras agar telinga tak budek.

sumber : detikhealth

Rahasia Kuliah Gratis di Luar Negeri

Headline

divapresspublisher.wordpress.com

Oleh: Gaya Hidup – Rabu, 15 Desember 2010 | 01:54 WIB

Punya cita-cita besar bisa kuliah di luar negeri? Sekaligus cari pengalaman baru di negeri orang, tapi nggak punya biaya? Gampang! Cari beasiswa saja! Dijamin bisa kuliah gratis! Tidak percaya? Langsung saja cek di buku ini! Jika Anda penasaran dan ingin mencoba kuliah di luar negeri tanpa harus merogoh kocek sendiri, buku yang sedang Anda pegang inilah jawabannya. Buku ini menjelaskan informasi seputar cara-cara mendapatkan beasiswa ke luar negeri, syarat-syaratnya ini juga dibahas bagaimana agar kita dapat mengatasi culture shock, negara mana saja yang menjadi tujuan favorit belajar, dan daftar lembaga yang memberi beasiswa ke luar negeri. So, tunggu apa lagi? Buruan baca buku ini dan wujudkan cita-cita Anda bisa keluar negeri! Gratis lagi! Judul Buku: Rahasia Kuliah Gratis di Luar Negeri ISBN:9786029559828 Penulis: Miftahul A’la Penerbit: Flash Books Terbit: Oktober 2010 Tebal: 116 Halaman [mor | inlah.com]

Justin Bieber dan Jasmine Villegas Semakin Mesra

Jasmine Villegas, bintang video musik Baby Justin Bieber, kini semakin terlihat dekat dengan bintang pop remaja tersebut. Mereka terlihat mesra di Hawaii, saat Justin sedang menggelar tur dunianya. Jasmine tidak hanya dikenal sebagai seorang penari dan penyanyi pop pembuka konser Justin Bieber, melainkan juga dikabarkan telah menjalin hubungan mesra dengan Justin.

MTV News melaporkan bahwa foto dari pasangan muda yang tengah ‘berpelukan erat’ itu beredar ketika mereka sedang berada di Honolulu, pada 8 Oktober 2010. Keesokan harinya pasangan itu bertemu dengan teman mereka, Jaden Smith, untuk naik perahu bersama di Catamaran.

Masih ada spekulasi mengenai hubungan asmara Justin Bieber dan Jasmine Villegas. Namun Justin tampaknya menghilangkan isu itu dalam sebuah wawancara dengan MTV bulan lalu.

sumber :  http://www.inilah.co

11 Persen Remaja NTT Mengidap AIDS / HIV

Sekitar 63 atau 11 persen dari 581 remaja–sebagian besar pelajar– di Nusa Tenggara Timur (NTT) dilaporkan mengidap HIV/AIDS berdasarkan data dalam empat tahun terakhir.

Direktur Perkumpulan Keluarga Berencana Indonesia NTT Markus Alibrandi mengatakan, sekitar 63 dari 581 orang atau 11 persen yang berstatus pelajar di NTT dalam rentang waktu empat tahun terakhir ini mengidap HIV/AIDS.

Para remaja yang dimaksud itu diantaranya berada pada kisaran usia 15 – 24 tahun, kata Direktur Perkumpulan Keluarga Berencana Indonesia NTT, Markus Alibrandi, di Kupang, Senin.

“Persentase pelajar yang terinveksi kasus HIV-Aids tersebut berdasarkan penelitian yang dilakukan PKBI NTT sejak tahun 2006- 2008 terhadap remaja sekolah, baik di perdesaan maupun di perkotaan,” katanya.

Selain itu juga ditemukan persentase hubungan seks pre-marital yang cukup tinggi yakni berkisar antara 29,5 – 31,3 persen.

Menurut Alibrandi, salah satu indikasi remaja telah memulai aktivitas seksual dini adalah munculnya kasus HIV-AIDS pada usia remaja dan berstatus pelajar/mahasiswa. Fenomena ini mesti diwaspadai karena epidemi HIV-Aids sesungguhnya adalah epidemi perilaku,” katanya.

Dikatakan, berbagai penelitian juga telah membuktikan bahwa banyak remaja telah melakukan hubungan seks di usia yang sangat belia. “Bahkan diantara mereka, ada yang sudah membeli seks komersial di lokasi pekerja seks,” katanya.

Hal ini, katanya, menunjukkan remaja saat ini sudah sangat permisif terhadap seks, meski perilaku itu membawa mereka kepada situasi yang sangat kompleks.

“Mengingat situasi kesehatan remaja terutama kesehatan reproduksi dan seksualitas saat ini sudah mengkhawatirkan, remaja harus menanamkan sikap saling mendukung, saling mendidik dan saling menyelamatkan sebagai sesama sebaya remaja,” katanya.

“Karena perilaku remaja seperti itu berpotensi sebagai penyakit infeksi seperti sipilis dan HIV-Aids yang ditularkan melalui hubungan seks,” katanya.

Tentang solusinya terhadap para remaja yang terinveksi HIV-AIDS dimaskud, Alibrandi mengatakan, telah melakukan pendampingan dan sosialisasi secara periodik.

Pada kesempatan itu Alibrandi mengajak semua remaja NTT untuk bahu-membahu mencaritahu informasi tentang kesehatan reproduksi, seksualitas termasuk HIV-AIDS dan narkoba.

“Langkah ini diambil sebagai benteng awal untuk membentuk sikap dan perilaku. Dengan demikian diharapkan bisa mendidik sesama sebaya remaja agar terhindar dari epidemi HIV-AIDS,” katanya.

Sementara itu, program Manager HIV-AIDS PKBI NTT Jhon Ladjar menyampaikan, saat ini pihaknya sedang melakukan penanganan terhadap orang dengan HIV-AIDS (Odha).

“Untuk tahap awal, kegiatannya terpusat di Kota Kupang dan Kabupaten Kupang,” katanya.

sumber : harian surya post

Gaya Hidup Remaja di Kupang dan AIDS

Oleh : Ferdinand U.R Anaboeni

Kupang atau dalam ejaan lama sering disebut Koepang. Bagi rakyat Nusa Tenggara Timur tentu tidak asing bila mendengar kata Kupang. Kupang adalah sebuah kota pantai dipinggiran barat pulau Timor. Kupang juga merupakan ibukota Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Provinsi yang secara geografis merupakan wilayah terselatan dari Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Banyak hal yang menjadi memori tersendiri bagi rakyat NTT bila mendengar kata Kupang. Kupang merupakan surga bagi banyak masyarakat NTT untuk dijadikan tempat menaikkan derajat hidup mereka. Banyak yang sukses namun banyak juga yang pada akhirnya harus pergi meninggalkan kota ini kembali ke kampung halamannya masing-masing. Bila memilih untuk tetap tinggal dan menetap, mereka hanya dapat berharap kepada sanak saudara mereka yang telah lebih dulu menetap disini, dalam arti kata menumpang di sanak famili mereka.

Selain surga bagi para pencari kerja, bila mendengar kata kupang tentu akan diingatkan pada kata Flobamora yakni singkatan dari Flores, Sumba, Timor dan Alor. Beragam kebudayaan dari seluruh kepulauan di wilayah NTT ada di kota Kupang. Kemajemukan terlihat takkala kita berada di kota ini dan berjalan serta mendengar percakapan mereka di jalan-jalan kota tersebut. Selain masyarakat yang berasal dari wilayah NTT, para pendatang dari tanah Jawa, Sumatera, Bali, Ambon, Sulawesi, kepulauan NTB dan masih banyak lagi lainnya juga ada dan berbaur dengan baik di kota ini, tujuannya satu yakni menaikkan derajat kehidupannya.

Kupang juga merupakan Kota dengan beragam suguhan hiburan. Hiburan yang tidak bisa ditemui di wilayah-wilayah kepulauan NTT. Hiburan yang paling diminati oleh masyarakat Kupang pada umumnya dan para muda-mudi khususnya adalah tongkrongan di malam hari. Hal ini sudah menjadi sebuah gaya hidup yang cukup berakar dan sangat digandrungi oleh mereka. Hampir di tiap sudut kota kita bisa melihat sekelompok, beberapa bahkan individu yang sedang duduk dengan asyiknya menikmati indahnya malam.

Berbicara gaya hidup masyarakat Kupang, ada istilah yang sering diperbincangakan dikalangan masyarakatnya yakni “Hari ini muncul di TV, besok pasti sudah ada di Kupang”. Ungkapan ini dikemukakan seorang anak muda bernama Yus Ressie saat ditemui di kediaman rumahnya di jalan kuanino Kupang bulan Februari kemarin. Yus adalah sapaan dia. Yus sendiri saat ini sedang berkuliah di Fakultas Hukum UNDANA Kupang dan tengah mengambil kelas ekstension. Yus berpendapat ungkapan diatas dimaksudkan lifestyle para muda-mudi disini. Bagaimana tidak, segala macam pernak-pernik, pakaian, kendaraan, HP dan beragam peralatan elektronik lainnya yang kita lihat di televisi bisa kita jumpai disini dalam waktu yang relatif singkat setelah penayangannya di televisi menurutnya.

Dunia Malam Kupang

Eloknya Kupang memang indah. Dibalik hiruk pikuknya para pekerja, pelajar, raungan knalpot serta asap kendaraan bermotor beragam objek wisata banyak terdapat disini. Objek-objek wisata inilah yang menjadi hiburan dikala kesibukan pekerjaan dilakoni masyarakatnya.

Saat cahaya mentari terbenam dan gelapnya malam menyelimuti seluruh kota, cahaya mentari berganti cahaya lampu penerangan jalan, lampu pertokoan serta lampu kendaraan bermotor yang tak terhitung banyaknya. Kota ini telah berubah menjadi kota cahaya. Di balik indahnya kerlap-kerlip lampu, kota ini menyimpan ragam cerita. Cerita yang menawarkan hiburan malam nan erotis penuh gelora dan hasrat.

Hiburan malam yang terkenal di Kupang adalah hiburan kupu-kupu malam (pelacur/hostes). Bagaimana tidak, beragam tempat serta lokasi para kupu-kupu malam banyak terdapat disini, sebut saja BK, KD, KST atau PA. Keempatnya adalah tempat yang menjadi sumber hiburan bagi para pria yang haus dan butuh kasih sayang. Tidak sedikit yang mengkategorikannya sebagai pria hidung belang. Dengan tarif berkisar antara 30 ribu sampai 250 ribu para lelaki hidung belang sudah dapat menikmati dan merasakan layanan kupu-kupu malam. Hal ini diungkapkan Leo (nama samaran) saat dimintai informasi lewat sms. Leo seorang pengangguran asal kefamenanu yang telah hidup dan menetap di kota ini selama kurang lebih 20 tahun. Dalam pergaulannya Leo telah banyak mengenal dan bergaul dengan kehidupan malam kota ini, khususnya dunia prostistusi (pelacuran).

Dengan bantuan seorang teman berinisial RL, pengamatan dilakukan ke tempat kupu-kupu malam berada. Pengamatan diawali ke BK, sebuah hotel kelas melati berlantai 2. Didepan masing-masing kamar terlihat kupu-kupu malam dengan dandanan serta pakaian minim nan seksi. Dengan bahasa tubuhnya mereka menarik minat para lelaki hidung belang agar mau untuk mampir. Setelah pengamatan selama kurang lebih 30 menit, pelanggan yang datang dikategorikan kaum muda dan madya berumur 25 sampai 40 tahunan.

Pengamatan pun dilanjutkan ke KD, lokasi terluas dari tempat berkumpulnya kupu-kupu malam. Layaknya hotel berbintang, jumlah kamar yang tersedia lebih dari 50 dengan kupu-kupu malam di setiap kamarnya. Tarif disini terbilang murah. Dengan uang sebesar 30 ribu rupiah para lelaki hidung belang sudah bisa menggunakan jasa kupu-kupu malam. Setelah berjalan keliling ke seluruh area lokasi, beberapa remaja baya telihat berlalu lalang disini. Ada yang masuk tuk chek in namun lebih banyak yang sekedar berjalan keliling melihat suasana sambil sesekali bersenda gurau dengan sesama teman-temannya.

Dunia malam Kupang tidak terhenti sekedar “jajan” dan bersenang-senang bersama para kupu-kupu malam. Di kalangan muda-mudi, hangout bersama pasangan dan teman mereka lakoni ke tempat-tempat yang menyajikan hiburan live music. Sebut saja DH singkatan dari dancing house. DH adalah sebuah diskotik yang terletak di salah satu swalayan terkenal di kota ini. Dengan tarif masuk 10 ribu rupiah di hari kerja dan 20 ribu rupiah khusus sabtu dan minggu malam, para kawula muda dan penikmat dugem dapat menikmati indahnya malam bersama teman ataupun pasangannya.

Seks bebas di kalangan remaja

Seks bebas di beberapa kalangan masyarakat Kupang juga telah menjadi bagian dari gaya hidupnya masing-masing, terutama dikalangan remaja dan pemuda. Hal ini diungkapkan Daro (nama samara) seorang pegawai muda di Gedung Keuangan Negara Provinsi NTT saat dimintai informasi lewat e-mail. Selain sebagai pegawai kantoran, Daro yang masih lajang mengaku sebagai salah satu bagian dari kaum berpemahaman free sex not bad. Daro juga mengaku sering melakukan hubungan intim terkhusus dengan teman kencan dari kalangan remaja. Dia memberi informasi bahwa di kalangan remaja kota Kupang free sex adalah salah satu bentuk pencarian jati diri. Hal ini dikarenakan salah dalam bergaul. Saat ditanya apakah kaum mudi menginginkan uang layaknya seorang pelacur dari teman kencannya? Daro menjawab “kalau mau di bilang untuk mencari uang tidak juga karena latar belakang kehidupan mereka adalah keluarga yang berada dan tidak berkekurangan.”

Hal ini sesuai dengan apa yang dikatakan Daro. Sewaktu di Kupang sekitar pertengahan Februari 2009, penulis pernah berkunjung ke Dancing House bersama 2 orang teman. Disana dengan dibantu seorang teman kami bisa mengobrol dengan beberapa remaja wanita yang sedang asyik mengobrol dan bersenda gurau satu dengan lainnya.

Mereka yang mengaku dirinya anak gaul kota Kupang bertanya, “kalau di Jawa kakak sering ke tempat-tempat seperti ini?”

Aku pun menjawab “percaya atau sonde (tidak) ini pertama kalinya bta (saya) ke tempat seperti ini.”

Dengan senyuman dan tawa mengejek mereka berkata “Masak? Jangan-jangan kakak masih virgin (perjaka)?”

Wow, sebuah pertanyaan yang cukup mengagetkan yang keluar dari mulut seorang perempuan berumur 16 tahun batinku. Aku pun hanya tersenyum dan diam seribu bahasa.

Karena melihatku diam dan tak menjawab pertanyaan tersebut mereka semakin tertawa. Salah satu dari mereka berkata “Masak sih seorang seperti kakak masih virgin? Kalah donk sama ketong (kami) yang dari Kupang. Sonde jamannya lagi virgin-virginan.”

Obrolan ini terus berlanjut sampai jam 2 malam, waktu dimana Dancing House harus tutup. Dalam batinku aku telah mendapat sebuah cerita. Cerita yang akan kutulis dan kubagi kepada banyak orang tentang kondisi dan gaya hidup para remaja dan pemuda di kota ini, gaya hidup yang bertentangan dengan faham ketimuran.

HIV/ AIDS.

Pergaulan dan gaya hidup masyarakat di Kupang memang semakin berbeda dari waktu ke waktu dan mendekati sama dengan kota-kota besar lainnya di Indonesia. Bisa jadi hal seperti ini tidak hanya terjadi di Kupang namun juga di wilayah lain di Provinsi NTT. Kondisi seperti ini berakibat pada jumlah peningkatan penderita HIV dan AIDS di NTT. Data Dinas Kesehatan Provinsi NTT dari tahun 1997 sampai dengan 31 Mei 2008 memperlihatkan bahwa jumlah penderita HIV dan AIDS selalu meningkat dari tahun ke tahun. Hal ini dapat dilihat dari grafik yang tertera di gambar 1. Untuk kasus HIV, peningkatan tertinggi terjadi pada kurun waktu 2003-2004 dengan jumlah peningkatan mencapai 23 kasus. Untuk AIDS, kurun waktu tahun 2006-2007 adalah yang terburuk dengan peningkatan jumlah kasus mencapai 41.

Sedangkan presentase kasus HIV dan AIDS di Provinsi NTT berdasarkan jenis pekerjaannya (gambar 2) memperlihatkan bahwa pekerja seks komersial (PSK) menempati posisi teratas sebesar 27%, diikuti tenaga kerja Indonesia (TKI) sebesar 13%, lalu pegawai negeri sipil (PNS) 9% dan sebagainya. Untuk Persentase kasus HIV dan AIDS di Provinsi NTT berdasarkan golongan umur (gambar 3), umur 35-39 thn adalah pemegang urutan tertinggi 37%, diikuti umur 30-34 thn sebesar 23% dan sebagainya.

Dari jumlah penderita HIV dan AIDS di Provinsi NTT (gambar 4), kota Kupang menduduki peringkat tertinggi dengan jumlah total sebanyak 119 kasus. Terdiri dari HIV sebanyak 79 kasus dan AIDS 40 kasus. Dari total 119 kasus, jumlah yang telah mati sebanyak 28 orang.

Gambar 1

Gambar 2

Gambar 3

Gambar 4

sumber : talora07.wordpress.com

REMAJA DI TENGAH KEHIDUPAN KEREMAJAANNYA

Kata “remaja” berasal dari bahasa latin yaitu adolescere yang berarti to grow atau to grow maturity (Golinko, 1984 dalam Rice, 1990). Banyak tokoh yang memberikan definisi tentang remaja, seperti DeBrun (dalam Rice, 1990) mendefinisikan remaja sebagai periode pertumbuhan antara masa kanak-kanak dengan masa dewasa. Papalia dan Olds (2001) tidak memberikan pengertian remaja (adolescent) secara eksplisit melainkan secara implisit melalui pengertian masa remaja (adolescence).

Menurut Papalia dan Olds (2001), masa remaja adalah masa transisi perkembangan antara masa kanak-kanak dan masa dewasa yang pada umumnya dimulai pada usia 12 atau 13 tahun dan berakhir pada usia akhir belasan tahun atau awal dua puluhan tahun.

Menurut Adams & Gullota (dalam Aaro, 1997), masa remaja meliputi usia antara 11 hingga 20 tahun. Sedangkan Hurlock (1990) membagi masa remaja menjadi masa remaja awal (13 hingga 16 atau 17 tahun) dan masa remaja akhir (16 atau 17 tahun hingga 18 tahun). Masa remaja awal dan akhir dibedakan oleh Hurlock karena pada masa remaja akhir individu telah mencapai transisi perkembangan yang lebih mendekati masa dewasa.

Papalia & Olds (2001) berpendapat bahwa masa remaja merupakan masa antara kanak-kanak dan dewasa. Sedangkan Anna Freud (dalam Hurlock, 1990) berpendapat bahwa pada masa remaja terjadi proses perkembangan meliputi perubahan-perubahan yang berhubungan dengan perkembangan psikoseksual, dan juga terjadi perubahan dalam hubungan dengan orangtua dan cita-cita mereka, dimana pembentukan cita-cita merupakan proses pembentukan orientasi masa depan.

Transisi perkembangan pada masa remaja berarti sebagian perkembangan masa kanak-kanak masih dialami namun sebagian kematangan masa dewasa sudah dicapai (Hurlock, 1990). Bagian dari masa kanak-kanak itu antara lain proses pertumbuhan biologis misalnya tinggi badan masih terus bertambah. Sedangkan bagian dari masa dewasa antara lain proses kematangan semua organ tubuh termasuk fungsi reproduksi dan kematangan kognitif yang ditandai dengan mampu berpikir secara abstrak  (Hurlock, 1990; Papalia & Olds, 2001).

Yang dimaksud dengan perkembangan adalah perubahan yang terjadi pada rentang kehidupan (Papalia & Olds, 2001). Perubahan itu dapat terjadi secara kuantitatif, misalnya pertambahan tinggi atau berat tubuh; dan kualitatif, misalnya perubahan cara berpikir secara konkret menjadi abstrak (Papalia dan Olds, 2001). Perkembangan dalam kehidupan manusia terjadi pada aspek-aspek yang berbeda. Ada tiga aspek perkembangan yang dikemukakan Papalia dan Olds (2001), yaitu: (1) perkembangan fisik, (2) perkembangan kognitif, dan (3) perkembangan kepribadian dan sosial.

Aspek-aspek perkembangan pada masa remaja

Perkembangan fisik
Yang dimaksud dengan perkembangan fisik adalah perubahan-perubahan pada tubuh, otak, kapasitas sensoris dan ketrampilan motorik (Papalia & Olds, 2001). Perubahan pada tubuh ditandai dengan pertambahan tinggi dan berat tubuh, pertumbuhan tulang dan otot, dan kematangan organ seksual dan fungsi reproduksi. Tubuh remaja mulai beralih dari tubuh kanak-kanak yang cirinya adalah pertumbuhan menjadi tubuh orang dewasa yang cirinya adalah kematangan. Perubahan fisik otak sehingga strukturnya semakin sempurna meningkatkan kemampuan kognitif (Piaget dalam Papalia dan Olds, 2001).

Perkembangan Kognitif
Menurut Piaget (dalam Santrock, 2001), seorang remaja termotivasi untuk memahami dunia karena perilaku adaptasi secara biologis mereka. Dalam pandangan Piaget, remaja secara aktif membangun dunia kognitif mereka, di mana informasi yang didapatkan tidak langsung diterima begitu saja ke dalam skema kognitif mereka. Remaja sudah mampu membedakan antara hal-hal atau ide-ide yang lebih penting dibanding ide lainnya, lalu remaja juga menghubungkan ide-ide tersebut. Seorang remaja tidak saja mengorganisasikan apa yang dialami dan diamati, tetapi remaja mampu mengolah cara berpikir mereka sehingga memunculkan suatu ide baru.

Perkembangan kognitif adalah perubahan kemampuan mental seperti belajar, memori, menalar, berpikir, dan bahasa. Piaget (dalam Papalia & Olds, 2001) mengemukakan bahwa pada masa remaja terjadi kematangan kognitif, yaitu interaksi dari struktur otak yang telah sempurna dan lingkungan sosial yang semakin luas untuk eksperimentasi memungkinkan remaja untuk berpikir abstrak. Piaget menyebut tahap perkembangan kognitif ini sebagai tahap operasi formal (dalam Papalia & Olds, 2001).

Tahap formal operations adalah suatu tahap dimana seseorang sudah mampu berpikir secara abstrak. Seorang remaja tidak lagi terbatas pada hal-hal yang aktual, serta pengalaman yang benar-benar terjadi. Dengan mencapai tahap operasi formal remaja dapat berpikir dengan fleksibel dan kompleks. Seorang remaja mampu menemukan alternatif jawaban atau penjelasan tentang suatu hal. Berbeda dengan seorang anak yang baru mencapai tahap operasi konkret yang hanya mampu memikirkan satu penjelasan untuk suatu hal. Hal ini memungkinkan remaja berpikir secara hipotetis. Remaja sudah mampu memikirkan suatu situasi yang masih berupa rencana atau suatu bayangan (Santrock, 2001). Remaja dapat memahami bahwa tindakan yang dilakukan pada saat ini dapat memiliki efek pada masa yang akan datang. Dengan demikian, seorang remaja mampu memperkirakan konsekuensi dari tindakannya, termasuk adanya kemungkinan yang dapat membahayakan dirinya.

Pada tahap ini, remaja juga sudah mulai mampu berspekulasi tentang sesuatu, dimana mereka sudah mulai membayangkan sesuatu yang diinginkan di masa depan. Perkembangan kognitif yang terjadi pada remaja juga dapat dilihat dari kemampuan seorang remaja untuk berpikir lebih logis. Remaja sudah mulai mempunyai pola berpikir sebagai peneliti, dimana mereka mampu membuat suatu perencanaan untuk mencapai suatu tujuan di masa depan (Santrock, 2001).

Salah satu bagian perkembangan kognitif masa kanak-kanak yang belum sepenuhnya ditinggalkan oleh remaja adalah kecenderungan cara berpikir egosentrisme (Piaget dalam Papalia & Olds, 2001). Yang dimaksud dengan egosentrisme di sini adalah “ketidakmampuan melihat suatu hal dari sudut pandang orang lain” (Papalia dan Olds, 2001). Elkind (dalam Beyth-Marom et al., 1993; dalam Papalia & Olds, 2001) mengungkapkan salah satu bentuk cara berpikir egosentrisme yang dikenal dengan istilah personal fabel.

Personal fabel adalah “suatu cerita yang kita katakan pada diri kita sendiri mengenai diri kita sendiri, tetapi [cerita] itu tidaklah benar” . Kata fabel berarti cerita rekaan yang tidak berdasarkan fakta, biasanya dengan tokoh-tokoh hewan. Personal fabel biasanya berisi keyakinan bahwa diri seseorang adalah unik dan memiliki karakteristik khusus yang hebat, yang diyakini benar adanya tanpa menyadari sudut pandang orang lain dan fakta sebenarnya. Papalia dan Olds (2001) dengan mengutip Elkind menjelaskan “personal fable” sebagai berikut :

“Personal fable adalah keyakinan remaja bahwa diri mereka unik dan tidak terpengaruh oleh hukum alam. Belief egosentrik ini mendorong perilaku merusak diri [self-destructive] oleh remaja yang berpikir bahwa diri mereka secara magis terlindung dari bahaya. Misalnya seorang remaja putri berpikir bahwa dirinya tidak mungkin hamil [karena perilaku seksual yang dilakukannya], atau seorang remaja pria berpikir bahwa ia tidak akan sampai meninggal dunia di jalan raya [saat mengendarai mobil], atau remaja yang mencoba-coba obat terlarang [drugs] berpikir bahwa ia tidak akan mengalami kecanduan. Remaja biasanya menganggap bahwa hal-hal itu hanya terjadi pada orang lain, bukan pada dirinya”.

Pendapat Elkind bahwa remaja memiliki semacam perasaan invulnerability yaitu keyakinan bahwa diri mereka tidak mungkin mengalami kejadian yang membahayakan diri, merupakan kutipan yang populer dalam penjelasan berkaitan perilaku berisiko yang dilakukan remaja (Beyth-Marom, dkk., 1993). Umumnya dikemukakan bahwa remaja biasanya dipandang memiliki keyakinan yang tidak realistis yaitu bahwa mereka dapat melakukan perilaku yang dipandang berbahaya tanpa kemungkinan mengalami bahaya itu.

Beyth-Marom, dkk (1993) kemudian membuktikan bahwa ternyata baik remaja maupun orang dewasa memiliki kemungkinan yang sama untuk melakukan atau tidak melakukan perilaku yang berisiko merusak diri (self-destructive). Mereka juga mengemukakan adanya derajat yang sama antara remaja dan orang dewasa dalam mempersepsi self-invulnerability. Dengan demikian, kecenderungan melakukan perilaku berisiko dan kecenderungan mempersepsi diri invulnerable menurut Beyth-Marom, dkk., pada remaja dan orang dewasa adalah sama.

Perkembangan kepribadian dan sosial
Yang dimaksud dengan perkembangan kepribadian adalah perubahan cara individu berhubungan dengan dunia dan menyatakan emosi secara unik; sedangkan perkembangan sosial berarti perubahan dalam berhubungan dengan orang lain (Papalia & Olds, 2001). Perkembangan kepribadian yang penting pada masa remaja adalah pencarian identitas diri. Yang dimaksud dengan pencarian identitas diri adalah proses menjadi seorang yang unik dengan peran yang penting dalam hidup (Erikson dalam Papalia & Olds, 2001).

Perkembangan sosial pada masa remaja lebih melibatkan kelompok teman sebaya dibanding orang tua (Conger, 1991; Papalia & Olds, 2001). Dibanding pada masa kanak-kanak, remaja lebih banyak melakukan kegiatan di luar rumah seperti kegiatan sekolah, ekstra kurikuler dan bermain dengan teman (Conger, 1991; Papalia & Olds, 2001). Dengan demikian, pada masa remaja peran kelompok teman sebaya adalah besar.

Pada diri remaja, pengaruh lingkungan dalam menentukan perilaku diakui cukup kuat. Walaupun remaja telah mencapai tahap perkembangan kognitif yang memadai untuk menentukan tindakannya sendiri, namun penentuan diri remaja dalam berperilaku banyak dipengaruhi oleh tekanan dari kelompok teman sebaya (Conger, 1991).

Kelompok teman sebaya diakui dapat mempengaruhi pertimbangan dan keputusan seorang remaja tentang perilakunya (Beyth-Marom, et al., 1993; Conger, 1991; Deaux, et al, 1993; Papalia & Olds, 2001). Conger (1991) dan Papalia & Olds (2001) mengemukakan bahwa kelompok teman sebaya merupakan sumber referensi utama bagi remaja dalam hal persepsi dan sikap yang berkaitan dengan gaya hidup. Bagi remaja, teman-teman menjadi sumber informasi misalnya mengenai bagaimana cara berpakaian yang menarik, musik atau film apa yang bagus, dan sebagainya (Conger, 1991).

Ciri-ciri Masa Remaja
Masa remaja adalah suatu masa perubahan. Pada masa remaja terjadi perubahan yang cepat baik secara fisik, maupun psikologis. Ada beberapa perubahan yang terjadi selama masa remaja.

  1. Peningkatan emosional yang terjadi secara cepat pada masa remaja awal yang dikenal dengan sebagai masa storm & stress. Peningkatan emosional ini merupakan hasil dari perubahan fisik terutama hormon yang terjadi pada masa remaja. Dari segi kondisi sosial, peningkatan emosi ini merupakan tanda bahwa remaja berada dalam kondisi baru yang berbeda dari masa sebelumnya. Pada masa ini banyak tuntutan dan tekanan yang ditujukan pada remaja, misalnya mereka diharapkan untuk tidak lagi bertingkah seperti anak-anak, mereka harus lebih mandiri dan bertanggung jawab. Kemandirian dan tanggung jawab ini akan terbentuk seiring berjalannya waktu, dan akan nampak jelas pada remaja akhir yang duduk di awal-awal masa kuliah.
  2. Perubahan yang cepat secara fisik yang juga disertai kematangan seksual. Terkadang perubahan ini membuat remaja merasa tidak yakin akan diri dan kemampuan mereka sendiri. Perubahan fisik yang terjadi secara cepat, baik perubahan internal seperti sistem sirkulasi, pencernaan, dan sistem respirasi maupun perubahan eksternal seperti tinggi badan, berat badan, dan proporsi tubuh sangat berpengaruh terhadap konsep diri remaja.
  3. Perubahan dalam hal yang menarik bagi dirinya dan hubungan dengan orang lain. Selama masa remaja banyak hal-hal yang menarik bagi dirinya dibawa dari masa kanak-kanak digantikan dengan hal menarik yang baru dan lebih matang. Hal ini juga dikarenakan adanya tanggung jawab yang lebih besar pada masa remaja, maka remaja diharapkan untuk dapat mengarahkan ketertarikan mereka pada hal-hal yang lebih penting. Perubahan juga terjadi dalam hubungan dengan orang lain. Remaja tidak lagi berhubungan hanya dengan individu dari jenis kelamin yang sama, tetapi juga dengan lawan jenis, dan dengan orang dewasa.
  4. Perubahan nilai, dimana apa yang mereka anggap penting pada masa kanak-kanak menjadi kurang penting karena sudah mendekati dewasa.
  5. Kebanyakan remaja bersikap ambivalen dalam menghadapi perubahan yang terjadi. Di satu sisi mereka menginginkan kebebasan, tetapi di sisi lain mereka takut akan tanggung jawab yang menyertai kebebasan tersebut, serta meragukan kemampuan mereka sendiri untuk memikul tanggung jawab tersebut.

Tugas perkembangan remaja
Tugas perkembangan remaja menurut Havighurst dalam Gunarsa (1991) antara lain :

  • memperluas hubungan antara pribadi dan berkomunikasi secara lebih dewasa dengan kawan sebaya, baik laki-laki maupun perempuan
  • memperoleh peranan sosial
  • menerima kebutuhannya dan menggunakannya dengan efektif
  • memperoleh kebebasan emosional dari orangtua dan orang dewasa lainnya
  • mencapai kepastian akan kebebasan dan kemampuan berdiri sendiri
  • memilih dan mempersiapkan lapangan pekerjaan
  • mempersiapkan diri dalam pembentukan keluarga
  • membentuk sistem nilai, moralitas dan falsafah hidup

Erikson (1968, dalam Papalia, Olds & Feldman, 2001) mengatakan bahwa tugas utama remaja adalah menghadapi identity versus identity confusion, yang merupakan krisis ke-5 dalam tahap perkembangan psikososial yang diutarakannya. Tugas perkembangan ini bertujuan untuk mencari identitas diri agar nantinya remaja dapat menjadi orang dewasa yang unik dengan sense of self yang koheren dan peran yang bernilai di masyarakat (Papalia, Olds & Feldman, 2001).

Untuk menyelesaikan krisis ini remaja harus berusaha untuk menjelaskan siapa dirinya, apa perannya dalam masyarakat, apakah nantinya ia akan berhasil atau gagal yang pada akhirnya menuntut seorang remaja untuk melakukan penyesuaian mental, dan menentukan peran, sikap, nilai, serta minat yang dimilikinya.

sumber : rumahbelajarpsikologi.com

Zivilia Band: Sukses Berkat Kerja Keras

Kesuksesan  Zivilia ditempuh dengan jalan yang tidak mudah. Group musik yang satu ini tengah naik daun dikalangan anak muda Indonesia, terutama para gadis muda lebih banyak menggemarinya.

Kesuksesan yang ditempuh melalui jalan berliku membuat Zivilia tetap bertengger diatas blantika musik Indonesia. Walau terbilang masih pemain baru alias pendatang baru, Zivilia Band yang digawangi dua personal Zhul dan Idham Akbar. Keduanya bersama Zivilia berhasil menarik hati pencinta musik Indonesia lewat lagunya “ Aishiteru “

Ketenaran dan kesuksesan yang kini tengah disandangnya berawal berkat penampilan pertamanya di sebuah acara musik di negeri Sakura, Jepang. Waktu itu Zivilia baru dipersonilkan empat orang personil tampil sebagai group pembuka, dan disanalah Zivilia tidak sendiri, ternyata ada juga group musik tanah air lainnya yang meramaikan acara musik tersebut. Salah satunya Naff.

“Waktu itu Naff tertarik sama lagu kita, mereka bantu Zivilia agar bisa dikenal orang banyak,” ucap Zhul.

Saat ini lagu Aishiteru telah menjadi salah satu top RBT di hampir seluruh provider ponsel. “Senang banget, terima kasih buat para fans Zivilia kita bisa jadi nomor satu,” kata Zhul bangga. Selamat ya Zivilia.

Dilansir : Rohmat Syaifudin

Sumber : Liputan6 / ayb / dbs

Sinta – Jojo vs Santo – Johan

Keong Racun Vs Tokek Racun

Untuk mencapai ke popularitas banyak cara yang dilakukan orang. Kali ini ada yang aneh tapi nyata. Lihat saja ada-ada aja cara orang yang numpang ngetop melalui video lip sync yang dilakukan Shinta dan Jojo dengan lagunya Keong Racun, kini jadi ngetop banget lagu tersebut.

Ulah dan laga Shinta bersama Jojo kini mendapat saingan sekaligus sebagai jawaban atas ulahnya bersama Keong Racun-nya. Shinta dan Jojo dibalas dengan lagu yang nggak kalah kocaknya Tokek Racun. Kali ini lawannya adalah sepasang cowok kocak  ” Santo dan Johan ” yang nggak kalah gilanya dari Shinta dan Jojo.

Lagu itu juga diunggah di situs YouTube oleh pengguna dengan nama Mr X-Katrok. Bedanya, suara lelaki dalam video itu tidak terlihat menunjukkan wajahnya. Video Shinta dan Jojo yang centil tetap saja dipakai.

Lirik lagu dalam video berdurasi 5,35 menit itu tergolong jorok dan sarkas. Isinya mengolok-olok cewek, membalas olok-olok terhadap cowok dalam Keong Racun. Inilah potongan liriknya :


Dasar kau tokek racun
sudah dibayar, eh nolak tidur
ngomong gak mau ML,
tau kau tetap terus nempel

Eh, kau lebay sekali
Pakai basa-basi kau nolak happy-happy
Eh, gaya malu-malu
Pakai basa basi kau nolak happy-happy

Sorry sorry sorry, jeng
Kau cantik tapi gendheng
Sorry sorry sorry, mbak
Kau memang cewek murahan.

lip sync ” Tokek Racun ” Santo and Johan


Dilansir : Rohmat Syaifudin

Sumber : kompas.com

Artikel Remaja :

Jangan Sesalkan Terlahir Sebagai Cewek Atau Cowok

Jangan pernah menyesal kalau kita terlahir sebagai seorang cewek, apalagi jadi cewek itu banyak banget keasyikannya. Nah, kalau ada yang bilang jadi cowok lebih asyik mungkin itu relative. Oke, fisik cowok boleh saja kelihatan lebih kuat tapi ternyata cewek juga punya lebih banyak kelebihan. Ada 11 hasil penelitian yang berhasil membuktikan betapa hebatnya cewek!

1.    LEBIH BANYAK TEMAN

Saat stress otak kita melepaskan hormone oxytocin. Pada kebanyakan cewek hormone ini dapat membuat cewek menjadi lebih manja dan butuh perhatian. Kebutuhan ini kemudian membuat kita lebih mudah berteman. Jadi tidak heran kalau cewek doyan banget curhat, dengan demikian cewek jadi punya lebih banyak teman. Asyiknya lagi dengan bertambahnya jumlah teman, kesehatan kita jadi lebih baik, karena kita dapat bersosialisasi yang dapat mengurangi resiko penyakt darah tinggi, jantung, kolesterol dan depresi. Ngobrol dengan teman jga membuat kita menjauhi kebiasaan buruk seperti merokok dan ngemil.

2.    LEBIH TAHAN LAMA

Sebuah penelitian di Belanda membuktikan bahwa penyumbatan pada oembuluh darah arteri yang juga terjadi di pembuluh darah otak akan mengakibatkan turunnya kemampuan mental seseorang seiring dengan bertambahnya usia. Penelitian ini juga menyatakan kalau secara biologis umumnya para cowoklah yang rentan terkena penyumbatan pembuluh darah otak. Selain itu usia otak cewek juga terbukti lebih awet. Jadi kita bisa mengandalkan fungsi otak kita lebih tahan lama. Simpelnya sih cowok akan lebih cepat pikun ketimbang cewek.

3.    LEBIH JAGO MEMIMPIN

Cewek berpotensi yang lebih besar menjadi boss ketimbang cowok. Saat cowok mengekspresikan EQ-nya yang lebih sering dikenal dengan kecerdasan emosional,mereka cenderung ngotot ddan egois. Sementara cewek terbukti lebih bisa berempati dan mngerti perasaan orang lain, dan cewek mempunyai potensi yang lebih baik untuk bekerja dalam tim. Sebagai pemimpin cewek dinilai lebih mampu memotivasi karyawan dan membuat mereka merasa nyaman bekerja di kantor. Apalagi kalu keterampilan kita tiak kalah dibandingkan cowok, pasti akan lebih oke kalau kita yang memimpin. Unttungnya lagi tipe pemimpin seperti ini semakin digemari mengigat sekarang prinsip kebebasan lebih disukai.

4.    LEBIH PANJANG UMUR

Kegiatan kita sehari-hari tiga sampai lima kali lebih aktif dibandingkan cowok, cewek banyak melakukan aktifitas yang lebih banyak gerak seperti masak, membersihkan rumah, belanja di pasar ssambil tawr menawar, jalan dari satu toko ke toko lainnya. Pkoknya yang dikerjakan bisa bikin fisik dan mental lebih segar, jadinya lebih panjang umur.

5.    POLA MAKAN LEBIH SEHAT

Cewek lebih selektif dalam memilih makanan. Saat cewek memilih makanan sebagian besar yang bekerja adalah indera penciuman, yaitu sebanyak 70 persen. Nah, karena indera penciuman kita lebih tajam daripada cowok, kita jadi lebih selektif dalam memilih makanan.selain itu indera pengecapan kita juga lebih peka sehingga kita akan puas menikmati makanan meski dalam jumlah yang sedikit.

6.    SADAR KESEHATAN

Kenyataannya cewek ternyata lebih rajin dalam memeriksakan kesehatannya ke dokter, termasuk melakukan medical check up. Kita juga lebih cepat mengambil tindakan penyembuhan. Kalu sakit kita lebih sabar untuk beristirahat total, sehingga klebih cepat smebuh. Sejak usia puber kiat lebih banyak masalah sensitive dengan kesehatan. Saat bermasalah dengan haid, kita tidak ragu untuk pergi ke dokter. Jadi cewek sudah erat kaitannya dengan dokter.

7.    PUNYA INDERA KEENAM

Perasaan cewek ternyata lebih peka daripada cowok. Berdasarkan hasil scan otak pada cewek, ditemukanlebih banyak memori dan aktifitas otak saat kita beristirahat. Inin membuktikan bahwa saat beristirahatpun otak kita tetap bekerja dan memberi respon terhadap aktifitas di sekitar kita. Dari sinilah kita mendapatkan intuisi yang kadang-kadang disebut indera keenam.

8.    LEBIH SABAR

Sebagai seorang cewek kita juga mesti berterimakasih karena memiliki kapsitas otak yang lebih besar daripada cowok terutama kemampuan menyensor tindakan agresif. Hal inilah yang membuat kita lebih mudah mengatasi stress dan mampu menahan marah dengan lebih baik. Buktinya kita lebih mampu menyalurkan amarah dengan cara yang elegan daripada membentak dan berkelahi seperti cowok.

9.    MENDENGAR LEBIH TAJAM

Berdasarkan penelitian pendengaran cowok memang tidak sebaik cewek, karena ada dua saraf yang di otak cewek yang bekerja aktif saat kita mendengarkan sedangkan pada cowok hanya ada satu saraf saja yang aktif. Oleh karena itu kita terkadang bisa mendengar dua percakapan sekaligus dalam waktu yang  bersamaan.

10.    INDERA PENCIUMAN LEBIH TAJAM

Berdasarkan penelitian yang ada di philadelpia yang menguji penciuman cewek dengan percobaan mencium aroma buah ceri dan kacang almond. Stelah beberapa kali tarikan nafas, ternyata penciuman kita menjadi makin sensitive dengan aroma yang sama. Hal ini karena jasa hormone estrogen yang hanya dimiliki oleh cewek dapat mempertajam indera penciuman yang dimiliki cewek dan tidak dimiliki cowok.

11. LEBIH CERDAS

Pada bagian tertentu otak yang dimiliki cewek yang berfungsi untuk berpikir ternyata ukurannya lebih besar daripada cowok. Bagian inilah yang membuat kita lebih mampu berkomunikasi dengan lebih baik dibandingkan cowok. Peredaran darah lebih lancer pada bagian tertentu juga meningkatkan kemampuan kita untuk mengingat percakapan daripada cowok. Pantas saja kan kalo cewek lebih suka bergosip??
Nah, kalau sudah begini lebih asyik mana jadi cewek atau cowok???

sumbe asli tanpa edit : pusatremaja.com

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: