Warta Sinar Indonesia Group – Mediatama Bintang Lima Group

PIALA AFF SUZUKI Cup 2010

Indonesia Meraih Kemenangan Final Leg Ke 2 Piala AFF Suzuki Cup 2010, Namun Tidak Meraih Trofi Juara Utama

Tim nasional sepak bola Indonesia gagal menjuarai AFF Suzuki Cup setelah hanya mampu meraih kemenangan 2-1 atas Malaysia pada pertandingan final kedua yang digelar di Stadion Utrama Gelora Bung Karno Jakarta, Rabu malam.

Malaysia yang pada pertandingan final pertama menang 3-0, memastikan sebagai juara Piala AFF untuk pertamakalinya dalam sejarah mereka dengan kemenangan agregat 4-2. Indonesia yang juga sedang memburu gelar pertamanya di kejuaraan antarnegara ASEAN itu kini harus puas di posisi kedua.

sumber : antaranews

Indonesia vs Malaysia (2-1) All Goals Complete Highlights 2010 AFF Suzuki Cup Final Second Leg

 

Firman Utina Pemain Terbaik Piala AFF Suzuki Cup 2010

Kapten timnas Indonesia Firman Utina meraih gelar pemain terbaik di ajang AFF Suzuki Cup 2010. Atas keberhasilannya itu, Firman berhak memperoleh hadiah uang senilai 10.000 dolar AS. Sementara pencetak gol terbanyak direbut Mohd Safee dari Malaysia dengan lima gol.

Dalam laga final kedua ini, Firman harus keluar di babak kedua, dan digantikan Bambang Pamungkas. Firman berperan besar untuk Timnas sejak babak penyisihan grup hingga final. Firman Utina kelahiran Manado, Sulawesi Utara, 15 Desember 1981 ini mampu tampil penuh memotivasi rekan-rekannya. Posisi sebagai gelandang serang ini memberikan umpan matang untuk pemain lini depan.

Saat ini ia memperkuat Sriwijaya FC tim dari Liga Super Indonesia memiliki tinggi badan 165 cm. Pemain ini pernah bermain di klub Persma Manado, Persita Tangerang, dan Arema Malang. Ia juga telah memperkuat tim nasional sepak bola Indonesia dan terpilih sebagai Pemain Terbaik pada pertandingan Indonesia melawan Bahrain di Piala Asia 2007.

Ia juga sempat mengantarkan Arema Malang menjuarai Copa Dji Sam Soe dan terpilih menjadi pemain terbaik pada pertandingan tersebut. Dalam laga final ini, Timnas sepak bola Indonesia gagal merebut gelar AFF Suzuki Cup setelah hanya menang 2-1 atas Malaysia di Stadion Utama Gelora Bung Karno Jakarta, Rabu.

Malaysia mengukir sejarah baru untuk pertama kalinya merebut trofi dengan kemenangan agregat 4-2. Di final pertama, Harimau Malaya menang 3-0 atas Tim Garuda. (antaranews)

Safee Siap Terima Tawaran dari Semua klub

Tampil sebagai pencetak gol terbanyak di turnamen Piala AFF 2010 tentu membuat nama Mohamad Safee Bin Mohamad Sali semakin melambung. Ujung tombak Malaysia itu kini membuka pintu bagi klub yang ingin meminangnya.

Safee tampil sebagai top skorer Piala AFF 2010 dengan mencetak lima gol. Jasa Safee begitu besar bagi Malaysia khususnya dalam dua laga final.

Saat tampil di Kuala Lumpur pada final leg pertama, penyerang berusia 26 tahun itu memborong sepasang gol guna membawa Malaysia menang 3-0 atas Indonesia. Safee juga mencetak sebiji gol saat Malaysia bertandang ke Jakarta. “Keberhasilan ini merupakan hasil kerja kerasku sepanjang turnamen ini,” kata Safee dalam jumpa pers usai pertandingan final kedua, Rabu 29 Desember 2010.

Semakin tajam bersama timnas membuat striker Malaysia bernomor punggung 10 itu membuka pintu untuk memcoba tantangan karier di klub manapun. “Sabagai seorang pemain profesional saya harus menerima tawaran dari klub manapun. Saya tidak menutup kemungkinan untuk bermain di Indonesia,” aku Safee.

Gelar pencetak gol terbanyak semakin melengkapi prestasi manis Malaysia dipenghujung tahun ini. Safee mengawinkan gelar top skorer dengan titel juara milik Harimau Melayu.

sumber : bolanews

Riedl: Kendati Kalah, Timnas Bermain Luar Biasa

Pelatih Alfred Riedl mengatakan, kendati Indonesia tak juara, namun skuadnya telah menunjukan permainan luar biasa. 45 menit pertama, merupakan babak pertama yang paling terbaik sepanjang Piala AFF. Terima kasih Timnas.

“Hari ini, pasukan Merah-Putih main luar biasa. Kami hanya sedikit kurang beruntung. Namun, kami telah bekerja keras sepanjang babak,” ujar Riedl, dalam jumpa pers pasca pertandingan Indonesia kontra Malaysia, Rabu 29 Desember 2010.

“45 menit pertama adalah babak pertama terbaik sepanjang Piala AFF. Babak kedua, kami menunjukan karakter permainan. Meski lebih dulu ketinggalan 1-0, namun kami mampu bangkit dan mencetak dua gol balasan,” tambah Riedl.

Lebih lanjut, pelatih asal Austria itu menuturkan terima kasih buat skuadnya, lantaran mampu menunjukan konsistensi disiplin dan permainan yang baik.

“Terima kasih karena telah tunjukan kedisiplinan. Terima kasih juga karena telah bekerjasama dan menunjukan permainan terbaik,” pungkas Riedl.

sumber : bolanews

Jelang Leg II Final Piala AFF, INDONESIA ” MASIH ” BISA !

Kalah 0-3 di leg pertama tidak membuat semua berakhir. Prinsip utama sepakbola. Sebelum peluit akhir dibunyikan, apapun masih bisa terjadi.

Kekalahan 3-0 Indonesia atas Malaysia di leg pertama babak final AFF sudah menutup peluang Garuda untuk menjadi juara? Oh, nanti dulu. Masih ada leg kedua. Dan itu berlangsung di Jakarta. Walaupun berat, bukan berarti Indonesia tidak bisa juara.

Nada pesimis boleh saja menghinggapi sebagian penduduk negeri ini, tapi secercah harapan sebenarnya masih ada. Kita tentu masih ingat kemenangan Indonesia atas Malaysia tanggal 1 Desember silam di turnamen yang sama dalam babak penyisihan grup.

Ketika itu Indonesia menang 5-1. Dan itu hanya terjadi satu bulan lalu, sebelum Indonesia kalah dari lawan yang sama, Minggu 26 Desember 2010 kemarin.

****

7 April 2004. babak perempatfinal Liga Champion leg kedua mempertemukan klub Spanyol, Deportivo la Caruna menghadapi juara bertahan sekaligus raksasa Italia, AC Milan.

Bermain dihadapan publik sendiri, Deportivo butuh menang 4-0 untuk melaju ke Semifinal, setelah kalah 1-4 di leg pertama yang berlangsung di San Siro.

Hampir tidak ada orang yang percaya kalau Deportivo mampu menang. Kekalahan telak di leg pertama membuat publik tuan rumah agak pesimis timnya bisa lolos ke Semifinal.

Tapi apa yang terjadi?

Semangat luar biasa, permainan tak kenal menyerah, dan dukungan penuh penonton di stadion Riazor rupanya mampu membalikan ramalan banyak orang. Super Depor berhasil mengalahkan Milan 4 gol tanpa balas! sekaligus menampik semua nada pesimis yang ditujukan pada mereka sebelum pertandingan.

Secara Aggregate, Deportivo menang 5-4 dan berhak ke Semifinal.

****

Apa yang dilakukan Deportivo enam tahun lalu, bisa menjadi contoh berharga bagi tim nasional Indonesia. Betapa hebatnya sebuah semangat, kerja keras, dan dukungan public di stadion ternyata bisa membuat sesuatu yang dianggap tidak mungkin menjadi sangat mungkin. Dan itu terbukti.

Apalagi Indonesia punya modal pernah mengalahkan Malaysia 5-1, kurang dari sebulan lalu.

So, daripada bergelut dengan segala macam alasan dan tetek bengek mengenai sebab musabab kekalahan di leg pertama. alangkah baiknya bila kita segera melupakan hasil pahit di leg pertama dan fokus untuk menghadapai leg kedua, hari Rabu 29 Desember 2010 nanti.

Pelatih Alfred Riedl sudah memberikan komentarnya tentang peluang Indonesia. Pria Austria ini mengatakan kalau dirinya masih yakin akan peluang Indonesia di Jakarta,

“Tentu saja sangat sulit untuk menang 4-0, tapi saya pikir untuk menang 3-0 di babak normal masih mungkin,” ujar Riedl. Dikutip dari vivanews.

Ya, Indonesia belum kalah. Kalah adalah bila peluit akhir sudah dibunyikan wasit. Tapi hari Rabu lusa di Jakarta, wasit masih akan meniup peluit untuk memulai pertandingan. Dan sejak momen itu, segala keajaiban bisa dimulai.

Timnas Indonesia tentu berharap dukungan penuh dari publik yang akan membangkitkan semangat dan kerja keras mereka untuk meraih hasil maksimal.

Rabu nanti, merahkan Gelora Bung karno sekali lagi, dengan berharap mampu mengulang kemenangan besar atas Malaysia. Semangat, kerja keras, dan dukungan publik, adalah senjata utama.

Juara atau tidak, bukan yang utama. karena kita berbicara dalam konteks olahraga yang selalu mengutamakan sportifitas. Berbuat tidak sportif akan menyakiti perjuangan para pemain yang sudah berjuang dilapangan. Ingat, mereka adalah pahlawan, dengan membawa nama negara, tentu mereka akan selalu berusaha untuk berbuat yang terbaik. Dan sebagai bangsa yang besar, kita harus selalu menghormati pahlawannya. Seperti yang dikatakan pak Karno, mantan presiden pertama.

Selamat berjuang tim Garuda, Indonesia ” Masih” bisa!

sumber : bolanews

PSSI SEGERA AJUKAN PROTES RESMI KE AFC

Pengurus Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) akan mengajukan protes resmi ke Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) terkait dengan gangguan sinar laser yang terjadi saat pertandingan final leg pertama AFF Suzuki Cup 2010, Minggu 26 Desember 2010.

“Hari ini kami akan membuat surat protes itu ke AFC,” kata Sekjen PSSI Nugraha Besoes di sela-sela acara peluncuran buku mengenang 1000 hari wafatnya tokoh sepak bola nasional Endang Witarsa, Senin.

Nugraha mengatakan, insiden gangguan sinar laser yang banyak ditujukan kepada para pemain Timnas Indonesia saat berlaga melawan Malaysia di Stadion Nasional Bukit Jalil Kuala Lumpur itu merupakan kasus yang serius karena sinar laser yang digunakan oleh oknum penonton bukan sinar laser biasa, melainkan beradiasi tinggi.

“Ini merupakan kasus serius karena ternyata sinar laser itu memang sangat membahayakan dan bukan merupakan sinar laser biasa yang harganya murahan,” kata Nugraha sambil memperlihatkan bukti foto tembakan laser tersebut yang direkam dalam telepon selulernya.

Meski demikian, Nugraha mengatakan, protes tersebut secara prosedural ditujukan kepada AFC dan bukan ke Federasi Sepak Bola Dunia (FIFA).

Pada kesempatan itu, Nugraha mengungkapkan, rombongan Timnas Indonesia yang pada Minggu malam ditaklukkan Malaysia dengan skor 0-3 sudah tiba kembali di Tanah Air dan mendarat di Lanud Halim Perdanakusumah dengan pesawat carteran pada pukul 11.30 WIB.

Nugraha turut menyambut kedatangan rombongan bersama beberapa staf pengurus PSSI, di antaranya Kabid Luar Negeri Dali Tahir.

“Semua pemain dan ofisial tim sudah tiba dengan selamat dan dalam keadaan sehat walafiat, dan mereka siap tempur menghadapi laga kedua final di Stadion Utama Gelora Bung Karno Senayan pada hari Rabu nanti,” ujarnya.

Nugraha mengungkapkan, kedatangan Timnas di Bandara tetap disambut oleh ratusan pendukung Tim Merah Putih, namun para para pemain kali ini tak akan dibiarkan melayani para fansnya untuk berfoto bersama atau melayani permintaan tanda tangan.

“Begitu keluar dari Bandara mereka langsung kami perintahkan naik ke atas bus untuk segera menuju ke hotel,” kata Nugraha Besoes.

sumber : antaranews

Rekaman Insiden Laser Yang Diarahkan Kepemain Timnas Indonesia oleh sporter Malaysia, Ini Pelanggaran Besar Dan Noda Dipersepakbolaan di ASEAN Pada Khususnya

 

MEMPORA MALAYSIA KECEWA DENGAN KELAKUAN DAN ULAH SPORTER TIMNAS MALAYSIA PADA LAGA FINAL LEG 1 PIALA AFF SUZUKI 2010 DI STADION BUKIT JALIL MALAYSIA

Menteri Pemuda dan Olahraga Ahmad Shabery Cheek mengatakan, Senin, bahwa dia merasa kecewa dengan tindakan “tidak sportif” pendukung sepak bola Malaysia yang mengarahkan sinar laser ke wajah para pemain Indonesia pada pertandingan Piala AFF Suzuki 2010 di stadion Bukit Jalil, Kuala Lumpur, Minggu, yang dimenangkan Malaysia 3-0.

Para penggemar bola Malaysian yang termasuk dalam 100.000 penonton di stadion nasional Malaysia pada Minggu malam itu diberitakan mengarahkan sinar laser ke mata pemain, terutama kiper, timnas Indonesia, sehingga memaksa pertandingan itu dihentikan setelah bermain selama 53 menit.

Para pemain Indonesia berjalan keluar lapangan sebagai aksi protes, dan pihak tuan rumah memperingatkan para penggemar Malaysia itu bahwa pertandingan bisa dihentikan jika mereka masih terus melakukan penyorotan sinar laser, demikian menurut surat kabar The Star.

Pertandingan itu dimulai lagi enam menit kemudian dan sesaat setelah dimainkan kembali, Indonesia kebobolan tiga gol.

“Saya kecewa. Saya tidak senang sama sekali, sungguh sikap yang sangat tidak sportif dari penggemar Malaysia yang melakukannya,” ujar Menpora Ahmad Shabery Cheek kepada AFP, dengan berjanji bahwa insiden semacam itu tidak akan terulang lagi.

“Kami khawatir terjadi bentrokan antar para suporter jadi kami mengambil langkah pencegahan dengan memisahkan mereka tetapi menggunakan sinar laser adalah hal yang sedikit baru bagi kami,” ujarnya.

“Saya tidak senang sama sekali. Sebenarnya, saya merasa malu di hadapan para tamu Indonesia saya,” ujar menteri itu.

Kemenangan Malaysia di laga pertama babak final Piala AFF itu, yang dulunya dikenal dengan nama Tiger Cup, membuat mereka selangkah lebih dekat untuk meraih gelar juara pada kejuaraan kawasan Asia Tenggara itu.

Indonesia akan menjamu Malaysia pada laga pertandingan kedua final itu pada Rabu  29 Desember 2010.

sumber : antaranews

Malaysia VS Indonesia FINAL (3-0) 1st Leg AFF Suzuki Cup 2010

 

Berjaya di Piala AFF, Timnas Malaysia Kebanjiran Bonus

Sukses Timnas Malaysia menembus partai final Piala AFF 2010 mengundang simpati rakyat Malaysia. Tim berjuluk Harimau Malaya itu bahkan kebanjiran sumbangan, sebagai wujud simpati rakyat Malaysia pada perjuangan mereka.

Seperti dikutip dari Antara, panitia timnas Malaysia pada Piala AFF Suzuki 2010 dijanjikan bakal menerima sumbangan sebesar RM80.700 (US$ 26.032). Ketua Penulis Olahraga Malaysia (SAM) Ahmad Khawari Isa mengatakan janji akan memberikan sumbangan itu berdatangan dari perusahaan kecil dan dari perorangan.

“Ini waktunya berbagai perusahaan menunjukkan sikap mereka membantu tim nasional dengan memberikan sumbangan,” katanya.

Ia juga mengatakan, pendukung timnas Malaysia sudah menunjukkan sikap mereka menolong timnas dengan membeli tiket seharga RM50 (US$ 16) dan RM30 (US$ 9,67) untuk menyaksikan pertandingan final (leg pertama) antara Malaysia dan Indonesia di Stadion Nasional Bukit Jalil.

Menteri Pemuda dan Olahraga Ahmad Shabery Cheek berjanji akan memberikan RM5.000 (US$ 1.612) bagi setiap pemain bila mereka berhasil menggondol pulang piala itu. Menteri juga mengimbau bila ada perusahaan atau perorangan yang ingin menyumbang dapat berhubungan dengan SAM.

Sementara itu, salah seorang warga berjanji akan memberikan RM100 (US$32,25) untuk setiap pemain dan ofisial bila mereka berhasil mengangkat piala itu untuk Malaysia.  (ant | bolanews)

 

Para TKI Antusias Saksikan Laga Timnas Indonesia

Tenaga kerja Indonesia yang berada di sejumlah wilayah Malaysia antusias untuk menyaksikan pertandingan final leg pertama Piala AFF di Stadion Bukit Jalil, Selangor, Malaysia, Minggu 26 Desember 2010.

Seorang warga Indonesia yang mengaku bekerja di Klang, Malaysia, sebagai buruh Pabrik Plastik, Rusdiono, saat ditemui ANTARA di KBRI usai membeli tiket turnamen sepak bola bertaraf Internasional tersebut, Sabtu, mengatakan dirinya datang bersama dengan puluhan TKI lainnya.

“Kita datang ke KBRI ini untuk membeli tiket pertandingan Indonesia lawan Malaysia di Bukit Jalil. Dukungan dari kami warga Indonesia yang bekerja di sini sangat besar. Saya saja datang dengan puluhan teman kerja yang juga warga Indonesia,” terang pria asal Pacitan, Jawa Timur itu.

Pada kesempatan sama, beberapa TKI lainnya yakni Purwanto, Izal dan Sabirin, berkata jika keinginan mereka menonton secara langsung pertandingan Tim Garuda adalah untuk memberikan dukungan nyata agar Garuda dapat memenangkan pertandingan final tersebut.

“Indonesia menang, kami bangga,” kata Purwanto yang mengaku telah setahun berada di Malaka. Pria asal Bandung, Jawa Barat, ini bekerja sebagai pelayan di salah satu hotel di Malaka.

Seorang petugas penjual tiket KBRI, Maman, menuturkan, sejak penjualan tiket di buka Kamis 23 Desember 2010 akhirnya pada Sabtu 25 Desember 2010 sebanyak 15 ribu tiket yang disediakan khusus bagi suporter Timnas habis terjual.

Ia menjelaskan, aturan dalam pembelian tiket yang diberlakukan yakni selain membawa kelengkapan paspor, setiap satu orang pembeli dijatahi tujuh tiket dalam sekali pembelian.

“Habisnya tiket ini setidaknya membuktikan bahwa warga negara Indonesia baik yang bekerja di Malaysia maupun pelancong sangat antusias menyaksikan pertandingan ini,” ringkasnya.

Pantauan ANTARA, sekitar pukul 16.00 waktu Malaysia warga Indonesia tampak hilir ganti mendatangi KBRI yang berada di Kuala Lumpur.

Tiket baru dikabarkan habis terjual pada pukul 18.00 waktu Malaysia.   (ant | bolanews)

Pelajar Indonesia di Malaysia Siapkan Atribut Timnas

Organisasi Perhimpunan Pelajar Indonesia (PPI) yang berada di Malaysia menyiapkan berbagai atribut untuk mendukung Timnas Garuda pada laga final piala AFF 2010 di Stadion Bukit Jalil Malaysia pada 26 Desember 2010.

“PPI Malaysia menyiapkan atribut berupa banner dengan warna merah putih serta syal dan kaos merah yang akan dipakai saat menonton laga final Minggu 26 Desember 2010 sebagai bentuk dukungan pada Timnas,” kata Ridwan, mahasiswa Indonesia asal Sumatera Barat yang menuntut ilmu di Universitas Kebangsaan Malaysia, Sabtu, melalui telepon dari Padang.

Menurutnya, guna menyemarakkan suasana, PPI akan membagikan kostum merah-merah kepada rekan mahasiswa yang menonton pertandingan tersebut yang dikirim langsung dari Jakarta.

“Mahasiswa Indonesia yang ada di Malaysia sangat antusias menyambut pertandingan tersebut dan sangat optimistis Timnas Garuda akan raih kemenangan,” lanjut Ridwan yang merupakan koordinator Sumber Daya Manusia (SDM) PPI, Universitas Kebangsaan Malaysia.

PPI juga akan memfasilitasi bus bagi rekan-rekan mahasiswa menuju Stadion Bukit Jalil karena dikhawatirkan akan sangat padat dan juga untuk menjaga kekompakan suporter.

“Jika menggunakan monorail atau bus umum akan sangat padat dan susah mencapai lokasi,” kata dia.

Dikatakannya, jelang final AFF, pertandingan tersebut menjadi pembicaraan hangat di kampus-kampus.

“Tidak hanya itu, di dunia maya dukungan mahasiswa Indonesia juga mengalir begitu kuat kepada Timnas Indonesia melalui mailing list PPI dan situs jejaring sosial Facebook,” kata dia.

PPI turut memfasilitasi pembelian tiket bagi mahasiswa yang hendak menonton langsung laga tersebut di Stadion Bukit Jalil Kuala Lumpur melalui Kedutaan Besar Republik Indonesia di Malaysia.

“Meskipun harus berebut tiket dengan Tenaga Kerja Indonesia (TKI) antusiasme mahasiswa sangat tinggi untuk menyaksikan langsung pertandingan,” lanjut Ridwan.

Sementara tanggapan mahasiswa Malaysia terhadap tingginya antusiasme mahasiswa Indonesia, menurut Ridwan, di atas kertas mereka mengakui Timnas Indonesia lebih unggul.

Namun mahasiswa Malaysia tentu berharap Tim Malaysia akan menang mengingat pertandingan dilangsungkan di kandang sendiri dengan dukungan penuh suporter Malaysia, kata dia.  (antra | bolanews)

Pelatih Timnas Indonesia, Riedl Puji Kondisi Lapangan Bukit Jalil

Pelatih kepala Timnas Indonesia Alfred Riedl mengaku puas melihat kondisi lapangan di Stadion Nasional Bukit Jalil sehingga para pemainnya akan mampu bermain maksimal.

“Pers (Indonesia) harus mengambil foto lapangan di Kuala Lumpur ini dan menunjukkan kepada mereka yang bertanggung jawab atas lapangan di Jakarta. Lapangan di sini sangat baik, ini adalah kondisi lapangan yang seharusnya,” kata Riedl di Kuala Lumpur, Sabtu.

Timnas usai menjajal lapangan di stadion Bukit Jalil tersebut.

Riedl yang tampak begitu senang dengan kondisi lapangan di Stadion Nasional, mengatakan bahwa ia sangat optimistis menghadapi pertandingan leg pertama final AFF Suzuki Cup itu pada Minggu malam mulai pukul 20:00 waktu setempat.

Riedl mengatakan bahwa tekanan lebih berat justru berada pada tim Malaysia sebagai tuan rumah.

“Saya percaya bahwa untuk permainan besok tekanan akan berada di tim Malaysia karena mereka adalah tuan rumah dan mereka akan berupaya mencari keuntungan. Di depan fans sendiri mereka harus melakukan dengan baik dan mereka akan berada di bawah tekanan lebih dari kita,” ujarnya.

Pada kesempatan itu Riedl menandaskan kondisi pemainnya dalam keadaan siap dan akan menampilkan permainan terbaiknya pula.

Awalnya ada kekhawatiran mengenai kebugaran Firman Utina dan Oktovianus Maniani, tetapi keduanya sudah bergabung dalam latihan sore hari di mana mereka akan masuk dalam seleksi daftar susunan pemain yang akan diturunkan.

Ketika ditanya apakah Indonesia akan mampu mengulangi sukses yang sama ketika menundukkan Malaysia 5-1 dalam penyisihan grup, Riedl mengatakan bahwa pada leg final ini situasi akan sangat berbeda.

“Malaysia pasti akan bermain sangat berbeda dibanding saat penyisihan grup. Mereka akan lebih siap dalam segalanya dan mereka telah berubah dan meningkat pesat sejak pertandingan itu,” tambahnya. (ant | bolanews)

Warga Malaysia Prediksikan Laga Bakal Seimbang

Warga Malaysia menilai pertandingan final pertama AFF Suzuki Cup 2010 antara Indonesia dan Malaysia akan berimbang malah lebih unggul sedikit karena bermain di kandang.

M Isa dalam perjalanan menggunakan LRT (kereta api) menuju Bukit Jalil, Sabtu, mengatakan, ia melihat kedua tim sama-sama kuat untuk laga final pertama ini.

“Hasilnya akan berimbang lah,” kata Isa yang mempunyai istri seorang warga Indonesia yang berasal dari Jawa Timur. Isa sudah memiliki tiket seharga 30 ringgit dan akan hadir di stadion usai kerja siangnya di kawasan Bukit Jalil.

Sementara Fazrin lebih mengunggulkan Malaysia untuk merebut kemenangan karena bermain di kandang mereka di stadion Bukit Jalil.

“Malaysia pernah kalah di penyisihan grup. Tapi kini tentu berbeda lah,” katanya.

Hal senada juga disampaikan Mustafa yang mengunggulkan Malaysia karena sebagai warga negara Malaysia.

Sementara Toto, warga Indonesia yang bekerja di Malaysia sudah 10 tahun, merasa bangga Timnas dapat tampil ke final dan bermain di Kuala Lumpur.

“Ini kebanggaan bagi kita dengan tampilnya Timnas,” katanya yang sudah membeli tiket tiga lembar seharga 30 ringgit.Ia akan menonton bersama teman-temannya yang tinggal tak jauh dari Bukit Jalil.

Sementara Sukirno juga merasa senang timnas tampil di final.

“Ini pertandingan yang menarik. Saya juga sering melihat aksi Bambang Pamungkas di Klub Selangor FC beberapa waktu lalu. Namun saya tak dapat ikut hadir ke lapangan,” katanya.

Ia akan menyaksikan pertandingan dari layar kaca yang disiarkan televisi RTM.

“Ya, karena tak dapat hadir ke lapangan menyaksikan langsung karena ada kerjaan. Tapi saya akan nonton dari televisi,” katanya pemuda asal Jatim itu.  (ant | bolanews)

Bola.net

Bermain di Kandang Sama Saja bagi Timnas Malaysia

Berita hari ini kembali datang dari Final Piala AFF 2010 yang akan berlangsung di Stadion Bukit Jalil esok hari. Dimana pada leg pertama Timnas Indonesia harus bertandang ke Tuan Rumah Malaysia. Bagaimanakah permainan Timnas Malaysia Jika Di Kandang sendiri ? Mari kita simak ulasan lengkapnya.

Timnas Malaysia akan diuntungkan dengan menggelar final leg pertama di kandang. Namun K. Rajagobal menilai hal ini tak akan banyak membantu timnya tim lawan cukup kenal dengan gaya permainan mereka.

Malaysia akan menjamu Indonesia di Stadion Bukit Jalil, Minggu 26 Desember 2010.

Bisa dikatakan kedua kubu tak asing lagi dengan kekuatan lawannya. Ini merupakan pertemuan kedua bagi Malaysia dan Indonesia di sepanjang turnamen setelah di laga sebelumnya skuad ‘Garuda’ menghancurkan Malaysia dengan skor telak 5-1.

Dengan digelarnya pertandingan final pertama di depan publik sendiri, ini akan menjadikan keuntungan buat Malaysia untuk balas dendam plus menyibak kans juara. Akan tetapi pelatih Rajagobal menolak anggapan itu karena tim lawan sedikit banyak telah mengetahui gaya permainan timnya.

“Tidak akan ada banyak keuntungan meskipun kami memainkan final pertama di rumah, tapi yang jelas menarik untuk melihat aksi mereka yang pertama di luar kandang,” ujarnya yang dikutip Utusan.

“Apa yang harus kami optimalkan itu rahasia, tapi saya pikir kedua tim tahu bagaimana gaya permainan masing-masing (dari hasil pertemuan pertama), “pungkas dia.

Kita hanya bisa berharap kedua tim bisa bermain sportif tanpa adanya kekerasan dan kecurangan. Karena dalam Sejarah Timnas Indonesia Melawan Malaysia, tim garuda masih unggul.

sumber : loetuye.com

Indonesia Vs Filipina Leg 2 : Indonesia akhirnya mampu melaju ke final Piala AFF Suzuki 2010 setelah unggul agregat 2-0, usai laga semifinal ke dua melawan Filipina, Garuda kembali menang tipis 1-0 berkat gol tunggal Cristian Gonzales, 19 Desember  2010.

 

Fabregas: Nikmati Kemenangan Indonesia!

Perjuangan Timnas Indonesia di Piala AFF tak lepas dari perhatian para bintang dunia. Selain Rio Ferdinand dan Ryan Babel, Cesc Fabregas juga mengikuti perjuangan para penggawa Garuda Merah Putih di ajang tersebut.

Sebelum laga melawan Filipina, Fabregas sempat menyatakan dalam akun Twitter miliknya (@Cesc4official). Dalam postingnya itu, dirijen lini tengah Arsenal tersebut berharap agar laga leg kedua semifinal Piala AFF ini berlangsung dengan baik. “Saya harap laga antara Indonesia dan Filipina bakal menjadi sebuah laga yang bagus. Semoga berhasil teman-teman. Saya akan menontonnya,” tulis Cesc.

Seusai pertandingan, Fabregas menuliskan ucapan selamat pada seluruh suporter Indonesia menyusul kemenangan tim pujaan mereka. “Selamat pada seluruh suporter Indonesia atas kemenangan mereka. Nikmati kemenangan ini,” tulis pemain 23 tahun ini.

Selain Fabregas, ucapan selamat juga datang dari Rio Ferdinand. Melalui akun Twitternya (rioferdy5), pemain belakang Manchester United ini mengucapkan selamat pada timnas Indonesia menyusul keberhasilan mereka lolos ke partai puncak Piala AFF.

“Saat pertandingan Liga Inggris harus ditunda akibat salju, saya mendapat kabar bahwa Indonesia lolos ke partai final. Selamat! Waktunya pesta es krim!!” tulis Ferdinand.

sumber : bolanet

Indonesia Unggul Lagi Atas Filipina 1-0 Pada Putaran Leg 2 Semifinal Piala AFF Cup Suzuki 2010 19 Desember 2010

Timnas Indonesia sementara unggul 1-0 atas Filipina di babak pertama partai semifinal kedua AFF Suzuki Cup 2010 di Stadion Utama Gelora Bung Karno Jakarta, Minggu 19 Desember 2010. Dengan hasil sementara ini, Indonesia sudah unggul agregat dua gol setelah pada leg pertama Indonesia menang 1-0. Keunggulan ini memuluskan langkah ke final.

Tim Merah-Putih yang ditangani pelatih Alfred Riedl mengubah sedikit formasi dengan memasukkan striker Yongki Ariwibowo dan membangkucadangkan Irfan Bachdim sejak awal pertandingan.

Sementara Filipina dengan besutan pelatih Simon Alexander McMenemy tetap pada formasi yang sama seperti pada semifinal pertama tiga hari sebelumnya.

Babak pertama, Indonesia beberapa kali mencoba melalui duet baru Yongki dan Gonzales yang rajin menerobos pertahanan Filipina. Menit 10, tercipta peluang lewat kaki Gonzales yang mendapatkan umpan terobosan namun masih mampu dihadang kiper Filipina Neil. Selang sepuluh menit kemudian, Gonzales mendapat umpan matang dari tengah, namun tandukannya terlalu lemah. Demikian juga dengan sebuah kemelut di gawang Filipina pada menit 21 yang belum juga membuahkan gol untuk Indonesia. Menit 33, satu peluang kembali dibangun Indonesia lewat kaki M. Nasuha dan dilanjutkan Oktomaniani namun masih melebar ke atas gawang Filipina. Termasuk tendangan M Ridwan yang mendapat umpan dari Firman Utina di menit 38.

Pertandingan sedikit ketat menjelang berakhirnya babak pertama di mana wasit mengeluarkan kartu kuning untuk pemain Filipina karena melakukan pelanggaran keras terhadap pemain Indonesia. Baru pada menit ke-43, Gonzales membobol gawang Filipina. Itu merupakan tendangan kedua Gonzales dari jarak jauh. Tendangan pertamanya membentur palang pintu Filipina untuk kembali mengarah kepadanya dan mampu diselesaikan dengan baik untuk menggetarkang gawang Neil. Kedudukan berubah 1-0 untuk Indonesia.

Wasit Ali dari Bahrain memberikan tiga kartu kuning untuk pemain Filipina Ian Bayona, Robert James dan Christopher. Indonesia tercatat pernah tiga kali tembus final yakni pada tahun 2000,2002 dan 2004. Sementara Malaysia yang sudah lebih dulu ke final tahun ini setelah menumbangkan Vietnam. Malaysia terakhir tembus final pada tahun 1996. Mereka dikalahkan Thailand 0-1 ketika itu.

Susunan pemain:
Indonesia: Markus Harison Rihihina (kiper), Mohamad Nasuha, Zulkifli Syukur, Maman Abdurachman, Christian Gerard Alfaro Gonzalez, Oktavanius Maniani, Firman Utina (kapten), Ahmad Bustomi, Yongki Ariwibowo, Muhammad Ridwan, Hamka Hamzah.
Pelatih: Alfred Riedl

Filipina: Neil Leonard Dula (kiper), Robert Gier, Anton Edward, Roel Jimena Gener, James Younghusband, Philip Younghusband, Alexander Charles Luis (kapten), Jason Nicolas Dantes, Christopher Robert, Ian B Araneta, Ray Anthony Pepito.
Pelatih: Simon alexander McMenemy

Wasit: Ali Hasan Ebrahim Abdulnabi (Bahrain).

sumber : antaranews

Indonesia Vs Filipina Menuju Pertandingan Leg Ke 2 Piala AFF Cup Suzuki 2010

Menang 1-0 pada leg pertama kontra Filipina, tak berarti membuat posisi Indonesia aman. Segala sesuatu masih bisa terjadi. Bagaimana jika Filipina mampu membalas kekalahan dengan hasil yang sama, kemudian pertandingan semifinal leg kedua harus disudahi lewat drama adu penalti?

Merespon hal itu, Pelatih Timnas Alfred Riedl mengaku, tak akan menjalankan pelatihan khusus untuk menghadapi kemungkinan terjadi adu penalti pada laga besok. Kemenangan adalah poin tertinggi dan hal itu harus diraih. Untuk mendapatkan itu, Riedl bakal memberikan memotivasi untuk memompa semangat dan mental pemain.

“Yang terpenting menyiapkan mental para pemain. Bermain ditonton ribuan orang, memberikan tekanan yang sangat besar. Sulit menciptakan mental yang bagus dengan cara singkat. Jadi percuma saja, secara khusus melakukan latihan penalti. Kami akan lebih memotivasi para pemain,” ujar Riedl, usai memimpin latihan sore, Jumat 17 Desember 2010.

“Tapi, kami akan tetap berlatih penalti pada latihan besok pagi. Namun, itu hanya bersifat senang-senang,” tambah pelatih asal Austria itu.

Indonesia bakal menjamu Filipina pada laga semifinal leg kedua, Minggu 19 Desember 2010. Pada leg pertama, Indonesia mampu mengamankan pertandingan dengan kemenangan tipis lewat aksi Cristian Gonzales melalui tandukan terukur. Apakah laga besok kembali milik Indonesia atau sebaliknya? Kita saksikan saja laganya.

sumber : bolanet

Hasil Akhir Vietnam Vs Malaysia Leg  2 : im nasional Malaysia memastikan satu tiket final Piala AFF 2010. Meski bermain imbang 0-0 di semifinal kedua, Malaysia berhak ke partai puncak setelah unggul agregat 2-0 dari sang juara bertahan. Tandang ke My Dinh Stadium, Sabtu 18 Desember 2010, Malaysia membawa modal dua gol tanpa kebobolan di semifinal pertama. Sedangkan tuan rumah Vietnam terbebani dengan defisit dua gol saat berlaga di Stadion Nasional Bukit Jalil.

Hasil Akhir Filipina Vs Indonesia Leg 1 : Pertandingan Filipina vs Indonesia memang berjalan sangat seru namun pemain timnas Indonesia cukup puas tidak menambah gol hingga menit akhir babak kedua.  Skor akhir Filipina vs Indonesia 0-1. Info sebelumnya, striker Indonesia Christian Gonzales akhirnya mencetak gol pertama di menit 30 babak pertama. Gol cantik sundulan maut El Loco Gonzales ini merubah kedudukan hasil sementara Filipina vs Indonesia 0-1 semifinal AFF 2010.   Sejak awal pertandingan, timnas Indonesia memang terus menggempur wilayah pertahanan Filipina yang dijaga cukup ketat, 16 Desember 2010.

Hasil Akhir Malaysia Vs Vietnam Leg  1 :  Malaysia membuka peluang lolos ke final Piala AFF 2010. Itu setelah di leg pertama lawan Vietnam, Rabu 15 Desember 2010 malam, menang 2-0.

Filipina Vs Vietnam Group B: Kejutan terjadi di laga kedua Grup B Piala AFF 2010. Juara bertahan Vietnam takluk 0-2 saat melawan Filipina, Minggu, 5 Desember 2010.

Singapura Vs Myanmar Group B: Timnas Singapura berhasil raih kemenangan pertama pada laga kedua Grup B Piala AFF 2010 setelah mengalahkan Myanmar dengan skor 2-1, 5 Desember 2010.

Indonesia Vs Laos Group  A: Indonesia memimpin Group A dalam Piala AFF Suzuki Cup 2010 setelah menaklukan Laos dalam skor yang cukup fantastis 6 – 0. Indonesia menang meyakinkan atas Laos. Enam gol mereka lesakkan, membuat mereka lolos ke semifinal dengan status juara Grup A, 4 Desember  2010.

Thailand Vs Malaysia Group A: Thailand gagal memenuhi ambisi untuk raih kemenangan perdana  pada laga kedua di Grup A Piala AFF 2010 saat bermain imbang tanpa gol melawan Malaysia, Sabtu 4 Desember 2010.

Vietnam Vs Myanmar Group B: Vietnam memulai langkah di kompetisi AFF Suzuki Cup 2010 dengan mantap. Co-host bersama Indonesia ini menggunduli Myanmar 7-1 di pertandingan pertama mereka di Grup B, Kamis 2 Desember 2010, di Stadion Nasional My Dinh, venue yang juga dipakai untuk laga perdana Gup B antara Singapura dan Filipina yang berakhir 1-1 beberapa saat sebelumnya.

Singapura Vs Filipina Group B: Singapura Vs Filipina 1-1 Hasil Laga Piala AFF 2010 Suzuki Cup Terbaru. Juara tiga kali Singapura mengawali laga di Piala AFF 2010 dengan kurang mengesankan. Noh Alam Shah cs ditahan Filipina.

Thailand Vs Laos Group A: Laos membuat kejutan pada pertandingan pertama Grup A Suzuki AFF Cup 2010. Bagaimana tidak, salah satu tim kuat Asia Tenggara “Thailand” berhasil ditahan imbang dengan skor akhir 2-2 pada pertandingan tersebut.

Indonesia Vs Malaysia Group A : Timnas Indonesia sukses meraih kemenangan di partai perdananya di babak Grup A AFF Suzuki Cup 2010. Menghadapi negara tetangga, Malaysia, Rabu 1 Desember 2010, skuad ‘Garuda’ menang telak 5-1.

 

Dalam hitungan hari Piala AFF 2010 akan segera digelar, Indonesia telah dipercaya menjadi salah satu tuan rumah bersama Vietnam. Partai perdana Timnas di Piala AFF juga tak kalah seru, Malaysia menjadi lawan pertama timnas dalam fase grup pada tanggal 1 Desember nanti di GBK.

Aroma panas sudah pasti menghiasi pertandingan antar 2 rumpun negara melayu. Berita di berbagai media sebelumnya turut memanaskan sentimen terhadap Malaysia dikalangan pendukung Timnas. Alfred Riedl membawa beberapa muka baru ke dalam Timnas Piala AFF 2010. Menarik ditunggu karena selain pertandingan ini sarat gengsi dan tidak terlepas dari nuansa politik antar ke dua negara, masyarakat pencinta Timnas juga semakin penasaran terhadap perkembangan permainan Timnas akhir-akhir ini dan pertandingan melawan Malaysia nanti sudah pasti akan  memulihkan rasa penasaran para pendukung terhadap permainan Timnas Indonesia.Ya, pendukung Timnas akhir-akhir ini harus sedikit kecewa karena gagal menyaksikan 2 (dua)  Pertandingan persahabatan yang dilakukan oleh Timnas di Jakabaring, Palembang.

Pelatih timnas Merah-Putih asal Austria itu juga menyayangkan ketiadaan siaran langsung televisi. “Ini menunjukkan tiada respek yang disumbangkan untuk sepakbola Indonesia,” tanggap Riedl. Bila pertandingan bisa disiarkan secara langsung melalui televisi, lanjut Riedl, masyarakat dapat menilai bagaimana performa timnas Indonesia terkini. Dari sana, diharapkannya, ada respons demi peningkatan tim, baik secara mental maupun secara tidak langsung memacu perkembangan kualitas teknik dan fisik pemain. Piala AFF 2010 juga akan menjadi ujian bagi para pemain debutan timnas seperti Oktomaniani, Irfan Bachdim, C. Gonzales, Dendi Santoso, Yongki Ariawan dll.

Semangat berlipat dari beberapa pemain debutan ini pasti menjadi spirit dan motivasi yang positif bagi Timnas diera Riedl. Para pemain debutan diharapkan membawa warna dan kekuatan baru bagi Timnas kita, kehadiran pemain Naturalisasi dari Uruguay yaitu C. Gonzales alias Mustafa Habibi juga tengah panas setelah mencetak 3 gol dalam 2 pertandingan.

Formasi yang bisa dijalankan oleh Riedl bahkan bisa semakin banyak variasi-nya dikarenakan kedatangan pemain blasteran Irfan Bachdim yang bisa bekerja baik sebagai Gelandang serang maupun second striker. Sekiranya formasi 4-2-3-1 mungkin cocok dipakai oleh Riedl dengan mengandalkan serangan melalui ‎​Sayhap dapat dimaksimalkan lewat kehadiran Oktavianus Maniani dan M. Ridwan. Dibelakang striker Tunggal yaitu C. Gonzales, mungkin Riedl bisa mencoba Irfan Bachdim atau Firman Utina yang siap bergerak eksplosif di berbagai sisi lapangan.

Adanya 2 gelandang kembar ditengah diharapkan jadi penyeimbang dan penyuplai bola pertama dari belakang ke depan, tugas ini sepertinya cocok diemban oleh Ahmad Bustomi dan Eka Ramdani.Untuk urusan lini belakang posisi bek sayhap cocok ditempati oleh Zulkifli Syukur dan M. Nasuha atau Benny Wahyudi. Bek tengah layak di coba duet Hamka Hamzah dengan Maman Abdurahman atau Nova Arianto yang memiliki keunggulan dalam fisik guna mengantisipasi bola-bola atas. Posisi kiper Penulis cenderung memilih Kurnia Mega jika dibandingkan dengan Markus Harison karena kiper muda Arema Indonesia ini bermain lebih stabil daripada Markus Harison di Kompetisi.

Tim lawan (Malaysia) pun, datang dengan semangat tinggi ke Jakarta, walau dalam 10 tahun terakhir Indonesia lebih sering menang melawan Tim Harimau Malaya julukan Malaysia, namun predikat mereka sebagai Juara Sea Games 2009 lalu membuat tim negeri jiran ini layak disegani dan diperhitungkan oleh pasukan Riedl. Terlebih lagi K Rajagopal pelatih Malaysia keturunan India ini juga banyak membawa pemain-pemain mudanya yang kebanyakan lulusan Sea Games 2009 yang lalu.

Timnas Malaysia kini memang banyak dihuni pemain muda yang telah kenyang pengalaman bertanding dan mental bermain di pentas Internasional. FAM (PSSI-nya Malaysia) telah mempersiapkan Timnas Malaysia Piala AFF 2010 sejak selepas Sea Games 2009 yang lalu. Para Harimau Muda julukan pemain Timnas Malaysia muda ini juga sempat melakukan pelatihan di Slovakia, ikut dalam kejuaraan Asian Games di Cina serta ikut dalam sebuah turnamen di Hanoi, Vietnam.

Kebijakan FAM yang melarang penggunaan pemain asing dikompetisinya telah berhasil memotivasi para pemain muda Malaysia untuk memberikan sumbangsih positif bagi perkembangan persepakbolaan mereka. Maka tidak heran jika banyak pemain muda yang digunakan K Rajagopal pada Piala AFF kali ini. Persiapan Malaysia bukan tanpa hambatan, keterlibatan mereka di Asian Games lalu mengakibatkan banyak pemain Timnas Malaysia yang cedera, memang sempat memusingkan pelatih Timnas Malaysia. Namun di luar dari hambatan tersebut, Malaysia tetap merupakan tim yang patut diperhitungkan di Asia Tenggara.

Atas dasar alasan tersebut pula akhirnya PSSI mengirim Sutan Harhara untuk memata-matai persiapan dan perkembangan Timnas Malaysia, hal ini sebagai bukti bahwa Riedl tidak menganggap remeh setiap lawan di Piala AFF 2010 nanti, karena kekuatan sepakbola di ASEAN sekarang sudah merata. Akhir kata, Semoga Timnas bisa menunjukan perkembangan permainan yang positif pada nantinya dan penulis ucapkan Selamat datang Piala AFF 2010. Kali ini Indonesia siap berbicara banyak dengan tim barunya pada pergelaran Piala AFF kali ini, ini kandang kita maka mari kita merah putihkan Gelora Bung Karno demi satu Indonesia.

sumber : kompasiana

Skuad Timnas Indonesia Piala AFF Suzuki 2010

Badan Tim Nasional atau BTN resmi mengumumkan skuad “Merah Putih” yang akan berlaga di Piala AFF 2010 pada Desember mendatang. Salah satu nama dari 30 nama pemain yang ada adalah Christian Gonzales, pemain yang baru saja menyelesaikan proses naturalisasinya.

“Ke-30 nama pemain itu merupakan keputusan final dari pelatih Alfred Riedl. Nama-nama tersebut akan kami registrasikan ke AFF. Sekarang kami sedang mengirim paspor dan hal yang lainnya ke panitia AFF,” ujar Ketua BTN Iman Arif, Jumat 29 Oktober 2010.

Dari 30 nama pemain, ada beberapa muka baru yang sebelumnya tidak dipanggil dalam pelatnas. Mereka adalah Irfan Bachdim, Octavianus, M Roby, Hariono, Johan Juansah, Hamka Hamzah, dan Christian Gonzales.

Sebelum berlaga di Piala AFF, timnas akan kembali menggelar pemusatan latihan (pelatnas) terakhir dan beberapa laga uji coba. Bambang Pamungkas dkk direncanakan akan beruji coba melawan Timor Leste, Hongkong, dan Taiwan.

Pada Piala AFF, “Merah Putih” berada di grup A. Grup tersebut bisa dibilang grup neraka karena dihuni oleh tim-tim kuat, seperti Thailand, Malaysia, dan Laos.

Berikut skuad timnas yang akan berlaga di Piala AFF:

Kiper: Markus Horison, Ferry Rotinsulu, Kurnia Meiga, Made Wirawan
Bek:
Zulkifli, Benny Wahyudi, Ricardo Salampessy, Nova Arianto, Maman Abdulrahman, Hamka Hamzah, Yesaya Desnam, M Roby, M Nasuha, Slamet Riyadi

Gelandang: M Ridwan, Arif Suyono, Toni Sucipto, Firman Utina, Eka Ramdani, Ahmad Bustomi, Hariono, Johan Juansyah, Oktovianus Maniani, Octavianus
Penyerang: Christian Gonzales, Irfan Bachdim, Boas Salossa, Bambang Pamungkas, Yongky Aribowo, Budi Sudarsono.

sumber : kompas

Indonesia Tuan Rumah Piala AFF 2010

Indonesia tampaknya menjadi satu-satunya yang dicalonkan menjadi tuan rumah Piala AFF 2010. Untuk itu, PSSI dalam hal ini akan menyiapkan tiga stadion sebagai venue turnamen dua tahunan tersebut.

Sekjen PSSI Nugraha Besoes mengatakan bahwa Indonesia menjadi rujukan pertama penyelenggara turnamen Piala AFF 2010. “ASEAN Football Federation (AFF) memberi nilai positif atas sukses Merah Putih sebagai penyelenggara Piala AFF 2008 yang berkoalisi dengan Thailand,” ungkapnya dihubungi melalui telepon selulernya, Rabu 8 Agustus 2010.

Dikatakannya, Indonesia sebelumnya bersama Singapura juga pernah menjadi venue Piala AFF 2002 yang saat itu bernama Piala Tiger. “Indonesia sanggup menjadi tuan rumah tunggal Piala AFF 2010. Ujian pertama lantaran Indonesia juga mengikuti bidding tuan rumah Piala Dunia 2022,” jelasnya.

Nugraha mengakui bahwa Indonesia siap menjadi penyelenggara tunggal Piala AFF tersebut. “PSSI sudah memikirkan segala sesuatunya dari sekarang. Semuanya memang belum diputuskan karena ada beberapa negara yang juga berminat menjadi tuan rumah. Tapi, kontestan dan AFF ingin turnamen tahun depan bisa digelar secara penuh di Indonesia,” urainya.

Selama tujuh kali penyelengaraan Piala AFF baru tiga negara yang berhasil menjadi tuan rumah tunggal. Singapura berhasil menjadi venue Piala Tiger 1996 disusul Vietnam pada dua tahun berikutnya. Thailand mendapat giliran pada Piala Tiger 2000. Sejak saat itu, Piala AFF lebih banyak diselenggarakan pada dua negara. Nugraha menambahkan, Merah Putih harus bersaing dengan Vietnam dan Thailand untuk memenangkan status tuan rumah tunggal.

“Peluang Indonesia tetap besar dibandingkan dengan dua pesaing itu. Posisi Thailand paling berat lantaran kondisi politik yang labil. Tidak ada jaminan keamanan di sana. Sedangkan Vietnam sebelumnya pernah menjadi tuan rumah dan beberapa alasan lain. Sponsor merasa kurang nyaman, justru mereka senang di sini,” paparnya.

Dikatakannya, kepastian status tuan rumah Piala AFF sebelumnya akan dibahas dalam pertemuan AFF di Timor Leste pada Sabtu 1 Agustus 2010 PSSI menyiapkan Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) Jakarta dan Stadion Gelora Sriwijaya Jakabring (SGSJ) Palembang sebagai venue utama. Lalu Stadion Si Jalak Harupat juga disiapkan sebagai alternative SGSJ.

“Atmosfer pertandingan di Indonesia sangat bagus. AFF juga menilai Indonesia sebagai penyelenggara yang baik. Semua akan dibahas dahulu di Timor Leste. Tapi, dua stadion sudah disiapkan seperti SUGBK dan SGSJ. Sebenarnya dua stadion itu sudah lebih dari cukup,” paparnya.

Sementara itu, Ketua Umum PSSI Nurdin Halid dikatakan Nugraha juga mengaku optimistis bisa memenangkan bidding tuan rumah Piala AFF 2010.

“PSSI akan mengusahakan Piala AFF 2010 digelar kembali di Indonesia. Kami yakin bisa menjadi tuan rumah tunggal. Indonesia sudah terbukti memiliki kemampuan. Infrastruktur pendukung dan stadion juga sangat bagus,” kata Nurdin seperti ditirukan Nugraha.

sumber: tribunjabar

Jadwal Pertandingan Piala AFF 2010

Piala AFF 2010 – Inilah informasi mengenai Piala AFF 2010, bagi anda yang ingin mengetahui lebih lanjut informasi tentang berbagai hal yang menyangkut Piala AFF 2010, maka pada tulisan ini kami upayakan akan menyajikannya secara jelas, ringkas, pada kepada anda para pengunjung semua. Jadi untuk mengetahui informasinya lebih lanjut, silahkan saja simak tulisan ini sampai selesai.

Seperti kita ketahui bersama, bahwa Piala AFF 2010 sendiri akan berlangsung dari 1 Desember sampai 29 Desember 2010. Untuk meramaikan Piala AFF 2010, maka delapan tim dari masing-masing negara akan ikut berlaga dalam kompetisi sepakbola bergengsi di Asia Tenggara ini.

Adapun yang tampil sebagai penyelenggara Piala AFF 2010 adalah Indonesia dan Vietnam. Dimana Indonesia akan tampil menjadi tuan rumah di Group A, sementara Vietnam menjadi tuan rumah untuk Group B.

Laga Piala AFF 2010 di Indonesia akan dilangsungkan di Stadion Utama Gelora Bung Karno Jakarta dan Stadion Jaka Baring Palembang. Penetapan mengenai harga tiket yang akan dijual kepublik juga sudah disampaikan oleh pihak panitia lokal, yaitu untuk VIP Barat harga tiket dibanderol Rp 205.000. VIP Timur dan Kategori 1 Rp 100.000, Kategori 2 Rp 75.000 dan Kategori 3 Rp 50.000.

Berikut adalah Jadwal Piala AFF 2010 yang diperoleh blog Karo Cyber dari berbagai sumber situs internet yang juga sudah turut serta mempublikasikannya semenjak beberapa hari yang lalu:

Grup A

* Indonesia
* Malaysia
* Laos
* Thailand

Grup B

* Vietnam
* Myanmar
* Filipina
* Singapura

Jadwal Piala AFF 2010
(Waktu menggunakan WIB):

1 Desember 2010

* 17.00 : Thailand vs Laos
* 19.30 : Indonesia vs Malaysia

2 Desember 2010

* 17.00 : Singapura vs Filipina
* 19.30 : Vietnam vs Myanmar

4 Desember 2010

* 17.00 : Thailand vs Malaysia
* 19.30 : Indonesia vs Laos

5 Desember 2010

* 17.00 : Singapura vs Myanmar
* 19.30 : Vietnam vs Filipina

7 Desember 2010

* 19.30 : Malaysia vs Laos (Stadion Si Jalak Harupat, Bandung)
* 19.30 : Indonesia vs Thailand

8 Desember 2010

* 19.30 : Myanmar vs Filipina (Stadion Hang Day, Hanoi)
* 19.30 : Vietnam vs Singapura

Semifinal Leg 1
15 dan 16 Desember 2010

Semifinal Leg 2
18 dan 19 Desember 2010

Final Leg 1
26 Desember 2010

Final Leg 2
29 Desember 2010

%d blogger menyukai ini: