Warta Sinar Indonesia Group – Mediatama Bintang Lima Group

Gaya Hidup


Seksi Bikin Iri Mata Memandang

Perut: Jessica Alba
Beberapa peran Jessica seringkali mengharuskannya bergerak lincah dan seksi sambil memamerkan perut kencangnya. Untuk menunjukkan perut kencang, Anda bisa kenakan tank top pas tubuh yang ditutupi dengan atasan sheer (tembus pandang).

Lengan: Michelle Obama
Lengan ibu negara Amerika Serikat selalu menjadi pusat perhatian. Kenakan dress tanpa lengan semi formal untuk acara-acara santai.

Punggung: Kate Hudson
Punggung bebas masalah kulit maupun tumpukan lemak milik Kate Hudson memang bikin iri banyak perempuan. Tak heran tanpa malu-malu ia memamerkan punggung indahnya dengan dress yang plunging hingga batas atas bokongnya.


Bokong: Jessica Biel
Tubuhnya sehat, berbentuk, dan bebas lemak. Seluruh kujurnya sebenarnya memang bikin iri, tetapi sepertinya bagian bokongnyalah yang paling banyak menyita perhatian. Busana pas tubuh akan mengaksentuasi bentuk bokong pada bagian-bagian yang tepat. Jika Anda belum punya volume pada bagian sana, bisa kenakan celana dengan kantung belakang berdetail penutup untuk menambah volume serta menciptakan ilusi bokong penuh.

Pinggul: Jennifer Lopez
Lekuk pinggul Jennifer Lopez memang datang dari genetik. Untuk mereka yang ingin tampil seperti ini bisa cari busana dengan motif garis-garis vertikal yang memberi kesan tubuh lebih tinggi.


Kaki: Charlize Theron
Kaki perempuan jenjang ini memang bikin iri. Untuk Anda yang diberkati dengan kaki jenjang dan cantik, pamerkan dengan rok mini yang bisa membuat kaki terlihat lebih jenjang. Namun jika Anda merasa rok mini terlalu pamer, bisa pilih rok pensil selutut.

Pundak: Sandra Bullock

Salah seorang pemenang penghargaan Oscar ini punya pundak yang cantik. Untuk memamerkan pundak seperti Sandra, Anda bisa kenakan atasan off shoulder.

Paha: Jennifer Aniston
Jennifer mengaku ia menjaga bentuk tubuhnya dengan melakukan yoga dan pilates. Kakinya terlihat cantik ketika ia mengenakan rok atau dress mini. Ia paling sering terlihat mengenakan little black dress mini.


Pinggang: Scarlett Johansson
Yang menakjubkan dari lekuk tubuh Scarlett Johansson adalah rasi pinggangnya dengan pinggul serta bagian atas tubuhnya terlihat sangat seksi. Tak heran ia didapuk menjadi wakil merek Mango berulang-ulang kali. Untuk memberi efek pinggang kecil, carilah dress bahan kaus yang dikancing di depan, tambahkan aksesori pada pinggang, seperti ikat pinggang atau obi untuk menarik perhatian pada bagian tersebut. (NAD – Editor: Nadia Felicia)

sumber : http://female.kompas.com/read/2011/02/10/12571350/Bagian.Tubuh.Selebriti.yang.Bikin.

Rahma Azhari ‘Bantu’ Filipina Obati Luka

Nampaknya timnas Filipina tidak perlu terlalu lama larut dalam kesedihan, usai gagal melangkah ke Final Piala AFF setelah dikalahkan Indonesia. Karena Rahma Azhari siap ‘mengobati’ luka mereka.

Setelah pertandingan Indonesia-Filipina yang berakhir dengan skor 1-0 tersebut, Artis Indonesia tersebut ‘tertangkap kamera’ sedang berpesta dengan para anggota timnas Filipina, termasuk pelatih Simon McMenemy di sebuah klub malam.

Hal ini terungkap dari foto Rahma yang beredar lewat Twitter. Rahma, yang saat itu mengenakan gaun ketat bernuansa biru senada dengan warna seragam timnas Filipina, terlihat berpose dengan gaya khasnya yang cukup menggoda dan sensual bersama Simon McMenemy, sang pelatih Filipina.

Kedekatan keduanya pun tampak nyata, dengan body language Rahma yang ‘menempel’ pada pria bule ini, serta rengkuhan erat tangan Simon di pinggang Rahma. Bahkan, pria yang jarang memberikan senyuman di berbagai acara ini tampak tersenyum hangat meski tetap ‘cool’.

Selain sang pelatih timnas Filipina yang mencari pelipur lara, nampak juga salah satu pemain mereka Phil Younghusband yang juga menikmati pesta di sebuah klub malam kemarin, penyerang Tim Filipina yang tampan itu, berfoto bersama seorang perempuan seksi yang menemaninya malam itu.

Timnas Filipina sendiri pagi hari ini dijadwalkan bertolak ke negaranya, setelah tersingkir dari timnas Indonesia di babak Semi Final Piala AFF, mereka kalah agregat gol 2-0 dari timnas Garuda Merah Putih.


Kedekatan McMenemy-Rahma Azhari serta satu koleganya(c) Twitter
Phil Younghusband tak mau ketinggalan dari sang coach ia pun menggandeng perempuan seksi(c) Twitter

sumber : bolanet

Krisis Global Ubah Gaya Hidup Pria

Lupakan tentang mobil keren atau wanita seksi. Krisis keuangan rupanya telah mengubah prioritas utama kehidupan banyak pria. Kini pria lebih memprioritaskan stabilitas dan keamanan dalam pekerjaan serta rumah. Hal itu terungkap dalam survei yang diadakan AskMen.com, baru-baru ini.

Survei gaya hidup yang dilakukan AskMen ini melibatkan sekitar 50.000 pria berumur 20-an, 30-an, dan 40-an yang ditanya mengenai dampak krisis terhadap hidup mereka. Hasilnya, para pria memfokuskan pada keamanan pekerjaan dan rumah sehingga terkesan mereka kembali ke nilai-nilai tradisional.

“Kelihatannya pria tidak terlalu terpengaruh dengan krisis global, namun sebetulnya mereka merubah kebiasaan secara dramatis untuk mengantisipasi kehilangan pekerjaan ataupun perubahan karier, menabung lebih banyak, dan menginginkan stabilitas lebih pada pekerjaan mereka,” kata James Bassil, pemimpin redaksi AskMen.com, seperti dikutip Reuters.

Para pria mengatakan stabilitas dan keamanan adalah faktor penarik untuk pekerjaan baru, sedangkan gaji tak lagi menjadi faktor yang paling penting. Tahun lalu, 21 persen responden mengatakan gaji adalah pertimbangan utama bagi pekerjaan, tapi tahun ini hanya 14 persen yang mengatakan hal itu.

Bassil mengatakan pergeseran opini mengenai tempat kerja ini juga terlihat pada cara pandang suatu hubungan. Survei menunjukkan 84 persen pria menginginkan pacar dengan “potensi menjadi istri” serta meningkatnya kepercayaan mengenai ikatan pernikahan.

Survei tersebut juga menunjukkan 84 persen pria memiliki paling tidak empat pasang sepatu, 20 persen memiliki setidaknya empat setelan jas, dan 50 persen mengaku memakai produk perawatan kulit harian. Sebanyak 75 persen pria menghabiskan waktunya di depan monitor komputer. Layanan e-mail mulai menggantikan fungsi telepon, namun banyak pria menggunakan Facebook ketimbang e-mail. Tapi Twitter, layanan mikroblog yang populer saat ini tidak terlalu sering digunakan. Terbukti 87 persen responden mengaku tidak memakai layanan Twitter.

sumber Liputan6sctv

Gaya Hidup yang Membahayakan Kesehatan Pria

Pepatah yang mengatakan ‘Lebih baik mencegah daripada mengobati’ sangat tepat dijalankan dalam hal menjaga kesehatan. Tetapi tetap saja banyak orang yang tidak menghargai kesehatan yang telah didapat hingga menyesal nantinya saat menderita sakit.

Saat ini kurang lebih setengah dari orang yang meninggal lebih cepat dari angka harapan hidup adalah karena disebabkan oleh faktor gaya hidup. Gaya hidup yang berpengaruh buruk terhadap kesehatan diantaranya adalah merokok, konsumsi alkohol, pola makan yang kurang baik & kurangnya olahraga.

Pria juga lebih rentan untuk mengalami penyakit akibat gaya hidup karena faktor kedekatan gaya hidup tersebut dengan aktivitas pria sehari-hari. Seperti misalnya faktor merokok, banyak yang masih menganggap bahwa hal yang wajar apabila pria merokok, bahkan kebiasaan tersebut telah dimulai sejak masa anak-anak. Padahal rokok sangat berbahaya bagi kesehatan & mempunyai efek negatif terhadap hampir semua organ tubuh. Demikian juga dengan faktor lain seperti konsumsi alkohol & stres.

Masalah lingkungan seperti polusi air & udara sebenarnya juga turut menyumbang terhadap terjadinya angka kematian yang lebih cepat dari angka harapan hidup. Tetapi tetap saja faktor yang dominan adalah akibat dari gaya hidup kita sendiri. Sehingga walaupun kita tak dapat menghindari faktor polusi lingkungan, kita tetap dapat menjaga kesehatan dengan cara merubah gaya hidup kita supaya menjadi lebih sehat.

Gaya Hidup yang Beresiko

Merokok

Tembakau pada rokok mempunyai efek negatif hampir pada seluruh organ tubuh. Di seluruh dunia tembakau diperkirakan sebagai penyebab 6 juta kematian setiap tahunnya. Asap rokok juga berbahaya bagi perokok pasif, yaitu orang yang secara tidak langsung turut menghisap asap rokok dari perokok aktif.

Efek jangka pendek dari merokok adalah adanya gangguan pada saluran pernafasan seperti batuk, demam, bronchitis & pneumonia. Sedangkan efek jangka panjang dari merokok sangat banyak. Ada beberapa penyakit yang dihubungkan dengan akibat merokok seperti kanker pada mulut, tenggorokan, paru-paru, perut, ginjal, kandung kemih & pankreas.

Sekitar sepertiga penyakit kanker berhubungan dengan rokok & 90 % penyakit kanker paru-paru juga dihubungkan dengan rokok. Merokok mengurangi sirkulasi darah & mempersempit pembuluh darah, mengurangi kadar oksigen dalam darah & meningkatkan resiko terjadinya penyakit jantung. Merokok juga meningkatkan resiko terjadinya stroke & katarak.

Cara berhenti merokok
Berikut adalah beberapa cara yang dapat digunakan untuk merencanakan berhenti merokok, yaitu :

Bersiap

  • Buatlah daftar alasan untuk berhenti merokok (seperti: karena alasan kesehatan, menghemat uang dll)
  • Buatlah catatan mengenai kapan mulai merokok & pemicunya
  • Carilah informasi mengenai program berhenti merokok baik melalui website atau buku
  • Buatlah jadwal kapan akan mulai berhenti merokok (pada saat itu singkirkan semua hal yang berhubungan dengan rokok, seperti: asbak, korek api, rokok, wadah rokok dll)

Cari dukungan

    • Konsultasi ke tenaga kesehatan mengenai cara untuk berhenti merokok
    • Bergabung dengan program berhenti merokok
    • Bergabung dengan grup pendukung berhenti merokok
    • Mintalah dukungan juga dari teman & keluarga mengenai rencana anda
    • Buatlah catatan mengenai apa yang dirasakan selama proses tersebut

Strategi mengatasi stress atau keinginan untuk merokok kembali

    • Coba pelajari yoga, meditasi atau latihan pernafasan
    • Konsultasi dengan tenaga kesehatan
    • Bila perlu dapat dipertimbangkan untuk menggunakan obat untuk menghentikan merokok atau terapi nikotin pengganti

Bila ternyata anda masih merokok kembali, jangan putus asa. Fokuslah pada niat anda untuk berhenti merokok. Tetapkan kembali waktu anda untuk berhenti merokok kembali, ingatlah bahwa banyak orang yang baru berhasil berhenti merokok setelah mencoba beberapa kali.  (www.ahliwasir.com)

Risiko Tato Bagi Wanita Hamil

Sangat tidak mungkin bahwa Anda akan menemukan tato yang akan bersedia untuk melakukan tato untuk Anda jika Anda hamil. Saya dihubungi beberapa tattooists sementara meneliti masalah ini, dan mereka semua mengatakan mereka tidak akan melakukan tato jika klien sedang hamil. Mereka memberikan berbagai alasan untuk ini.

Sudah lazim bagi orang-orang yang memiliki tato pingsan atau pingsan. Para tattooists merasa bahwa mereka tidak siap untuk mengambil risiko wanita hamil pingsan.

Beberapa tattooists berkomentar bahwa mereka percaya tindakan memiliki tato dapat membuktikan begitu mengejutkan bahwa mungkin memimpin wanita untuk pergi ke kerja! Ada beberapa bukti bahwa peristiwa stres pada kehamilan dapat menyebabkan persalinan prematur tetapi memiliki tato belum diidentifikasi sebagai salah satu peristiwa hidup secara signifikan stres dalam setiap literatur yang tersedia untuk bidan. Menariknya ada komentar tentang tinta yang digunakan selama proses tato. Para tattooists merasa bahwa tidak cukup diketahui tentang efek memungkinkan tinta, yang mungkin sebagian diserap ke dalam tubuh, mungkin dapat memiliki pada bayi.

Oleh karena itu tampaknya masuk akal untuk berbuat salah di sisi hati-hati dan menunggu untuk memiliki tato sampai setelah bayi lahir, daripada mengambil risiko yang tidak perlu selama kehamilan.

Selama kehamilan, cara seorang wanita merasa tentang tubuh dan citra tubuhnya berubah. Sesuatu Anda mungkin merasa Anda ingin memiliki selama kehamilan mungkin sesuatu yang anda menyesal setelah bayi lahir. Ini mungkin alasan lain yang baik untuk menunggu sampai setelah melahirkan.

Jika Anda memiliki tato selama kehamilan pada kulit yang telah membentang, atau Anda telah mengenakan yang cukup berat, ingatlah bahwa penampilan tato dapat berubah setelah bayi lahir. Ini adalah alasan lain untuk menunggu.

Jika Anda memutuskan untuk memiliki tato pada kehamilan meskipun saran di atas, pastikan bahwa Anda memilih seorang praktisi yang menggunakan jarum suntik sekali pakai dan peralatan yang cermat bersih dan telah disterilkan dengan benar. Jika peralatan najis digunakan, ada kemungkinan nyata menangkap infeksi serius, termasuk Hepatitis B, yang dapat memiliki efek yang signifikan pada Anda dan bayi Anda.

( *.>> By Karen Bates – Health Care )

Jangan Mempercepat Kematian Dengan Cara Sendiri !!

Sebuah studi melaporkan bahwa selain faktor kesehatan, gaya hidup yang dilakukan seseorang sehari-hari ternyata benar-benar dapat menunda kematian orang tersebut. Para ahli dari Vanderbilt University Medical Centre mengatakan bahwa dengan mengikuti pola gaya hidup sehat,berat badan normal,olahraga scara teratur,tidak merokok dan mengonsumsi banyak sayuran dan buah-buahan terbukti dapat menunda kematian seseorang.

Pemimpin penelitian, Wei Zheng, seorang profesor Ingram dari Cancer Research dan direktur Epidemiologi Vanderbilt Pusat mengatakan “Hasil penelitian menunjukkan bahwa modifikasi gaya hidup secara keseluruhan, untuk memasukkan kombinasi dari faktor-faktor gaya hidup yang berhubungan dengan kesehatan, adalah penting dalam pencegahan penyakit.”

Sejumlah faktor gaya hidup yang tidak sehat, misalnya, merokok, konsumsi alkohol yang berlebihan, tingginya jumlah lemak perut, dan paparan asap rokok tembakau, telah dihubungkan secara individual dengan penyakit kronis dan kematian dini. Tetapi sedikit yang diketahui tentang dampak kumulatif dari faktor-faktor yang tidak sehat di luar yang merokok aktif dan konsumsi alkohol pada kematian.

Untuk menjawab pertanyaan ini, para peneliti menganalisis data dari 71.243 orang bebas rokok, wanita Cina bukan peminum, berusia 40 hingga 70 tahun yang telah berpartisipasi dalam berdasarkan populasi yang sedang berlangsung Shanghai Women’s Health Study. Selama masa studi selama 9 tahun, terdapat 2.860 kematian yang dilaporkan, termasuk 1.351 kematian akibat kanker dan 775 kematian akibat penyakit jantung.

Untuk menghitung “nilai gaya hidup sehat,” peneliti memilih lima faktor untuk dipelajari dengan baik dari faktor gaya hidup sehat yang relevan untuk populasi ini,yakni berat badan normal, rasio pinggang-pinggul lebih rendah, partisipasi pelaksanaan, mendapat pasangan yang merokok dan makan buah-sayuran  dalam jumlah tinggi setiap hari.

Mereka menemukan bahwa skor gaya hidup sehat yang lebih tinggi secara bermakna dikaitkan dengan penurunan risiko kematian dari semua sebab, serta dari penyakit kardiovaskuler dan kanker, khususnya.

Wanita dengan 4 sampai 5 faktor gaya hidup sehat mempunyai risiko 43% lebih rendah dari semua penyebab kematian dibandingkan dengan wanita dengan skor nol. Pengurangan kematian terkait dengan nilai gaya hidup yang lebih tinggi terkuat untuk kematian akibat penyakit jantung.

“Kita sudah tahu bahwa merokok dan minum alkohol yang berlebihan mempunyai efek yang signifikan merugikan kesehatan Tapi bagi banyak orang yang tidak merokok atau minum alkohol secara teratur, faktor-faktor gaya hidup lain mungkin memiliki dampak gabungan besar pada kematian.,” pungkas Zheng.

sumber : wartanews

Fenomena “Jurnalisme Online” Bagian Dari Gaya Hidup Modern

Berkembangnya teknologi komunikasi dan informasi (information and communication technology / ICT) selama dekade terakhir membawa tren baru di dunia industri komunikasi yakni hadirnya beragam media yang menggabungkan teknologi komunikasi baru dan teknologi komunikasi massa tradisional. Fenomena yang sering disebut sebagai konvergensi media ini memunculkan beberapa konsekuensi penting.
Untuk mengimbangi gaya hidup masyarakat modern yang serba sibuk, unsur hiburan atau intertainment merupakan unsur yang perlu dipadukan ke dalam teknologi komunikasi dan informasi sehingga perangkat teknologi informasi tak sekedar tampil ‘ala kadarnya’ tetapi juga dapat lebih menarik dan dapat memenuhi kebutuhan masyarakat modern.

Selain itu, konvergensi media bukan saja memperkaya informasi yang disajikan, melainkan juga memberi pilihan kepada khalayak untuk memilih informasi yang sesuai dengan selera mereka. Tidak kalah serius, konvergensi media memberikan kesempatan baru yang radikal dalam penanganan, penyediaan, distribusi dan pemrosesan seluruh bentuk informasi baik yang bersifat visual, audio, data dan sebagainya.
Melihat kebutuhan tersebut, saat ini banyak perusahaan telekomunikasi yang menyediakan layanan jaringan (network), layanan internet, layanan hosting dan layanan suara/telepn, memadukan teknologi komunikasi informasi dengan unsur intertaiment melalui MAX3 layanan triple play yang terdiri dari Broadband Internet, Voice Over Internet Protocol (VoIP) dan Interactif TV (IPTV).

Fenomena jurnalisme online sekarang ini menjadi contoh menarik. Khalayak pengakses media konvergen alias ”pembaca” tinggal meng-klik informasi yang diinginkan di komputer yang sudah dilengkapi dengan aplikasi internet untuk mengetahui informasi yang dikehendaki dan sejenak kemudian informasi itupun muncul. Alhasil, aplikasi teknologi komunikasi terbukti mampu menjembatani jalur transportasi pengiriman informasi media kepada khalayaknya.

Di sisi lain, jurnalisme online juga memudahkan wartawan untuk terus-menerus meng-up date informasi yang mereka tampilkan seiring dengan temuan-temuan baru di lapangan. Dalam konteks ini, konsekuensi lanjutnya adalah berkurangnya fungsi editor dari sebuah lembaga pers karena wartawan relatif mempunyai kebebasan untuk segera meng-up load informasi baru tanpa terkendala lagi oleh mekanisme kerja lembaga pers konvensional yang relatif panjang.

Namun konvergensi menimbulkan perubahan signifikan dalam ciri-ciri komunikasi massa tradisional atau konvensional. Media konvergen memadukan ciri-ciri komunikasi massa dan komunikasi antar pribadi dalam satu media sekaligus. Karenanya, terjadi apa yang disebut sebagai demasivikasi (demasssification), yakni kondisi di mana ciri utama media massa yang menyebarkan informasi secara masif menjadi lenyap. Arus informasi yang berlangsung menjadi makin personal, karena tiap orang mempunyai kebebasan untuk memilih informasi yang mereka butuhkan.
Teknologi komunikasi baru memungkinkan sebuah media memfasilitasi komunikasi interpersonal yang termediasi. Dahulu ketika internet muncul di penghujung abad ke-21, pengguna internet dan masyarakat luas masih mengidentikkannya sebagai ”alat” semata. Berbeda halnya sekarang, internet menjadi ”media” tersendiri yang bahkan mempunyai kemampuan interaktif. Sifat interactivity dari penggunaan media konvergen telah melampaui kemampuan potensi umpan balik (feedback), karena seorang khalayak pengakses media konvergen secara langsung memberikan umpan balik atas pesan-pesan yang disampaikan.

Karakteristik komunikasi massa tradisional di mana umpan baliknya tertunda menjadi lenyap karena kemampuan interaktif media konvergen. Oleh karenanya, diperlukan pendekatan baru di dalam melihat fenomena komunikasi massa. Disebabkan karena sifat interactivity media komunikasi baru, maka pokok-pokok pendekatan linear (SMCRE = source a message a channel areceiver a effect/feedback) komunikasi massa terasa kurang relevan lagi untuk media konvergen.

Dalam konteks yang lebih luas, konvergensi media sesungguhnya bukan saja memperlihatkan perkembangan teknologi yang kian cepat. Konvergensi mengubah hubungan antara teknologi, industri, pasar, gaya hidup dan khalayak. Singkatnya, konvergensi mengubah pola-pola hubungan produksi dan konsumsi, yang penggunaannya berdampak serius pada berbagai bidang seperti ekonomi, politik, pendidikan, dan kebudayaan.
Jika tren-tren seperti itu merebak ke berbagai negara, bukan tidak mungkin suatu saat nanti peran pers online akan menggantikan peran pers tradisional. Konvergensi memberikan kesempatan baru kepada publik untuk memperluas pilihan akses media sesuai selera mereka. Dari sisi ekonomi media, konvergensi berarti peluang-peluang profesi baru di dunia industri komunikasi. Tidak kalah pentingnya di dalam mempersiapkan sumber daya yang mampu merespon kebutuhan pasar ke depan adalah sektor pendidikan.

Pendidikan sekarang harus mampu merespon tantangan perubahan yang salah satunya diakibatkan oleh merebaknya media konvergen. Terutama untuk jenjang pendidikan tinggi, diperlukan bukan saja kurikulum yang merangkum pelbagai aspek teknis mekanis teknologi komunikasi baru (ICT); melainkan juga perlu ditanamkan kaidah-kaidah profesional sehingga pada saatnya nanti para lulusan dapat berkarya di masyarakat secara etis dan bertanggung jawab.

Dalam hal penciptaan regulasi konvergensi media, institusi yang paling berwenang membuat regulasi adalah pemerintah atau negara. Cara pandang demikian dapat dipahami jika dilihat dari fungsi negara sebagai regulatory agent di dalam menjaga hubungan antara pasar dan masyarakat. Di satu sisi negara memegang kedaulatan publik dan di sisi lain negara mempunyai apparatus yang berfungsi menjaga efektif tidaknya sebuah regulasi.
Gambaran ideal dari hubungan tiga aktor konvergensi (negara, pasar, masyarakat) ini mestinya berlangsung secara harmonis dan seimbang. Jangan sampai terdapat salah satu pihak yang mendominasi yang lain, misalnya media konvergen cenderung mendominasi masyarakat, sementara masyarakat tidak punya pilihan lain selain menerima apa adanya tampilan-tampilan yang ada pada media.

sumber : andi-wewe.blogspot.com

Berbagi Kebahagiaan dengan Busway Trans Jakarta

Trans Jakarta atau lebih dikenal dengan sebutan Busway telah menghiasi ibukota Jakarta empat tahun belakangan ini. Dimulai dengan trayek klasik Blok M – Kota, kemudian disusul dengan koridor-koridor lainnya yang dibuka awal tahun ini.

Terakhir adalah koridor Lebak Bulus – Harmoni (Koridor VIII), sepanjang 26 km dan Pinang Ranti – Pluit (Koridor IX) sepanjang 29,9 km. Dua koridor terakhir ini melewati perumahan mewah Pondok Indah (Koridor VIII) dan Pluit (Koridor IX) yang kemudian banyak didemo oleh penduduk sekitar dengan alasan mengambil jalur mobil pribadi yang akan mengakibatkan bertambahnya kemacetan.


Kita tahu bahwa Jakarta tanpa adanya busway pun akan tetap macet. Dari enam juta mobil yang ada di Indonesia, 4.5 juta-nya beredar di kawasan Jabotabek. Hal ini sangat tidak sebanding dengan kondisi jalan yang pembangunannya tidak sepesat angka penjualan mobil baru. Belum lagi mobil-mobil tua masih tetap boleh beredar di Jakarta. Selain mobil angka penjualan sepeda motor juga sangat tinggi dengan adanya kemudahan kredit kendaraan bermotor. Dengan uang muka hanya Rp 250.000 saja seseorang sudah bisa membawa pulang sepeda motor baru, bayar cicilan masalah kemudian. Menurut data, 90% sepeda motor yang beredar di Jakarta dibeli dengan cara kredit.

Pemda DKI tentunya pusing tujuh keliling dengan masalah ini. Ditambah lagi masalah sosial-sosial lainnya. Bukan hal mudah untuk membereskan masalah tata ruang kota mengingat penduduk Jakarta pada siang hari mencapai 15 juta orang. Enam jutanya berasal dari daerah-daerah sub-urban di sekitar Jakarta.


Di luar konteks penyimpangan-penyimpangan yang terjadi dalam pengadaan proyek busway, seperti KKN dan juga ketertiban lalu lintas, busway menjadi salah satu sarana transportasi pilihan penduduk menengah ke bawah di Jakarta.  Dengan biaya cuma Rp 3500 bisa menikmati seluruh koridor yang dilewati oleh busway. Walau pun busway menjadi kurang nyaman pada jam-jam sibuk karena tetap harus berdesak-desakan, paling tidak hal itu menjadi lebih baik alih-alih berada di dalam bus reguler non-ac.


Penduduk setempat yang wilayahnya dilewati oleh busway kemudian melakukan demo kepada Pemda DKI untuk menolak pembangunan busway diteruskan. Jika dilihat dari strata sosial maka dapat dilihat bahwa orang-orang yang komplain dengan keberadaan busway adalah para pengendara mobil pribadi yang sewot karena jalurnya diambil oleh pembangunan busway. Padahal sesungguhnya mereka harus tetap dapat bersyukur akan apa yang mereka miliki saat ini yaitu ruang privasi di dalam sebuah mobil pribadi.

Ketika orang lain harus berdiri dan berdesak-desakan di dalam bus, mereka masih bisa menikmati macet dengan ac yang dingin sambil mendengarkan alunan musik dari radio tape mereka. Tak maukah mereka berbagi sedikit kebahagiaan dengan orang-orang yang lebih membutuhkan transportasi semacam busway? Karena orang-orang tersebut hidupnya sangat lelah berada di jalan saat pergi dan berangkat kerja.


Dari orang-orang yang komplain terhadap keberadaan busway yang saya kenal kebanyakan adalah pengguna mobil pribadi atau minimal taksi. Padahal dari pengamatan awam saya, busway sangat diminati dan disukai oleh kalangan menengah ke bawah. Belum lagi buat sebagian keluarga yang pas-pasan, busway dapat dijadikan sarana hiburan di hari libur untuk mengajak keluarga mereka berjalan-jalan mengelilingi Jakarta. Padahal di waktu yang bersamaan, kalangan menengah ke atas biasanya berada di mal bersama keluarganya untuk sekedar jalan-jalan dengan makan siang di McD.

sumber : kompasiana

Kebaya & Gaya Hidup 2010

Bila ada busana yang memberikan banyak inspirasi terhadap ”fashion”, status sosial, ataupun identitas, itu adalah kebaya. Bagi kita, kebaya lekat dengan keseharian. Busana itu dipakai nenek dan orang tua, mulai dari si mbok penjual jamu sampai ibu negara.

Pada sebuah sore di pengujung April, tetamu memenuhi pergelaran kebaya Amy Atmanto di sebuah pusat pertokoan elite di kawasan Thamrin, Jakarta. Pejabat, mantan pejabat, dan sosialita berbaur menjadi satu. Sebut saja Linda Agum Gumelar, Siti Fadilah Supari, Mien Uno, Rima Melati, Tati Fauzi Bowo, sampai Marini Zumarnis dan Diah Permata Sari. Semua mengenakan kebaya dan mereka saling memuji kebaya yang digunakan satu sama lain.

Yang menarik, tidak saja nuansa warna-warni yang memenuhi ruangan, tetapi juga tak ada kebaya yang tampak ”seragam”. Kebaya merah yang dikenakan Fadilah Supari, misalnya, jauh dari kesan formal. Kain yang dikenakannya pun terlihat santai, mirip lilitan sarung. Dalam balutan kebaya, sosok Fadilah yang selama menjadi menteri kesehatan dulu dikenal lugas justru terkesan lebih rileks.

Kebaya menjadi hot issue di sepanjang April lalu. Bisa jadi karena April erat terkait dengan Hari Kartini, sementara peringatan Kartini kerap diasosiasikan dengan kebaya. Bulan itu juga biasanya merupakan kesempatan bagi para perancang senior dan baru untuk menginterpretasikan kembali kebaya sesuai dengan karakter perempuan Indonesia terkini.

Menengok ke belakang, perjalanan kebaya sudah sangat panjang. Kebaya pertama kali dipakai di Indonesia sekitar abad ke-16. Menurut pemilik rumah kain Bin House, Josephine Komara, atau dikenal dengan Obin, orang Indonesia dulu tidak mengenal budaya memakai baju, tetapi memakai kemben. ”Baju mulai dikenal ketika orang Portugis dan Belanda datang. Baju ini kemudian dipakai dengan tetap memakai kemben sehingga muncullah bentuk kebaya, kebaya bef,” kata Obin.

Berhubung budaya kancing belum dikenal di Indonesia, perempuan pada masa lalu memakai peniti untuk menyatukan dua sisi baju. ”Dan, lahirlah bentuk kebaya Kartini. Ditambah manik-manik, jadilah peniti ini juga berfungsi hiasan,” kata Obin, yang mengenal kebaya sejak kecil. Ia mengaku sangat menikmati memakai kebaya. ”Perempuan tentunya punya kecenderungan memakai sesuatu yang membuatnya lebih cantik dan nyaman. Untuk itu, saya memilih kebaya,” katanya.

Simbol politik
Dalam perjalanannya, kebaya telah memerankan aneka fungsi, baik politik, sosial, maupun budaya. Henk Schulte Nordholt dalam bukunya, Outward Appearances, misalnya, menuliskan betapa kebaya pernah menjadi simbol politik perempuan Indonesia.

Selama periode pendudukan Jepang (1942-1945), para perempuan Indonesia yang kala itu menjadi tahanan perang memilih mengenakan kain kebaya ketimbang mengenakan baju tahanan ala Barat. Sikap ini menunjukkan posisi politik untuk membedakan mereka dengan para perempuan tahanan perang asal Belanda.

Tak mengherankan jika pasca-kemerdekaan Presiden Soekarno kemudian mentransformasi kebaya sebagai busana nasional. Namun, posisi ”terhormat’ itu pupus pada era Orde Baru. Kebaya menjadi seragam wajib Dharma Wanita dan perempuan di lingkungan pegawai negeri wajib menjadi anggota Dharma Wanita. Fungsi ”kontrol” yang dipaksakan melalui kebaya membuat sebagian perempuan yang melek politik pada masa itu bersikap antipati dan mengaitkan kebaya sebagai simbol ”opresi’.

”Dulu kebaya menjadi simbol pengekangan terhadap perempuan. Hal itu bisa dilihat pada zaman Orde Baru, terutama di kalangan ibu-ibu Dharma Wanita. Mereka rela tersiksa dengan mengenakan kebaya dan kain ketat agar tampil cantik dan anggun. Ketika itu, kebaya tampil sebagai uniform atau seragam,” kata sosiolog Julia Suryakusuma.

Namun, kini kebaya lebih merupakan bagian dari fashion dan gaya hidup. Kebaya tidak lagi dimaknai dengan kaku. ”Kita bisa melacak kecenderungan bahwa yang diutak-atik para desainer itu tidak jauh-jauh dari kebaya dan batik. Rupanya, kesadaran politik bahwa kebaya adalah pakaian nasional sudah tertanam kuat,” tutur Julia.

Kolaborasi di antara para perempuan, pengusaha mode, perancang busana, dan pencinta budaya untuk menginspirasi generasi muda bahwa kebaya merupakan salah satu identitas bangsa yang perlu dipelihara mulai terlihat. Dalam beberapa tahun terakhir, tren kebaya terus menguat dalam keseharian kaum muda. Tentunya dalam gaya dan potongan yang disesuaikan.

”Sekarang ini ada kebaya berlengan pendek. Mereka, bahkan, memadukan dengan celana jins. Saya juga membikin kebaya dengan tangan tiga perempat supaya lebih elegan, enggak ribet, dan bisa dipakai sebagai daily wear,” kata Obin.

Bolehlah kita berharap kebaya juga akan mengikuti jejak batik yang saat ini sudah menjadi bagian dari busana sehari-hari. Jangan sampai negara lain keburu mengetap kebaya sebagai busana nasionalnya dan kemudian kita mencak-mencak (lalu ramai-ramai lantang bicara tentang kebaya—tanpa pernah memakainya). Kebaya, yes!

sumber : kebayafashion.blogspot.com

Funky Papua Semangat Anak Daerah Yang Sangat Menginspirasi

Salah satu peserta imb yaitu Indonesia mencari bakat yang berasal dari papua siapa lagi kalau bukan funky papua. Semua orang pasti sangat suka dengan mereka funky papua yang terdiri dari chun, ongeng, dan uya ini selalu menmpilkan penampilan yang selalu membuat penonton tercengang.

Funky papuaFunky papua

Funky papua dengan bakatnya sebagai dancer ini selalu memberikan gerakan-gerakan dance yang sangat unik dan mungkin baru untuk dilihat. Secara khusus mereka

memasukan tari-tari khas papua yang jarang dibawakan oleh dancer-dancer kota. Sebagai putra daerah dengan gerakan dance yang sangat bagus itu menambah kekaguman penonton terhadap funky papua betapa tidak, funky papua yang berasal dari sorong papua memiliki skil yang tidak kalah dengan anak kota jakarta, bandung dan kota dance lainnya.

Dengan kerja keras yang mereka selalu berikan pada setiap penampilannya maka sangat mungkin jika mereka pada akhirnya akan sukses didunia entertainment. Karena mereka mempunyai kualitas dan skil yang siap bersaing.

Hidup funky papua orang papua pasti mendukungmu, semangat anak daerah yang sangat meinspirasi anak daerah lain untuk menunjukan bakatnya…

sumber: daniwahyudi.com

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: