Warta Sinar Indonesia Group – Mediatama Bintang Lima Group

Dunia kriminalitas di Indonesia kembali dihiasi wajah-wajah cantik. Pada saat ini pula berita kriminal kembali menggema meruak keras disetiap media yang gencar memberitakannya. Wajah-wajah cantik dari kalangan intelektual, bahkan kebanyakan dari kalangan menengah keatas tingkat perekonomiannya justru  kini gemar membuat sensasi dengan mengorbankan kepentingan orang lain. Berbagai tindakan kejahatan menjadi modal untuk ketenaran.

——————–

Selly Yulistiawati Si Cantik Sang Penipu Ulung :

Selly Yulistiawati dengan kasusnya yang terbilang juga unik di dunia kriminalitas, dirinya lebih pintar dan cerdas melakukan aksi kejahatan dengan penggunaan teknologi informatika dan komunikasi pada situs jejaring sosial, Facebook. Dengan teknologi inilah Selly lebih leluasa melakukan berbagai tindakan kejahatannya dengan modus penipuan kesetiap pengguna situs jejaring tersebut.

Namun langkahnya terhenti karna dirinya telah lama menjadi target Polda Metro Jaya dan Polresta Bogor sebagai buronan DPO (Daftar Pencarian Orang).

Buronan kasus penipuan Selly Yulistiawati ditangkap polisi saat bersama kekasihnya Bima Maulana di Bali pada Minggu 27 Maret 2011. Saat itu mereka tengah menginap di sebuah hotel di kawasan Seminyak, yang pada akhirnya harus berakhir kemesrahan mereka di tangan polisi Bali.

Selly Yustiawati yang memiliki nama asli Rasellya Rahman Taher benar-benar membuat kehebohan. Gadis yang dulu populer di internet karena dituduh sebagian orang sebagai penipu ulung kembali ramai diperbincangkan setelah ditangkap di Bali.

Dia akhirnya dipaksa diciduk polisi di sebuah hotel bersama pacarnya, di kawasan Seminyak Kuta Bali. Selama ini, Selly menjadi buronan Polda Metro Jaya dan Polresta Bogor dalam kasus penipuan dengan berbagai modus. Satuan Reserse Kriminal Polresta Bogor sebelumnya telah resmi menetapkan Selly dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) pada 4 Maret 2010.

Sepakterjang Selly telah menggegerkan banyak orang, khususnya pengguna Facebook. Dari berbagai tanggapan Selly termasuk seorang wanita yang pandai memanfaatkan peluang selain wajahnya yang cantik. (baca beritanya : Fenomena “Selly Yulistiawati” Si Cantik Sang Penipu Ulung).


——————–

Malinda Dee Penggelapan Dana Citibank :

Setelah Selly Yulistiawati, kini hadir wajah baru yang juga tidak kalah cantiknya.  Sebut saja dia adalah Malinda Dee. Malinda Dee sedikit berbeda cara  melakukan kejahatannya dengan Selly Yulistiawati.

Berita Melinda Dee menghebohkan kita pada kabar adanya penggelapan dana nasabah yang dilakukan oleh dirinya. Sementara itu di berbagai jejaring sosial Malinda Dee sedang ramai diperbincangkan banyak orang.

Malinda Dee, 37 tahun, karyawati Citibank Jakarta nekat merampok dana nasabah sebesar Rp17 miliar. Berbagai modus untuk mengeruk uang nasabah yakni memanipulasi data rekening, memindahkan rekening nasabah ke rekening milik sendiri. Dia yang saat itu adalah karyawan Citibank yang nekat membobol dana nasabahnya sampai dengan Rp. 17 miliar.

Berbagai trik dia lakukan untuk membobol uang tersebut dengan cara manipulasi data dan mengalihkan dana milik nasabah ke rekeningnya. Kasus ini terungkap setelah nasabah Citibank melapor polisi karena dana di rekeningnya berkurang.

Penggelapan dana nasabah akhirnya berakhir juga setelah banyak laporan para nasabah Citibank ke kepolisian. Dan akhirnya nasib Melinda sama dengan nasib Selly. Malinda Dee ditangkap pada hari Rabu tanggal 23 Maret 2011 di Jakarta, polisi juga menyita sebuah mobil Hammer-3 Luxury Sport Utility B 18 DIK yang ditaksir senilai Rp 3, 4 miliar, diduga hasil kejahatan pencurian uang nasabah.

Menurut pihak kepolisian Malinda Dee bisa dijerat pasal 49 ayat 1 dan 2 UU no 7 tahun 1992 sebagaimana diubah dengan UU no 10 tahun 1998 tentang perbankan dan atau pasal 6 UU no 15 tahun 2002 sebagaimana diubah dengan UU no 25 tahun 2003 sebagaimana diubah dengan UU no 8 tahun 2010 tentang tindak pidana pencucian uang.

Penyidik Direktorat II Ekonomi dan Khusus Badan Reserse dan Kriminal Markas Besar Polri saat ini sedang menyelidiki perusahaan milik Melinda Dee, tersangka penggelapan dan pencucian uang milik nasabah Citibank.

Dana nasabah Citibank yang dipindahkan Malinda Dee melalui suatu transaksi dibantu lewat teler ke satu bank. Dari bank itu ditaruh di perusahaan lain yang ternyata itu perusahaan dia (MD),” kata Juru Bicara Mabes Polri Anton Bachrul Alam di Mabes Polri, Rabu 30 Maret 2011.

Ketika ditanya pada bidang apa perusahaan Melinda Dee itu bergerak, Anton menolak menjelaskannya. Menurutnya semua masih dalam proses penyidikan. “Perusahaannya gede,” kata dia.

Dan sampai saat ini kasus Malinda Dee masih terus diselidiki oleh pihak kepolisian. Sementara itupun Malinda Dee banyak mendapatkan dukungan pembelaan dari berbagai advikasi bantuan hukum.

——————–


Wajah-wajah Cantik Trend Kriminalitas Saat Ini

MALINDA DEE – SELLY YULISTIAWATI

 

Inilah trend wajah kriminalitas di negeri Indonesia saat ini. Tindakan kejahatan apapun banyak terjadi di saat-saat negeri sedang morat-marit perekonomiannya. Kejahatan tidak terjadi dengan sendirinya, justru karena ada niat dan peluang kejahatan semakin terbuka. Tindakan kejahatan ternyata lebih mudah untuk mendapatkan sesuatu penghasilan lebih. Tidak hanya pada kejahatan penipuan, pembunuhan, narkoba, dan pemerkosaan. Kejahatan korupsi pun di negeri ini justru lebih berkepentingan untuk bisa memenuhi hajat pribadi maupun golongan.

Sungguh cerminan suram bagi hukum Indonesia yang sebenarnya. Ketidak tegasan penerapan dan penegakkan hukum justrus menjadikan peluang lebar untuk melakukan kegiatan kejahatan dimana-mana, dan sungguh menyedihkan lagi kejahatan itu banyak dilakukan dari kalangan intelektual yang berdasi. Serta wajah-wajah cantik wanita yang tidak punya nurani kewanitaannya. Walau hal ini tidak semua wanita di negeri ini senang maupun gemar melakukan tindakkan kejahatan apapun, akan tetapi dari sedikit wanita yang melakukan kejahatan justru mencoreng nama baik kaum wanita itu sendiri.

Dari berbagai peristiwa hitam yang dilakukan segelintir wanita berwajah cantik tersebut seharusnya bisa menjadi cerminan kita semua, terlebih bagi kaum wanita itu sendiri. Gunakan dan manfaatkan sebenar-benarnya emansipasi wanita yang sudah mulai terbuka di era kebebasan saat ini dengan kegiatan dan tindakan yang lebih bermanfaat dan positif. Justru bukan dengan cara pemanfaatan dan tindakan yang dilakukan Malinda Dee atau Selly Yulistiawati, dua tokoh kejahatan berwajah cantik saat ini.

Sumber : Disari dari berbagai media terkait dan trpercaya.

Dilansir ulang oleh : Syaifud Adidharta.

%d blogger menyukai ini: