Warta Sinar Indonesia Group – Mediatama Bintang Lima Group

PSSI Tuding Calo Sebagai Pelaku Perusakan

 

PSSI menyediakan sekitar 70.000 lebih tiket pada pertandingan semifinal.

PSSI menuding calo tiket sebagai pelaku perusakan atribut di kantor mereka di Stadion Gelora Bung Karno Senayan Jakarta.

Aksi perusakan terjadi ketika massa memprotes penundaan penjualan tiket semifinal turnamen AFF hari ini 18 Desember 2010.

Sekjen PSSI, Nugraha Besoes akan meminta petugas kepolisian untuk menangkap calo yang melakukan perusakan papan nama dan pagar yang ada di kantor organisasi sepakbola Indonesia itu.

“Yang bikin onar ini adalah broker atau calo, kami pagi tadi sudah beritahukan bahwa penjualan akan dibuka siang ini. Saya minta pihak keamanan agar mereka ditangkap saja,” kata Nugraha Besoes kepada BBC Indonesia.

“PSSI tidak bisa menangkap calo-calo itu, mereka ini kan merajalela dan tidak hanya di sepakbola bahkan calo hukum kan juga ada.”

Laporan sejumlah media menyebutkan sejumlah orang yang telah menunggu sejak pagi merasa kecewa karena PSSI menyatakan tidak akan melakukan penjualan tiket pertandingan yang akan berlangsung besok malam.

“Kami akan melanjutkan penjualan besok jika masih ada tiket tersisa” menurut Nugraha Besoes.

Dia membantah bahwa PSSI meniadakan penjualan tiket hari ini, menurutnya PSSI hanya menunda pembukaan loket penjualan tiket yang ada di sekitar Gelora Bung Karno, Jakarta.

“Petugas loket baru selesai bertugas pada pukul lima subuh tadi merekakan tidak berpikir soal ini. Setelah jam dua belas, kita akan rilis lagi penjualan tiket,” katanya.

“Jumlahnya bisa di atas seribu lembar terutama untuk tiket berharaga 100 ribu rupiah dan 50 ribu rupiah. Kami akan melanjutkan penjualan besok jika masih ada tiket tersisa.”

Kapasitas stadion

PSSI dalam pertandingan semifinal Piala AFF mengeluarkan tiket sebanyak 70.725 lembar jumlah ini lebih rendah dari kapasitas stadion Gelora Bung Karno yang bisa menampung hingga 88.000 penonton.

“Kita memperhitungkan betul kekuatan stadion kita yang berusia 47 tahun ini,” jelas Nugraha.

PSSI memperkirakan permintaan tiket dalam pertandingan semifinal antara Indonesia mengahadapi Filipina telah mencapai tiga kali lipat dari jumlah tiket yang telah disediakan.

Untuk melayani penonton yang tidak mendapatkan tiket untuk menyaksikan pertandingan di dalam stadion, PSSI telah menyediakan setidaknya tiga layar besar berukuran 4m x 4m di sekitar area stadion yang juga menyiarkan pertandingan tersebut secara langsung.

Pertandingan semifinal yang mempertemukan Indonesia dengan Filipina akan berlangsung pada hari Minggu 19 Desember 2010, pukul 19.00, pertandingan tersebut juga akan disaksikan oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.

“Saya sudah dapat kepastian dari Menpora, Andi Malarangeng bahwa bapak Presiden akan datang dalam pertandingan besok.”

sumber : BBCnews

%d blogger menyukai ini: